<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-11-12:/</id><title>DJAJENDRA CORPORATE WISDOM</title><link rel="self" href="http://djajendra.blog.co.uk/feed/atom/posts/"/><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/"/><subtitle>For Entrepreneurs And Employed Professionals&#13;
Blog Ini Berisi Koleksi Tulisan Karya Djajendra</subtitle><generator version="1.0">MokoFeed</generator><updated>2009-11-12T06:16:13+01:00</updated><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-11-12:/2009/11/12/bernafaslah-setiap-hari-untuk-hal-hal-baik-7354936/</id><title>Bernafaslah Setiap Hari Untuk Hal-Hal Baik</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/12/bernafaslah-setiap-hari-untuk-hal-hal-baik-7354936/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-11-12T01:15:30+01:00</published><updated>2009-11-12T01:15:30+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Setiap Informasi, Pemberitahuan, Dan Berita Memiliki Pengaruh Terhadap DNA Kita, Dan Akan Membekas Pada Seluruh Struktur Sel-Sel Tubuh Kita." – Pierre Franckh, Law Of Resonance&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Setiap hari diri kita terkepung dengan berbagai berita negative. Pemberitaan di tv, koran, dan juga internet selalu lebih suka dan lebih banyak memberitakan hal-hal negative. Banyak berita yang disajikan adalah tentang hal-hal yang tidak kita inginkan. Artinya, kita semua hidup dilingkungan informasi negative, dilingkungan informasi yang sesungguhnya tidak kita butuhkan untuk mendapatkan kehidupan yang damai, nyaman, bahagia, dan sejahtera. Persoalannya, dalam dunia pemberitaan, berita-berita negative dianggap lebih komersial dibandingkan berita-berita positif.&lt;br&gt;
Sekarang ini kehidupan sedang mengalami perubahan. Semakin hari semakin banyak orang-orang muncul dengan kesadaran baru untuk menghindari dan menjauhkan diri dari semua sumber pemberitaan dan informasi negative. Langkah-langkah mereka memang sudah benar, tapi sifatnya menjadi begitu ekstrim. Ada beberapa orang yang saya kenal memperaktikkan gaya hidup yang anti tv, anti koran,dan cendrung menjauhkan dirinya dari semua sumber kehidupan yang menurut mereka adalah negative. Sepertinya mereka sangat terobsesi kepada konsep hukum ketertarikan (law of attraction). Memang betul apa yang dikatakan oleh hukum ketertarikan tersebut, tapi yang lebih betul lagi adalah bahwa manusia harus berjuang dan bekerja lebih keras untuk menaklukkan semua hal yang tidak ia inginkan. Artinya, kita harus berpandangan bahwa semua pemberitaan dan informasi negative tersebut adalah hal-hal yang tidak boleh ada di dalam kehidupan kita.&lt;br&gt;
Menurut pengalaman saya, hukum ketertarikan dapat kita jalankan melalui serangkaian latihan bersama pikiran sadar kita. Saya selalu lebih suka menjadikan pikiran sadar sebagai panglima kehidupan. Saya lebih suka menggunakan logika dan akal sehat dalam menentukan sebuah pilihan. Begitu kekuatan logika dan akal sehat menyatu bersama perasaan nikmat, maka kita pun dengan mudah mampu menghapus semua hal-hal yang tidak kita inginkan dari data base pikiran bawah sadar kita.&lt;br&gt;
Kualitas kehidupan kita sangat ditentukan oleh perasaan nikmat yang kita miliki di setiap kali kita bernafas. Oleh karena itu, bernafaslah setiap hari hanya untuk hal-hal baik. Hal-hal baik yang bisa memberikan rasa damai, rasa bahagia, rasa sehat, rasa nyaman, dan rasa sejahtera kepada diri Anda.&lt;br&gt;
Fokuskan diri kepada semua keinginan; kelola diri dengan nilai-nilai kehidupan yang diinginkan; taklukkan semua informasi dan pemberitaan negative melalui kekuatan pikiran sadar; dan setiap kali batin tergoncangkan oleh hal-hal negative, langsung gunakan kekuatan pikiran sadar untuk kembali kepada hal-hal yang mendamaikan perasaan.&lt;br&gt;
Bernafas adalah hal yang paling mendasar dalam kehidupan kita. Tariklah secara perlahan nafas Anda sedalam-dalamnya, dan lepaskan semua beban kehidupan negative Anda melalui pelepasan nafas yang sekencang-kencangnya. Jadikan latihan pernafasan sebagai alat yang membangkitkan getaran perasaan nikmat dalam kehidupan Anda.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/12/bernafaslah-setiap-hari-untuk-hal-hal-baik-7354936/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-11-10:/2009/11/11/landasan-kuat-sebuah-dialog-adalah-emosi-dan-pikiran-7348179/</id><title>Landasan Kuat Sebuah Dialog Adalah Emosi Dan Pikiran</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/11/landasan-kuat-sebuah-dialog-adalah-emosi-dan-pikiran-7348179/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-11-11T00:08:12+01:00</published><updated>2009-11-11T00:26:53+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Ucapan, Perasaan, Dan Pikiran Yang Buruk Akan Menjadi Semakin Buruk Saat Diri Tidak Mampu Menahan Dan Mengendalikan Diri Dari Kritikan Lawan Dialog." - Djajendra&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda ucapkan, dan apa yang Anda rasakan akan menentukan kualitas sebuah dialog. Jika di dalam sebuah dialog masing – masing pihak berpikiran buruk terhadap lawan dialognya, maka hasil akhir dari dialog itu adalah kericuhan, saling mengkritik, dan saling menghujat. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu menghadiri dialog bersama energi damai, energi bahagia, energi tenang, energi sabar, energi kebenaran, energi kejujuran, dan energi logika positif. Lalu, yakinkan diri Anda bahwa Anda pasti mampu berdialog dengan kreatif, cerdas, tegas, lugas, santun, sederhana, dan jelas.&lt;br&gt;
Dialog yang baik seharusnya dimulai dengan visi, misi, dan strategi yang jelas, sehingga masing-masing pihak mempunyai dasar pijakan dialog yang jelas. Lalu, masing-masing pihak harus dapat saling menghargai perbedaan pendapat; memperlengkapi kekurangan masing-masing; dan menjadi  energi positif yang fokus untuk menyelamatkan visi, misi, dan strategi melalui logika-logika positif  yang cerdas.&lt;br&gt;
Emosi yang cerdas dan pikiran positif yang kuat akan mengisi karakter diri menjadi tangguh dan tak tergoncangkan oleh badai kritik.  Dan, dialog akan menjadi semakin produktif  kalau pemimpin dialog mampu menjadi pribadi yang berjiwa besar yang tak  tergoncangkan oleh badai kritik lawan dialognya.&lt;br&gt;
Seorang pemimpin yang baik pasti akan tenang dan menjawab semua kritikan melalui kata-kata positif  yang menyejukkan hati para lawannya. Dia tahu bahwa berbeda pandangan itu biasa, dan dia tahu bahwa dia harus lebih sabar walau setiap omongannya dipotong sebelum selesai.&lt;br&gt;
Pemimpin berkualitas tidak akan cengeng oleh teriakan dan kritikan lawan dialog, tapi dia akan berpikir bahwa inilah momentum yang tepat untuk memperlihatkan kualitas kepemimpinan dirinya yang hebat.&lt;br&gt;
Pemimpin hebat selalu memahami bahwa tidak selalu sebuah dialog harus diakhiri dengan kompromi. Tapi, sebuah dialog merupakan sarana untuk menampung pokok-pokok pikiran atau pun aspirasi orang lain dengan sebaik-baiknya.&lt;br&gt;
Seorang pemimpin sejati walaupun dirinya dikatakan bodoh, dia akan tenang dan sabar, lalu bersikap dan memperlihatkan kepada dunia bahwa sesungguhnya dia bukan orang bodoh, tapi pribadi cerdas yang beraura positif untuk menghargai setiap pendapat orang lain dengan jiwa besar.&lt;/p&gt;
	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Pemimpin Terbaik Adalah Dia Yang Mampu Tersenyum Tegar Dan Menerima Semua Kritikan Dengan Jiwa Besar." - Djajendra&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;
&lt;/blockquote&gt;
Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/11/landasan-kuat-sebuah-dialog-adalah-emosi-dan-pikiran-7348179/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-11-10:/2009/11/10/pribadi-sukses-tidak-pernah-menyerah-dan-pribadi-yang-menyerah-tidak-pernah-sukses-7341052/</id><title>Pribadi Sukses Tidak Pernah Menyerah Dan Pribadi Yang Menyerah Tidak Pernah Sukses.</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/10/pribadi-sukses-tidak-pernah-menyerah-dan-pribadi-yang-menyerah-tidak-pernah-sukses-7341052/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-11-10T01:38:05+01:00</published><updated>2009-11-10T01:38:05+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Sesungguhnya Tidak Ada Kegagalan Di Dalam Kehidupan, Yang Ada Hanya Ujian Untuk Menjadi Lebih Hebat Dan Lebih Baik. Artinya, Anda Harus Selalu Berjuang Dengan Tegar Dan Sabar Untuk Mewujudkan Semua Impian Dan Harapan Hidup Anda. Jangan Pernah Menyerah Ataupun Tergoncangkan Oleh Badai Perasaan Gagal, Sebab Anda Dilahirkan Untuk Sukses." – Djajendra&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Sukses itu menurut saya adalah hidup dengan perasaan kaya  dan syukur, hidup yang tidak dikendalikan oleh kekuatan uang, tapi dikendalikan oleh kekuatan cinta. Kehadiran Anda dikehidupan ini adalah cerita sukses. Jadi, sukses itu dimulai dari keyakinan, perasaan, kepercayaan bahwa Anda dilahirkan untuk mendapatkan semua sukses Anda.&lt;br&gt;
Pribadi sukses itu lahir dari kepastian dirinya untuk memikirkan sukses, merasakan sukses, dan meyakini sukses melalui latihan - latihan visual yang penuh disiplin, dan benar-benar meyakini sukses itu ada untuk menjadikan dirinya sebagai pribadi sukses.&lt;br&gt;
Perasaan kurang yakin dan tidak percaya diri untuk mendapatkan kehidupan yang diinginkan adalah awal dari perjalanan kegagalan. Artinya, bila sejak awal seseorang ragu tentang kemampuan dirinya buat meraih sukses, maka ia sesungguhnya telah  memutuskan dan mempersiapkan diri untuk menerima kegagalan.&lt;br&gt;
Mungkin saja Anda terus berjuang dan tidak berhenti berusaha untuk meraih kehidupan yang seperti Anda harapkan. Tetapi bila Anda masih melihat, merasakan, dan bergaul dengan segala kekurangan disekitar Anda, maka secara otomatis benih kegagalan akan menguasai semua kawasan pikiran dan perasaan Anda.&lt;br&gt;
Keberhasilan itu ada bukan hanya dari latihan, kerja keras,  dan disiplin, tapi juga dari keyakinan dan kepercayaan diri  untuk secara bersungguh-sungguh mewujudkan diri menjadi pribadi sukses.&lt;br&gt;
Bila mulai saat ini Anda mampu mempercayai kehebatan diri Anda dalam sikap rendah hati, maka semua keraguan Anda kepada kehebatan potensi sukses diri Anda akan terhapus. Jangan ragu untuk berlatih sukses melalui teknik visualisasi atau pun imajinasi, biasanya latihan melalui teknik visualisasi mampu menembus batas-batas logika, dan keterampilan sukses Anda bisa menjadi lebih unik. Jadi, sekarang ini bangkitlah dari ketidakpercayaan diri Anda, lalu  berjuanglah untuk menjadikan diri Anda menjadi pribadi sukses.  Jangan sekali-kali meremehkan latihan dan kerja keras Anda di dalam perjalanan Anda menuju sukses. Ingat, pemenang tidak pernah menyerah dan orang yang menyerah tidak pernah menang.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/10/pribadi-sukses-tidak-pernah-menyerah-dan-pribadi-yang-menyerah-tidak-pernah-sukses-7341052/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-11-08:/2009/11/08/kenapa-membiarkan-diri-dijebak-7334360/</id><title>Kenapa Membiarkan Diri Dijebak?</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/08/kenapa-membiarkan-diri-dijebak-7334360/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-11-08T23:42:13+01:00</published><updated>2009-11-08T23:44:42+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Setiap Pergerakan Hebat Dan Berpengaruh Dalam Rangkaian Kejadian Di Dunia Ini Merupakan Kejayaan Dari Antusiasme. Tidak Ada Kehebatan Apa Pun Yang Dapat Dicapai Tanpanya." – Ralph Waldo Emerson&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Role play atau permainan peran adalah salah satu sesi penting di setiap pelatihan karyawan. Melalui role play suasana pelatihan menjadi penuh tawa dan kritis. Suasana ngantuk pun bisa berubah menjadi penuh gairah. Intinya, role play selalu mampu memberikan energi yang membuat para peserta tetap bersemangat bersama acara pelatihan. Jadi, Semakin sering para peserta tertawa kritis, maka semakin hidup dan bergairah acara pelatihan tersebut.&lt;br&gt;
Dalam sebuah acara pelatihan good corporate governance - etika bisnis, saya membuat sebuah role play dengan skenario yang sangat sederhana, tapi bisa mengundang lelucon, tawa, dan sikap kritis peserta. Bunyi skenarionya seperti berikut,"isteri Anda dicurigai telah menerima komisi dari mitra bisnis perusahaan Anda. Dan, Anda adalah orang yang ikut membuat keputusan terhadap tender perusahaan dengan mitra bisnis tersebut. Perusahaan memiliki bukti-bukti aliran dana dari mitra bisnis ke rekening isteri Anda. Sekarang Anda sedang diperiksa oleh tim GCG. Bagaimana cara Anda menjelaskan hal ini kepada atasan dan departemen GCG?"&lt;br&gt;
Untuk skripnya bersifat bebas, di mana para peserta harus secara spontan mengeluarkan kata-kata dialog atau pun monolog sesuai suara hati mereka. Intinya, skenario di atas hanyalah sebagai petunjuk dasar, dan semua permainan peran dilakukan secara bebas sesuai suara hati nurani para peserta.&lt;br&gt;
Biasanya setelah pertunjukkan drama "role play" selesai, pasti akan ada diskusi dan perdebatan. Dan, kebetulan di acara pelatihan ini ada seorang peserta yang begitu antusias dan sedikit ngotot. Si peserta berkata," kalau saya dijebak bagaimana, mungkin saya tidak tahu tentang aliran uang itu, dan mungkin isteri saya juga ikut menjebak saya." Sepertinya si peserta telah terhipnotis dengan drama "role play" tersebut, dan menjadi begitu perasa dan sensitif dengan setiap kata-kata yang diucapkan oleh para pelakon drama tersebut.&lt;br&gt;
Demikianlah ketika saya sedang menonton drama cecak versus buaya di TV, saya malah teringat drama "role play"  di acara pelatihan GCG tersebut, suasananya hampir mirip, tapi di acara pelatihan GCG semuanya kami akhiri dengan suasana manis dan indah buat pengendalian diri yang lebih baik di masa depan.&lt;br&gt;
Hidup ini adalah belajar dari kesalahan dan kesombongan, ketika kita sadar dan tulus untuk memperbaiki kesalahan dan menghapus sikap sombong kita, maka kita pun akan tumbuh menjadi lebih bermanfaat buat kehidupan banyak orang.&lt;br&gt;
Di dalam setiap sesi role play, saya selalu ingin mengajarkan nilai-nilai moral, nilai-nilai moral yang mampu membedakan tentang benar dan salah, tentang baik dan buruk. Sebab, sekali kita menjadi pribadi yang tak mampu membedakan mana yang baik dan buruk, dan mana yang benar dan salah, maka kita akan berada dalam skenario kehidupan yang penuh dengan energi negatif, yang membuat diri kita terjebak bersama penderitaan batin untuk selama-lamanya.   &lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/08/kenapa-membiarkan-diri-dijebak-7334360/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-11-08:/2009/11/08/menjalani-karier-kerja-sesuai-impian-dan-harapan-bukanlah-perkara-sulit-7328899/</id><title>Menjalani Karier Sesuai Impian Dan Harapan Bukanlah Perkara Sulit</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/08/menjalani-karier-kerja-sesuai-impian-dan-harapan-bukanlah-perkara-sulit-7328899/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-11-08T04:02:26+01:00</published><updated>2009-11-08T04:05:19+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Setiap Kali Menghadapi Kemunduran, Saya Memperbaiki Diri Dan Melanjutkan Hidup Karena Saya Percaya Pada Diri Saya Sendiri." – Sir Philip Green, Miliarder, Pengusaha Ritel&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;"Sering Kali Seseorang Mencari Sesuatu, Tetapi Menemukan Yang Lain." – Neem Karoli Baba&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;"Uang Bukanlah Tuhan Maupun Iblis Saya. Melainkan Sebentuk Energi Yang Cendrung Menegaskan Siapa Diri Kita, Apakah Seorang Tamak Atau Penyayang." - Dan Millman, Penulis&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Apakah Anda lebih suka memperjuangkan arah karier kerja Anda sesuai impian dan harapan Anda, atau Anda lebih suka mengalir seperti air dan membiarkan nasib yang menentukan karier kerja Anda?&lt;br&gt;
Apa pun pekerjaan yang sedang Anda lakoni saat ini, bila Anda mau bertanggung jawab, fokus, tekun, jujur, berkomitmen, ulet, dan selalu belajar mencintai pekerjaan tersebut, maka yakinlah bahwa Anda pasti akan mencapai tingkat kepuasan tertinggi dari karier kerja yang sedang Anda jalani tersebut.&lt;br&gt;
Apa pun pilihan Anda itu adalah hak Anda, tetapi sebaiknya jadikanlah diri Anda sebagai pusat kekuatan yang menentukan arah karier kerja Anda.&lt;br&gt;
Menjadikan diri sendiri sebagai pusat dari segala keinginan diri adalah hal terbaik, termasuk memiliki kesadaran total untuk berkarier dengan visi, komitmen, ketekunan, sikap jujur, dan tanggung jawab dalam mencapai semua impian dan harapan.&lt;br&gt;
Menjalani karier kerja sesuai impian dan harapan bukanlah perkara sulit. Anda yang memiliki inteligensi emosi baik, inteligensi intelektual, inteligensi logika, dan inteligensi terhadap semua bakat dan potensi diri Anda, pasti mampu mengatur diri Anda untuk berkarier sesuai impian dan harapan.&lt;br&gt;
Karier kerja yang hebat itu lahir dari sikap optimis diri sendiri untuk memperjuangkan pekerjaan yang sedang dilakoni secara total, tanpa pernah merasa lelah atau bosan. Jadi, jangan pernah Anda menempatkan keraguan apa pun atas setiap langkah Anda menuju perjuangan total dalam semangat mewujudkan karier kerja Anda yang hebat. Tetapi, pastikan Anda selalu bersemangat, bekerja cerdas, dan menjadi pemenang dalam setiap tekanan dan ketegangan yang mencoba membuat Anda ragu.&lt;br&gt;
Jadilah pribadi tangguh yang mampu menyingkirkan semua hambatan yang mencoba menghalangi laju karier kerja Anda, dan miliki mental pemenang untuk menaklukan semua penghambat karier kerja Anda. Percayalah, Anda pasti mampu memperkuat keunggulan semua bakat dan potensi diri Anda, melalui sikap sabar, pikiran jernih, dan mental pejuang.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/08/menjalani-karier-kerja-sesuai-impian-dan-harapan-bukanlah-perkara-sulit-7328899/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-11-06:/2009/11/07/belilas-kota-minyak-dan-gas-7323134/</id><title>Belilas Kota Minyak Dan Gas</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/07/belilas-kota-minyak-dan-gas-7323134/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-11-07T00:00:34+01:00</published><updated>2009-11-07T00:00:34+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Saya Belum Pernah Berada Dalam Situasi Ketika Memiliki Uang Membuat Keadaan Menjadi Lebih Buruk."-Clinton Jones, Pemain Football Amerika&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Setelah mendarat bersama garuda Indonesia di Bandar udara Sultan Syarif Kasim II, kota Pekanbaru, Riau. Saya bersama rombongan dari sebuah perusahaan gas melanjutkan perjalanan dengan mobil inova ke sebuah daerah bernama Belilas, yang berjarak sekitar lima sampai dengan enam jam dari kota Pekanbaru. Tujuan kami adalah ke lokasi perusahaan gas tersebut dan kami akan menginap di hotel Miki Mutiara, satu-satunya hotel di kota Belilas. Jalur perjalanan kami adalah lintas timur Sumatra.&lt;br&gt;
Pada tahun 1988 an, Belilas adalah sebuah daerah transmigran dan sekarang ini telah berkembang menjadi kota kecil yang ramai dan kaya. Kaya gas alam, kaya minyak bumi, kaya sawit, kaya karet, kaya kayu, dan kaya lain sebagainya.&lt;br&gt;
Memasuki kota Belilas terkesan sangat gersang, tanah kapur yang berwarna putih dengan suhu udara yang panas membuat semuanya terasa gersang. Tapi untungnya perkebunan sawit, karet, dan kayu kertas di kiri kanan jalan membuat kehijauan tetap terpelihara.&lt;br&gt;
Perjalanan menuju ke Belilas bisa melalui kota Jambi atau pun kota Pekanbaru, keduanya merupakan pilihan yang baik. Kalau melalui kota Jambi perjalanan harus melewati jalan yang bertikungan tajam, kalau melalui kota Pekanbaru perjalanan harus melewati jalan turun naik dengan sudut pandang yang sempit. Jadi, kami harus selalu berhati-hati, sebab ada begitu banyak truk-truk pengangkut kayu dan sawit yang menggunakan kedua jalur tersebut.&lt;br&gt;
Di sepanjang perjalanan saya melihat semua rumah tinggal, warung, toko, dan gedung perkantoran menggunakan atap berbahan seng. Saya bertanya dengan rekan-rekan setim dan jawabannya sangat beragam. Sesampai di hotel Miki Mutiara saya menemui sebuah gedung bertingkat dua yang ternyata juga atapnya berbahan seng.&lt;br&gt;
Listrik selalu padam. Saya heran, Belilas adalah daerah yang kaya minyak, gas, sawit, kayu, karet, dan kaya sdm nya. Tetapi kenapa listrik sering sekali padam. Semalaman di Belilas sudah beberapa kali listrik mati, kasihan laptop saya.&lt;br&gt;
Salah satu pengalaman unik saya berjalan-jalan ke Sumatra, khususnya ke daerah-daerah yang kaya minyak dan gas bumi adalah listrik sering sekali padam. Kenapa ya?&lt;br&gt;
Melihat listrik sering padam, beberapa orang dari rekan setim memutuskan untuk menginap di kantor mereka, walau disekeliling kantor mereka ada pipa gas, tapi mereka lebih merasa nyaman dengan kantornya yang sudah lengkap fasilitas berkualitas tinggi.&lt;br&gt;
Pagi yang cerah di tanah Belilas. Seperti biasa, setiap pagi saya pasti berolahraga ringan, dan ketika saya melakukan latihan pernapasan, tanah kapur belilas ikut naik bersama udara yang saya hirup. Jadi, terpaksa saya batalkan latihan pernapasan saya, dan hanya melakukan jalan-jalan di sekeliling taman hotel yang minim warna-warni tanaman.&lt;br&gt;
Sekitar jam 5 an sore kami telah selesai memberikan pelatihan. Seharusnya malam itu kami masih di Belilas, tapi mengingat sering-seringnya listrik padam, maka sekitar jam 6 an sore kami memutuskan untuk kembali ke kota Pekanbaru. Perjalanan malam hari yang harus lebih berhati-hati, sebab jalanan cukup senyap dan licin oleh hujan rintik-rintik.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/07/belilas-kota-minyak-dan-gas-7323134/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-11-05:/2009/11/06/melihat-singapore-dari-balkon-hotel-7315950/</id><title>Melihat Singapore Dari Balkon Hotel</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/06/melihat-singapore-dari-balkon-hotel-7315950/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-11-06T00:13:20+01:00</published><updated>2009-11-06T00:13:20+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Membangun Kecemerlangan Sebuah Kota Itu Butuh Integritas, Butuh Komitmen, Butuh Kerja Keras, Butuh Konsistensi, Butuh Semangat, Butuh Energi, Butuh Kecerdasan, Butuh Kekuatan Uang, Dan Butuh Kepercayaan Diri." - Djajendra&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Saat saya bilang kepada anak saya bahwa saya ada tugas menjadi pembicara di sebuah acara training di Batam, anak saya langsung menceritakan tentang murahnya harga-harga barang elektronik di Batam. Dan dia pun menitip sebuah hp BB lengkap dengan nomor tipe dan modelnya untuk saya belikan buat dia.&lt;br&gt;
Sore hari setelah menyantap Sop Ikan Batam yang terkenal itu, saya berjalan-jalan di pusat penjualan barang-barang elektronik di Batam. Saya mulai mencari barang pesanan anak saya dari satu toko hp ke toko hp berikutnya. Ternyata harga barangnya sama dengan harga Jakarta, malah kalau pintar nawar mungkin Jakarta menjadi jauh lebih murah. Setelah berkeliling pusat perbelanjaan tersebut harga BB yang dipesan anak saya itu  berselisih 100 ribu rupiah dengan harga di Jakarta. Dan saya konfirmasi kembali kepada anak saya, lalu dia setuju untuk tidak dibeli.&lt;br&gt;
Dari waktu ke waktu pamor kota Batam sebagai tempat membeli barang-barang murah ternyata mulai pudar. Batam telah menjadi kota yang sama dengan kota-kota lain di pulau Sumatra. Sudah tidak ada hal yang istimewa. Mungkin buat turis Singapore Batam masih menjadi tempat berlibur kuliner yang murah. Mungkin loh!&lt;br&gt;
Batam masih berpotensi untuk menjadi kota pariwisata dan bisnis yang terkemuka di kawasan Sumatra, Riau. Tetapi, semua ini perlu kebijakan yang cerdas dan komitmen yang konsisten.&lt;br&gt;
Sudah sangat sering saya pergi ke Batam, seingat saya sejak tahun 1992 an saya sudah suka jalan-jalan ke kota Batam. Memang pada awalnya perkembangan kota Batam luar biasa ambisius, ada semangat yang luar biasa pada saat itu untuk menjadi kota penyaing Singapore, tapi semenjak tahun 2000 an ada perlambatan dan rasa tidak percaya masyarakat di Batam untuk menjadikan  Batam sebagai kota tandingan Singapore.&lt;br&gt;
Pagi hari sebelum check out dari Hotel Planet Holiday untuk kembali ke Jakarta. Saya menyempatkan diri untuk melihat lingkungan sekitar hotel tersebut melalui balkon hotel. Pandangan pertama saya langsung tertuju pada pinggiran kota Singapore.  Dari balkon kamar 620 hotel Planet Holiday tersebut terlihat laut yang memisahkan Singapore dan Batam, laut yang terisi oleh kapal-kapal raksasa pengangkut barang. Pinggiran Singapore dengan gedung-gedung pencakar langit yang begitu luar biasa modern. Sedang di sisi Batam tidak ada satu pun gedung pencakar langit, yang terlihat dari pandangan saya hanya sekitar empat gedung tinggi, yaitu Swiss Belhotel, Hotel Oasis, dan dua gedung lainnya yang namanya tidak terbaca oleh saya.  Saya merenung sejenak memikirkan ambisi Batam tempo dulu untuk menjadi kota penanding Singapore, tapi sekarang ini dari balkon hotel, saya melihat Batam sangat lambat larinya dan Singapore begitu luar biasa energinya untuk membangun negerinya.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/06/melihat-singapore-dari-balkon-hotel-7315950/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-11-05:/2009/11/05/menginternalisasi-etika-bisnis-ke-mind-set-karyawan-dan-pimpinan-7309571/</id><title>Menginternalisasi Etika Bisnis Ke Mind Set Karyawan Dan Pimpinan</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/05/menginternalisasi-etika-bisnis-ke-mind-set-karyawan-dan-pimpinan-7309571/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-11-05T01:26:40+01:00</published><updated>2009-11-05T01:31:10+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Bila Saya Membandingkan Situasi Ketika Saya Masih Bekerja Di Tahun 1996 An, Di Mana Saat Itu Bisnis Dijalankan Seperti Sopir Bis Yang Ngebut Di Pinggir Jurang, Maka Di Hari Ini Saya Melihat Ada Aturan Dan Kesantunan Untuk Menjalankan Bisnis Secara Beretika."-Djajendra&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Saat ini para pemegang saham di perusahaan-perusahaan besar sangat mewajibkan manajemen untuk mensosialisasikan etika bisnis kepada setiap lapisan pimpinan dan karyawan. Setelah mengikuti program internalisasi etika bisnis, para karyawan dan pimpinan juga wajib menandatangani semacam pakta integritas untuk bekerja berdasarkan etika bisnis. Intinya, pihak pemegang saham sangat serius untuk membangun kualitas sumber daya manusia perusahaannya agar mampu berhubungan secara profesional dengan setiap stakeholders.&lt;br&gt;
Perkembangan saat ini menunjukkan bahwa etika bisnis sudah tidak sekedar teori dan wacana, tapi telah menjangkau kepada program internalisasi ke mind set karyawan dan pimpinan. Jelas, semua ini adalah program lanjutan dari implementasi prinsip-prinsip good corporate governance.&lt;br&gt;
Saya menyerap dari berbagai pembicaraan dan pelatihan good corporate governance yang saya berikan, pemegang saham bersama-sama manajemen perusahaan sangat menginginkan praktik-praktik bisnis yang bersih dan jujur. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan – perusahaan Indonesia sedang menuju kepada praktik-praktik bisnis yang sehat dan penuh tanggung jawab. Semua ini adalah titik terang untuk terciptanya sistem ekonomi Indonesia yang berkredibilitas tinggi.  Saya selalu optimis dan percaya bahwa praktik-praktik bisnis di Indonesia akan menjadi contoh terbaik di dunia.&lt;br&gt;
Setiap langkah menginternalisasi etika bisnis kepada sumber daya manusia perusahaan menjadi semacam konfirmasi kuat bagi stakeholders, akan keseriusan perusahaan untuk berbisnis dengan cara-cara yang penuh etika dan tanggung jawab.&lt;br&gt;
Secara pasti niat implementasi good corporate governance di Indonesia ternyata berjalan sangat  luar biasa. Bila saya membandingkan situasi ketika saya masih bekerja di tahun 1997 an, di mana saat itu bisnis dijalankan seperti sopir bis yang ngebut di pinggir jurang, maka di hari ini saya melihat ada aturan dan kesantunan untuk menjalankan bisnis secara beretika. Walaupun semua ini masih dalam proses menuju ke cara yang lebih baik. Artinya, semenjak good corporate governance di perkenalkan di Indonesia sekitar tahun 2000 an, hasilnya cukup baik dan good corporate governance saya anggap cukup sukses memberikan banyak  hal positif  buat dunia korporasi Indonesia.&lt;br&gt;
Sistem dan gagasan untuk menjalankan etika bisnis di perusahaan secara profesional akan menciptakan budaya korporasi yang mendukung keunggulan di dalam kompetisi global. Dan, semua ini akan menciptakan efisiensi dan efektifitas di semua aspek kerja perusahaan.&lt;br&gt;
Semangat pemegang saham untuk menginternalisasikan etika bisnis di semua kalangan pejabat dan pegawai dalam perusahaannya dan juga terhadap para stakeholdersnya akan menjadikan perusahaan semakin kuat, sehat, dan kompetitif. Di samping itu, setiap stakeholders juga harus saling mendukung untuk menjalankan etika bisnis secara profesional.&lt;br&gt;
Pelaksanaan etika bisnis secara total, hanya bisa dilakukan jika ada kesadaran dan kejujuran di antara setiap stakeholders untuk berkomitmen menjalankan praktik-praktik bisnis yang sehat, adil, bermoral dan jujur.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/05/menginternalisasi-etika-bisnis-ke-mind-set-karyawan-dan-pimpinan-7309571/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-11-04:/2009/11/04/karyawan-biasa-juga-bisa-kaya-raya-7302864/</id><title>Karyawan Biasa Juga Bisa Kaya Raya</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/04/karyawan-biasa-juga-bisa-kaya-raya-7302864/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-11-04T02:14:18+01:00</published><updated>2009-11-04T02:14:18+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Perbedaan Antara Orang Kaya Dengan Orang Miskin Adalah Bahwa Orang Miskin Membelanjakan Uang Mereka Lalu Menyimpan Sisanya; Orang Kaya Menyimpan Uang Mereka Lalu Membelanjakan Sisanya." – Jim Rohn, Motivator&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Beberapa waktu yang lalu Radio HardRock Bali mewancarai saya untuk sebuah acara talk show. Tema yang dibahas adalah apakah mungkin karyawan biasa menjadi kaya? Sebuah tema pembahasan yang sangat cerdas dan kreatif.&lt;br&gt;
Sering sekali para pekerja atau karyawan level bawah merasa minder dan tidak percaya diri untuk menjadi kaya raya seperti orang kaya pada umumnya. Ada kesan bahwa kalau kita bekerja dengan jujur dengan menjunjung tinggi etika bisnis dan etika kerja, maka kita akan sulit menjadi kaya dan makmur. Sebuah kesan yang sangat salah.&lt;br&gt;
Di sepanjang hidup saya, saya paling suka mengamati kisah-kisah sukses dari orang-orang yang ada disekeliling saya. Dan, ada begitu banyak kisah-kisah pribadi luar biasa yang mampu meraih sukses dan keberhasilan melalui jalan yang jujur dan berintegritas tinggi. Termasuk, para karyawan level bawah dengan gaji sekitar lebih kurang dua jutaan, masih mampu menunjukkan kelasnya sebagai pribadi istimewa yang mencapai kemakmuran dan kekayaan. Apa rahasianya? Rahasianya adalah melakukan investasi. Rahasianya adalah membelanjakan uang seminimal mungkin dan menabung semaksimal mungkin. Rahasianya adalah memiliki mind set seorang investor dan selalu mencari peluang untuk mencari lahan investasi terbaik dengan risiko minimal.&lt;br&gt;
Saya tidak pernah menyarankan Anda untuk berinvestasi di saham, valas, reksadana, obligasi, dan barang-barang sejenisnya. Saya sarankan Anda untuk melakukan investasi di bidang bisnis, tanah, emas, dan sejenisnya. Saya juga menyarankan Anda semua untuk membaca dan menghayati buku The Beardstown Ladies’ guide to smart spending for big savings, dan juga buku I Can Make You Rich, karya Paul McKenna.&lt;br&gt;
Kehidupan selalu menjanjikan kemakmuran dan kekayaan buat pribadi-pribadi jujur, yang mau bekerja keras dan mau berjuang dengan mind set orang kaya untuk menjadi orang – orang kaya baru. Jadi, apa yang Anda pikirkan akan Anda hasilkan. Bila Anda selalu memikirkan cara, taktik, teknik, dan upaya untuk menjadi kaya raya melalui jalan yang jujur, maka Anda pasti akan menjadi kaya raya melalui jalan yang jujur dan benar. Tetapi, bila Anda selalu memikirkan cara, taktik, teknik, dan upaya untuk menjadi kaya raya melalui jalan-jalan gelap yang penuh kecurangan, maka Anda pun pasti akan menjadi kaya raya melalui jalan yang penuh dengan ketidakjujuran. Bedanya, kekayaan yang Anda dapatkan dijalan yang benar dan jujur akan memberikan Anda perasaan damai dan bahagia. Sedangkan kekayaan yang Anda dapatkan melalui jalan yang penuh kegelapan, kecurangan, dan ketidakjujuran  hanya akan mengantar Anda pada penderitaan hidup.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/04/karyawan-biasa-juga-bisa-kaya-raya-7302864/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-11-02:/2009/11/03/sudah-jujurkah-para-stakeholders-dalam-praktik-good-corporate-governance-7295784/</id><title>Sudah Jujurkah Para Stakeholders Dalam Praktik Good Corporate Governance?</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/03/sudah-jujurkah-para-stakeholders-dalam-praktik-good-corporate-governance-7295784/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-11-03T00:13:33+01:00</published><updated>2009-11-03T00:13:33+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Ketika Orang Bijaksana Meragukan Kejujuran Lingkungannya Untuk Menciptakan Kebaikan, Maka Keyakinan Dan Kepercayaan Diri Telah Tergoncangkan Oleh Badai Keraguan." - Djajendra&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Kejujuran adalah sifat dan perilaku yang sangat mulia. Ketika kejujuran menjadi kesepakatan dalam setiap hubungan dengan para stakeholders, maka semangat good corporate governance di perusahaan pasti dapat diwujudkan secara baik. Persoalannya, sering sekali perusahaan sudah berjuang keras untuk menjalankan praktik-praktik bisnis yang sehat dan bersih, tapi kelakukan tidak sehat dan tidak bersih dari segelintir stakeholders membuat kerja keras perusahaan tersebut kandas di dalam ketidakjujuran.&lt;br&gt;
Di sela-sela makan siang pelatihan etika bisnis di Grand Jatra Hotel, Pekan Baru, Riau. Saya duduk satu meja dengan dirut dari perusahaan yang sedang saya training tersebut. Sambil mencicipi makan siang yang nikmat itu, si dirut curhat, si dirut merasa telah berjuang mati-matian untuk menjalankan etika bisnis dan prinsip-prinsip good corporate governance dengan sebersih-bersihnya, dan di internal perusahaan hal ini berhasil, tapi saat perusahaan berhubungan dengan para stakeholdersnya, perusahaan sangat sulit untuk mempertahankan nilai-nilai praktik bisnis yang bersih, jujur, dan penuh tanggung jawab.&lt;br&gt;
Sebagai trainer dan motivator, saya harus membesarkan hati si dirut, saya harus memperbesar semangatnya agar beliau tidak menyerah diperjalanan sucinya untuk membangun korporasi yang sehat dan kuat. Beliau adalah seorang dirut yang luar biasa jujur dan bersih, beliau telah banyak memberikan contoh-contoh keteladanan yang baik di internal perusahaannya, sehingga para karyawan tertular sikap jujur si dirut, dan pada umumnya standar kejujuran para karyawan di perusahaan ini sudah cukup tinggi. Artinya, integritas para karyawan sudah tidak perlu diragukan lagi, semuanya telah menjalankan tugas, tanggung jawab, fungsi, dan peran kerja mereka secara bijaksana. Semuanya telah menunjukkan kuantitas dan kualitas kerja yang luar biasa berbobot.&lt;br&gt;
Setelah saya mendengar curhat si dirut, saya katakan bahwa tantangan akan selalu datang untuk menggoyang setiap niat baik dan kerja keras, tapi pemimpin yang unggul tidak akan pernah tergoncangkan oleh sikap dan perilaku tidak jujur dari pihak luar perusahaan.&lt;br&gt;
Batas kekuasaan si dirut hanya sebatas perusahaan, begitu batasnya sudah di luar perusahaan, maka yang bertanggung jawab adalah seluruh masyarakat bersama-sama pemerintah. Jadi, kerja keras para pemimpin di internal perusahaan wajib didukung dengan kerja keras yang lebih jujur, lebih bersih, dan lebih penuh tanggung jawab dari setiap fungsi dan peran pemerintah dan masyarakat di dalam menciptakan lingkungan bisnis yang bersih, jujur, terbuka, adil, dan penuh tanggung jawab.  Bila masyarakat dan pemerintah kompak untuk membersihkan dan membuat setiap fungsi pelayanan menjadi jujur, bersih, terbuka, dan penuh tanggung jawab, maka si dirut yang jujur ini pasti akan lebih bersemangat di dalam dedikasinya untuk membangun perekonomian bangsa yang kuat melalui bidang usahanya.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/03/sudah-jujurkah-para-stakeholders-dalam-praktik-good-corporate-governance-7295784/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-11-01:/2009/11/01/good-corporate-governance-mendukung-bisnis-untuk-dipercaya-oleh-stakeholders-7288462/</id><title>Good Corporate Governance Mendukung Bisnis Untuk Dipercaya Oleh Stakeholders</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/01/good-corporate-governance-mendukung-bisnis-untuk-dipercaya-oleh-stakeholders-7288462/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-11-01T22:35:08+01:00</published><updated>2009-11-01T22:35:08+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Jika Anda Berusaha Memahami Dan Menjalankan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance Secara Bijaksana, Anda Akan Menjadi Pribadi Baik Dengan Kualitas Diri Yang Sangat Tinggi." – Djajendra&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Dalam sebuah pelatihan seorang peserta bertanya tentang terlalu banyaknya infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan good corporate governance.  Si peserta merasa terlalu banyak komponen yang dibutuhkan untuk menjalankan budaya good corporate governance di perusahaannya. Sebut saja, harus ada bord manual, etika bisnis, code of condact, GCG Code, sop, dan belum lagi ditambah fungsi-fungsi manajemen seperti corporate secretary, compliance, risk management, internal dan eksternal audit, department GCG, dan lain sebagainya.” Apakah semua ini tidak menciptakan biaya yang lebih tinggi?,” Tanya si peserta tersebut.&lt;br&gt;
Saat perusahaan berkomitmen untuk menjalankan bisnisnya dengan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan fairness, maka di butuhkan trust atau kepercayaan. Nah, untuk membangun kepercayaan diperlukan sistem, aturan, dan kebijakan yang sifatnya konsisten.&lt;br&gt;
Memang betul bahwa untuk menjalankan good corporate governance  secara konsisten dan benar diperlukan biaya tambahan, tapi biaya tambahan yang dikeluarkan untuk menjalankan budaya good corporate governance ini akan menjadi tidak terlalu besar bila bisnis perusahaan menjadi lebih dipercaya dan lebih efisien.&lt;br&gt;
Bisnis adalah kepercayaan, dan saat perusahaan dipercaya oleh setiap stakeholdersnya, maka secara otomatis omset dan pertumbuhan bisnis  akan bertumbuh dengan pesat. Artinya, perusahaan akan menjadi lebih besar dengan keuntungan yang lebih maksimal. Ingat! Tujuan utama dari pelaksanaan good corporate governance adalah untuk memaksimalkan shareholder’s value. Jadi, tidaklah benar bahwa pelaksanaan budaya good corporate governance akan menciptakan biaya tinggi di perusahaan.&lt;br&gt;
Melalui budaya good corporate governance yang benar, perusahaan dapat mengurangi setiap permasalahan yang ada di manajemen, di  operasional, di keuangan, di SDM, dan di semua aspek, fungsi, dan peran organisasi yang lainnya.&lt;br&gt;
Pekerjaan yang berkualitas membutuhkan dukungan yang kuat dari setiap unsur kepemimpinan di perusahaan. Dan saat setiap pemimpin memiliki komitmen yang kuat untuk mendorong mewujudkan budaya good corporate governance di perusahaan, maka secara otomatis perusahaan juga akan menjadi lebih sehat dan lebih kuat bersama nilai-nilai dan prinsip-prinsip budaya good corporate governance.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/11/01/good-corporate-governance-mendukung-bisnis-untuk-dipercaya-oleh-stakeholders-7288462/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-31:/2009/10/31/sikap-saya-terhadap-peserta-training-7283068/</id><title>Sikap Saya Terhadap Peserta Training</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/31/sikap-saya-terhadap-peserta-training-7283068/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-31T23:42:55+01:00</published><updated>2009-10-31T23:42:55+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Katakan Padaku, Dan Aku Akan Melupakannya. Tunjukkan Padaku, Dan Aku Mungkin Akan Mengingatnya. Biarkan Aku Melakukannya, Maka Aku Akan Bisa." - Laotse&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Di setiap pelatihan, saya selalu membangun kepercayaan diri peserta dan mendorong semangat mereka untuk menjadi lebih baik; saya selalu memberikan pujian kepada para peserta tentang kehebatan potensi yang mereka miliki; dan saya juga selalu memberikan penghargaan dan pengakuan terhadap setiap aktifitas dan kepedulian mereka di kelas dengan ucapan terima kasih.&lt;br&gt;
Konsep saya sangat sederhana, yaitu mendorong potensi peserta untuk menjadi lebih terang, mengarahkan potensi peserta kepada misi dan visi perusahaan, dan mengajari peserta untuk selalu merawat semua potensi hebat yang ada di dalam diri mereka. Intinya, saya mengajarai para peserta untuk selalu peduli kepada semua kehebatan yang ada di dalam diri mereka dan sekaligus patuh pada aturan, peraturan, dan etika bisnis perusahaan.&lt;br&gt;
Saya selalu meyakinkan setiap peserta bahwa mereka memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menjadi pribadi terbaik; saya selalu meyakinkan setiap peserta untuk meningkatkan kinerja di setiap tugas dan tanggung jawab; saya selalu meyakinkan setiap peserta untuk  mengurangi dan menghapus semua konflik kepentingan di dalam pekerjaan; saya selalu meyakinkan setiap peserta untuk membangun kualitas diri dengan integritas, dan saya juga selalu meyakinkan setiap peserta untuk tumbuh melalui pengalaman hidupnya yang unik.&lt;br&gt;
Sikap saya untuk membangkitkan kesadaran tertinggi peserta, dan mendorong peserta untuk mencapai kesuksesan tertinggi adalah sebuah sikap untuk memperjelas bahwa kekuatan keyakinan dan kepercayaan diri akan mengantar mereka kepada keberhasilan tanpa batas.&lt;br&gt;
Saya selalu percaya bahwa setiap orang dilahirkan untuk meraih keberhasilan, dan setiap orang memiliki hak mutlak untuk menjadi seperti yang ia inginkan. Jadi, tugas saya sebagai seorang trainer adalah memberikan selengkap mungkin informasi dan petunjuk yang memungkinkan para peserta untuk menentukan langkah-langkah sukses mereka yang selanjutnya.&lt;br&gt;
Pertanyaannya, apakah cara saya ini mampu mencairkan hati-hati beku yang sudah lama hidup di dalam mind set negatif dan pesimistis. Untuk menjawab pertanyaan di atas, saya harus merenungkan setiap perilaku dari para peserta training di kelas saya. Pertama, ada peserta training yang secara sukarela membuka gerbang hati dan gerbang pikirannya untuk menerima nilai-nilai positif buat memperbaiki setiap ketidaksempurnaan yang ada di dalam diri mereka. Tetapi, ada juga peserta training yang mempertahankan sikap negatifnya di dalam melihat setiap persoalan kehidupan yang dia temui. Walaupun dipelatihan adalah tempat melakukan proses pembelajaran terhadap nilai-nilai baru, tapi para pemikir negatif tetap berjuang keras untuk mempertahankan ideologi negatif mereka. Dan hal ini membuat saya harus bekerja lebih keras untuk memberikan pencerahan-pencerahan yang bersifat logika. Jadi, saat beradapan dengan para pemikir negatif, senjata saya adalah melakukan pencerahan melalui logika yang terang. Apakah ini berhasil? Di kelas biasanya berhasil, tapi di kehidupan nyata saya selalu berdoa agar mereka berhasil. Sebab, apakah para pemikir negatif mau merubah ideologi negatif dengan ideologi positif? &lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/31/sikap-saya-terhadap-peserta-training-7283068/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-30:/2009/10/30/jangan-pernah-menyerah-ketika-anda-kehilangan-pekerjaan-7278157/</id><title>Jangan Pernah Menyerah Ketika Anda Kehilangan Pekerjaan</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/30/jangan-pernah-menyerah-ketika-anda-kehilangan-pekerjaan-7278157/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-30T23:47:17+01:00</published><updated>2009-10-30T23:56:53+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Hidup Itu Sebuah Perjalanan Penuh Warna, Ketika Kita Mau Mencintai Dan Menyukai Semua Warna Dari Perjalanan Hidup Kita, Kita Akan Merasakan Syukur Untuk Mengucapkan Terima Kasih Kepada Tuhan Yang Menciptakan Kita." - Djajendra&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Setelah memberikan pelatihan etika bisnis untuk sebuah perusahaan di hotel Planet Holiday, Batam. Saya melanjutkan perjalanan ke Pekan Baru, Riau, untuk memberikan pelatihan ke sebuah perusahaan lain di Hotel Grand Jatra. Saya menggunakan pesawat Mandala air lines, dengan waktu penerbangan sekitar 37 menit dari Bandara Hang Nadim, Batam menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekan Baru, Riau. Perjalanan singkat dengan berbagai pengalaman yang menyenangkan hati. Di pesawat saya mendapatkan kursi B, berarti saya duduk ditengah-tengah, saya duduk di antara seorang pemuda yang baru saja terkena pemutusan kontrak kerja dan harus kembali ke kampung halamannya di pinggiran Sumatra barat, yang berjarak sekitar delapan jam dari Pekan Baru dengan kendaran umum. Si pemuda duduk di sebelah kiri saya di kursi A, mungkin karena baru kehilangan pekerjaan dan tidak tahu langkah berikutnya, si pemuda menyapa saya, lalu bertanya-tanya tentang karir dan pekerjaan. Semangat si pemuda itu cukup luar biasa, tapi sepertinya dia bingung tanpa pembimbing yang mengarahkannya untuk mencapai harapan dan impian. Saat saya sedang asyik berbicara dengan si pemuda itu, penumpang lain yang mendapatkan kursi C juga sambil tersenyum duduk di sebelah kanan saya. Saya juga tersenyum dan menyapa penumpang di kursi C. Dan, saya kembali lagi berbicara  dengan si pemuda yang duduk di sebelah kiri saya. Rasa kasihan saya kepada si pemuda tersebut membuat saya sejenak berubah menjadi motivator untuk membangunkan harapan dan impiannya, agar api semangat di jiwa si pemuda itu tidak padam untuk meraih semua cita-citanya. Saya katakan kepada si pemuda itu bahwa Tuhan menciptakan setiap orang untuk sukses dan menjadi kaya raya. Oleh karena itu, dia harus mampu mengelola semua potensi dirinya dengan sabar dan penuh semangat, dia harus mampu mengarahkan dirinya untuk meraih semua impiannya dengan tekun dan penuh percaya diri, dan dia juga harus selalu merawat semua kepercayaan yang diberikan oleh orang lain kepadanya dengan penuh bijaksana yang dilandasi oleh kekuatan sikap baik.  Mungkin karena mendengar kata-kata saya,  penumpang di sebelah kanan saya tersenyum dan mulai mengajak saya berbicara. Dia bertanya saya mau ke mana di Pekan Baru, dengan logat melayu yang sangat kental, dan saya jelaskan tujuan saya di Pekan Baru. Lalu, dia bercerita bahwa di Riau jika masyarakat asal mau berkebun pohon sawit, maka pasti makmur. Dia katakan dengan empat hektar sawit setiap orang pasti mendapatkan penghasilan minimal delapan juta per bulan. Dengan penuh percaya diri dan penuh semangat penumpang di sebelah kanan saya bercerita tentang kemakmuran dan keberhasilan orang-orang di Riau dengan hanya berkebun sawit. Saya ingin bertanya banyak hal dari bapak yang duduk di sebelah kanan saya tersebut, tapi karena waktu penerbangan dari Hang Nadim ke Sultan Syarif Kasim II begitu singkat, maka saya harus berhenti untuk bertanya. Pesawat Mandala sudah mendarat di SSK II dan kami semua sudah seperti saling tidak mengenal, dan saling antri untuk segera turun dari pesawat. &lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training silakan hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/30/jangan-pernah-menyerah-ketika-anda-kehilangan-pekerjaan-7278157/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-29:/2009/10/30/senyum-tulus-adalah-bahasa-komunikasi-terbaik-7271663/</id><title>Senyum Tulus Adalah Bahasa Komunikasi Terbaik</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/30/senyum-tulus-adalah-bahasa-komunikasi-terbaik-7271663/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-30T00:40:49+01:00</published><updated>2009-10-30T00:40:49+01:00</updated><content type="html">	&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Saat Anda Tersenyum Tulus Kepada Setiap Orang Yang Anda Temui, Maka Nilai Kebaikan Akan Memasuki Perasaan Dari Orang-Orang Yang Menerima Senyum Tulus Anda. Dan Anda Akan Menjadi Pribadi Baik Yang Disukai Semua Orang."-Djajendra&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;
Tahukah Anda bahwa setiap senyum tulus Anda kepada orang lain, adalah surga yang Anda pancarkan dari aura baik Anda. Senyum tulus Anda mampu berkata melalui bahasa perasaan, bahasa pikiran dan bahasa senyum, yang mampu mempengaruhi batin terdalam dari setiap orang yang berkomunikasi dengan Anda.&lt;br&gt;
Senyum tulus Anda adalah bahasa komunikasi unggul, bahasa komunikasi yang langsung menyentuh hati terdalam para pendengarnya dalam kenyamanan dan kepuasan tertinggi.&lt;br&gt;
Dalam setiap pelayanan, pastikan Anda lebih sering tersenyum, tersenyum dengan segala niat baik untuk memberikan hal-hal terbaik buat pelanggan Anda.&lt;br&gt;
Yakinkan diri Anda bahwa senyum tulus Anda akan mengantar Anda ke gerbang puncak sukses. Semakin tulus Anda tersenyum untuk melayani orang lain, akan semakin berkualitas diri Anda untuk memberikan kenyamanan dan kepedulian pada para pelanggan Anda. Jadi, pastikan senyum Anda tidak pahit, tapi manis selalu dan menyejukkan hati yang menerima senyum tulus Anda.&lt;br&gt;
Semakin sering Anda memberikan senyum tulus pada orang lain, maka otot-otot wajah Anda akan bekerja keras untuk memberikan hadiah awet muda buat diri Anda.&lt;br&gt;
Ingatlah selalu untuk sering-sering senyum tulus dalam bingkai kepedulian dan cinta kasih, agar fisik Anda bisa terlihat semakin muda, walau usia semakin tua.&lt;br&gt;
Senyum tulus Anda akan membuat diri Anda lebih menarik. Senyum tulus Anda akan membuat diri Anda lebih bahagia. Senyum tulus Anda akan menyiram benih kasih sayang ke batin orang lain. Senyum tulus Anda akan meningkatkan rasa percaya diri Anda untuk meraih sukses tertinggi.&lt;br&gt;
Senyum tulus Anda akan membantu Anda untuk berkomunikasi dengan siapapun, dalam ruang percakapan yang menggembirakan hati dan pikiran. Senyum tulus Anda akan mengundang pelanggan Anda untuk sering-sering berbisnis dengan Anda. Senyum tulus Anda akan membuat hari-hari kerja Anda penuh dengan energi positif, yang menyenangkan batin dan pikiran Anda. Senyum tulus Anda akan membantu Anda untuk melihat kehidupan yang damai dan bahagia.&lt;br&gt;
Senyum tulus Anda akan membuat batin Anda sehat dalam kehidupan yang penuh dengan kesenangan. Senyum tulus Anda akan menghasilkan berjuta-juta sahabat baru, dan menghilangkan semua musuh-musuh lama Anda.&lt;br&gt;
Senyum tulus Anda adalah undangan sejati buat mendatangkan pelanggan-pelanggan berkualitas tinggi, untuk berbisnis dengan Anda, dan membuat Anda sukses untuk selamanya.&lt;br&gt;
Pastikan Anda selalu tersenyum manis pada semua orang, hindari senyum pahit untuk selamanya. Sebab, senyum pahit Anda akan terasa kecut dibatin yang menerimanya. Dan Anda juga tidak akan bahagia bersama senyum pahit Anda.&lt;br&gt;
Pastikan Anda selalu tersenyum tulus dan tidak tersenyum mengkerut. Sebab, bila Anda tersenyum mengkerut, maka setiap orang akan pergi dari hidup Anda. Pergi menjauh dari diri Anda untuk selama -lamanya.&lt;br&gt;
Nah, sekarang saatnya Anda mulai berlatih untuk tersenyum tulus. Lihat kaca, bersihkan hati dari semua dendam dan benci. Lalu keluarkan senyum tertulus Anda. Pastikan wajah Anda jujur untuk melayani orang lain. Pastikan hanya senyum kebaikan yang menghiasi wajah Anda. Pastikan semua yang ada dimulut dan bibir Anda terawat dengan baik. Selamat berlatih!!!&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/30/senyum-tulus-adalah-bahasa-komunikasi-terbaik-7271663/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-29:/2009/10/29/kendalikan-emosi-marah-anda-7268863/</id><title>Kendalikan Emosi Marah Anda.</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/29/kendalikan-emosi-marah-anda-7268863/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-29T16:14:46+01:00</published><updated>2009-10-29T16:14:46+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Ketika Emosi Marah Anda Menyakiti Orang Lain, Jangan Berbangga Atau Tersenyum Menang, Sebab Orang Lain Pasti Muak Dengan Anda Dan Emosi Marah Anda."-Djajendra&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Memarahi orang lain itu sangat gampang, siapapun bisa marah, dan marah itu energi emosi terburuk yang ada di dalam diri Anda. Persoalannya bukanlah membiarkan diri Anda hidup bersama emosi marah, tapi Anda harus bekerja keras untuk mengendalikan dan menghapus energi marah dari diri Anda, agar Anda terlihat pintar, baik, tulus, cerdas, sabar, percaya diri, dan enak dilihat oleh orang lain. Mampukah Anda?, atau maukah Anda hidup tanpa emosi marah? Semua jawabannya hanya Anda yang tahu, hanya Anda sendiri yang bisa menjawabnya. Anda hanya perlu ingat, bahwa emosi marah hanya mempercepat Anda diserang oleh berbagai macam penyakit komplikasi, yang berpotensi mengurangi rasa nyaman Anda dalam hidup ini.&lt;br&gt;
Pribadi cerdas adalah pribadi yang tercerahkan oleh sifat-sifat baik, dia adalah pribadi yang melatih semua emosi marah untuk dijadikan emosi cinta yang penuh perhatian dan kepedulian pada kehidupan dirinya dan orang - orang lain. Dia selalu menggunakan akal sehat untuk melihat hidup dari mata hatinya yang telah tercerahkan oleh bahasa-bahasa kemanusiaan yang penuh cinta, kasih sayang, perhatian, dan kepedulian.&lt;br&gt;
Mengendalikan emosi marah berarti Anda tulus dalam antusias besar, untuk mengidentifikasi semua kebiasaan buruk Anda dan menghentikannya segera mungkin, agar kebiasaan buruk itu tidak menjadi racun yang merusak semua reputasi dan kredibilitas Anda.&lt;br&gt;
Hidup ini memang tidak sempurna. Dan setiap orang memiliki keterbatasan dan kesulitannya tersendiri untuk mengendalikan dan menghapus emosi marah dari dirinya, tetapi ketidaksempurnaan dan keterbatasan itu janganlah dibiarkan menjadi sebuah persetujuan buat membiarkan emosi marah hidup dan berkembang di dalam diri Anda. Anda harus tegas dalam komitmen yang jujur untuk mendepak dan menghapus semua emosi marah dari diri Anda. Sebab, tanpa emosi marah Anda adalah pribadi yang tercerahkan untuk hidup sehat dan bahagia.&lt;br&gt;
Tingkatkan kualitas diri Anda dengan cara-cara kebaikan yang penuh dengan sikap sabar dalam toleransi pergaulan, yang saling menghormati dan saling menghargai.&lt;br&gt;
Jadilah pribadi yang memilih untuk berbicara tanpa dipengaruhi rasa marah. Jadilah pribadi yang penuh sabar dalam melihat realitas hidup hari ini. Jadilah pribadi yang peduli dan langsung memberi jalan keluar terbaik buat siapapun.&lt;br&gt;
Bangun citra diri Anda sebagai pribadi yang cerdas, pintar, sabar, tulus, berkomitmen, percaya diri, dan peduli pada orang lain. Untuk itu, Anda tidak boleh jatuh ke dalam perangkap emosi marah. Sebab, sekali Anda bersatu dalam emosi marah, maka diri Anda akan dikenal oleh orang lain sebagai tukang marah-marah. Jadi hindari gambar buruk Anda dengan cara melatih dan berlatih terus-menerus untuk menghapus semua emosi marah dari diri Anda. Ingat, manusia yang tercerahkan adalah jiwa-jiwa yang matang dengan tanpa setitikpun emosi marah di dalam dirinya.&lt;br&gt;
Marah itu gampang, marah itu sifat orang barbar, sedangkan sifat orang tercerahkan adalah sabar dan penuh peduli. &lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/29/kendalikan-emosi-marah-anda-7268863/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-28:/2009/10/28/apakah-manusia-itu-sekedar-human-capital-7257779/</id><title>Apakah Manusia Itu Sekedar Human Capital?</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/28/apakah-manusia-itu-sekedar-human-capital-7257779/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-28T01:13:34+01:00</published><updated>2009-10-28T01:13:34+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Selalu Lebih Mudah Membuang Orang Daripada Mengembangkan Mereka." – John C. Maxwell, Mentoring 101&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Manusia adalah sumber daya yang sangat penting dan sangat menentukan suksesnya sebuah organisasi bisnis. Oleh alasan itu, manusia disebut sebagai human capital oleh para pakar sumber daya manusia. Di mana, sebutan human capital buat manusia korporasi terkesan sangat bernuansa kapitalis dan hal ini sering sekali memperangkap setiap pekerja dengan beban kerja yang luar biasa tinggi. Pada saat ini sebagian besar waktu dari para pekerja korporasi dihabiskan dijalan dan ditempat kerja, dan sangat sedikit waktu buat keluarga mereka. Para ahli sumber daya manusia paling getol menciptakan berbagai macam sistem yang bertujuan memeras tenaga manusia secara maksimal, yang mana semua itu bertujuan memaksimalkan produktivitas dari sebuah bisnis tanpa memperhatikan sisi kemanusiaan dan sisi spiritualitas dari para pekerja. Sejak dari proses rekrutmen yang super ketat dengan fit and proper test nya sampai dengan proses evaluasi kinerja, para pekerja tersebut diperlakukan dengan sangat tidak manusiawi, di mana unsur kemanusiaan menghilang dan unsur menguangkan manusia melalui proses kerja yang berbeban tinggi menjadi andalan para ahli sumber daya manusia pada saat ini. Sering sekali persoalan pengetahuan dan kemampuan yang menjadi pemenang di bandingkan persoalan etika, moral, sikap, dan karakter. Dominasi pengetahuan dan kemampuan terhadap kompetensi pekerja berakibat pada hilangnya nilai-nilai kemanusiaan dalam sebuah pekerjaan. Manusia telah disamakan dengan mesin, yang mana kemampuan manusia telah diukur seperti kita mengukur kemampuan mesin. Setiap pekerja yang mampu menjadi mesin bisnis yang tangguh cukup diberi gaji dan bonus yang super besar, tidak peduli apakah mereka terjebak dalam depresi ataupun kebosanan kerja, yang penting setiap pekerjaan dan tanggung jawab di laksanakan dengan sempurna, dan kinerja optimal dapat dihasilkan secara sempurna.&lt;br&gt;
Dari pengalaman saya mengajar dari satu perusahaan ke perusahaan yang lain, persoalan yang paling sering muncul adalah kepemimpinan, komunikasi, dan etos kerja, yang mana ketiga hal ini selalu menjadi alasan utama dari ketidakharmonisan hubungan kerja di sebuah organisasi bisnis. Padahal sejak rekrutmen perusahaan-perusahaan itu telah menggunakan konsultan-konsultan rekrutmen yang berkelas dunia, dengan biaya rekrutmen yang luar biasa tinggi, tapi ketika para pekerja mulai menjadi human capital, maka sifat kemanusiaan mereka muncul dan mereka berontak dalam sikap diam untuk dijadikan sebagai human capital. Akibatnya, harapan perusahaan terhadap kinerja pekerjanya tidak mencapai target, dan semua ini jelas sangat merugikan masa depan bisnis perusahaan ke arah yang lebih baik. Persoalan dimesinkannya manusia adalah persoalan yang sangat jarang sekali dapat dipahami oleh para ahli sumber daya manusia. Sebab, para ahli sumber daya manusia telah terbiasa menggunakan alat Manpower planning mereka untuk rekrutmen, seleksi, hire, penilaian, dan lain sebagainya dengan alat-alat ukur yang tidak mempertimbangkan manusia sebagai energi kreatifitas tanpa batas itu, yang mereka pikirkan hanyalah bahwa manusia dapat diukur seperti mengukur kinerja dari sebuah mesin. Manusia pada intinya adalah pribadi-pribadi sosial yang membutuhkan interaksi kemanusiaan secara utuh. Sedangkan para ahli sumber daya manusia telah menciptakan alat-alat ukur dari sudut kapitalisme, yang mana jelas sangat bertolak belakang dengan sifat dasar manusia sebagai pribadi sosial. Hanya melalui sistem dan kultur yang mampu melihat manusia dari sisi kemanusiaannya, yang akan menciptakan budaya kerja yang kokoh dengan hubungan kerja yang harmonis. Dan, semua itu akan menghasilkan organisasi bisnis yang kuat dengan kekuatan kolaborasi, koordinasi, dan beretika tinggi dalam fondasi budaya trust. &lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training silakan hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/28/apakah-manusia-itu-sekedar-human-capital-7257779/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-26:/2009/10/26/latih-intuisi-anda-7250062/</id><title>Latih Intuisi Anda</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/26/latih-intuisi-anda-7250062/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-26T23:19:21+01:00</published><updated>2009-10-26T23:19:21+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Melatih Intuisi Sama Dengan Mempertajam Daya Batin Bawah Sadar, Di Mana Hal-Hal Yang Tak Terpikir Oleh Batin Sadar, Dapat Terlihat Oleh Kekuatan Daya Batin Bawah Sadar Melalui Firasat Dan Perasaan Yang Kuat."- Djajendra &lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;"Intuisi Itu Sama Seperti Masa Otot Tubuh, Bila Tidak Dilatih Dengan Konsisten, Maka Masa Otot Tubuh Akan Menyusut, Dan Demikian Juga Dengan Intuisi, Yang Bila Tidak Dilatih Dan Dikembangkan Secara Konsisten, Maka Kemampuan Intuisi Tersebut Akan Berkurang, Dan Lama Kelamaan Akan Lenyap Dari Potensi Diri."-Djajendra&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;"Cara Melatih Intuisi Adalah Dengan Memerhatikan Berbagai Firasat Dan Perasaan Hati, Lalu Mempercayai Semua Perasaan Dan Firasat Tersebut Sebagai Sebuah Pertanda Dari Tuhan."- Djajendra&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Saat seseorang melatih dirinya dengan berbagai sumber kebijaksanaan hidup, maka ia akan memiliki sebuah kekuatan dari pikiran bawah sadar, yaitu yang disebut dengan intuisi. Intuisi secara otomatis memberikan jawaban - jawaban untuk kebutuhan dalam pengambilan keputusan terbaik. Intuisi lebih kuat dibandingkan dengan bakat dan pengetahuan. Intuisi merupakan hasil dari berbagai wawasan, pengalaman, dan pengetahuan yang melebur di dalam pikiran bawah sadar. Ketenteraman jiwa dan pikiran akan membuat intuisi menjadi semakin cemerlang dengan gagasan dan pandangan yang menciptakan hasil maksimal. Intuisi juga akan tumbuh dan menjadi kuat dalam perilaku profesionalisme yang menjunjung pembelajaran dan penghayatan nilai - nilai keberhasilan. Setiap orang memerlukan proses hidup yang panjang dengan pengalaman yang beragam agar kekuatan intuisinya mendekati realitas imajinasinya. Kesadaran yang tulus dalam melihat semua aspek perjalanan hidup akan memberikan nilai - nilai positif ke dalam intuisi seseorang. Intuisi merupakan pancaindra keenam yang mendorong seseorang untuk meraih keberhasilan.&lt;br&gt;
Pertanyaannya pernahkah Anda berniat melatih dan mengembangkan intuisi Anda, menjadi sebuah kekuatan yang membantu Anda dalam mencari solusi-solusi hebat di dalam hidup Anda?. Kalau belum, maka saatnya Anda melirik potensi intuisi Anda untuk digarap secara optimal. Intuisi itu adalah energi sukses yang ada di dalam diri Anda, yang kalau Anda kelola secara profesional, maka ia akan menjadi kekuatan yang mampu membimbing setiap langkah Anda menuju sukses. Intuisi selalu muncul dalam wujud perasaan yang mendorong pikiran sadar Anda, untuk mengambil sikap dan tindakan yang diperlukan dalam mencapai hal-hal terbaik di dalam hidup Anda.&lt;br&gt;
Menurut Ric Giardina, mantan direktur Intel Corporation, yang saat ini bekerja sebagai penulis dan pembicara, bahwa intuisi adalah bagian dari alam bawah sadar yang memberikan sinyal atau tanda, di mana intuisi itu mengetahui sesuatu yang tidak dimengerti oleh kesadaran manusia. Oleh sebab itu, intuisi harus dilatih dan dikembangkan sedemikian rupa agar dapat menjadi sebuah kekuatan batin yang Andal.&lt;br&gt;
Ketika Anda memutuskan untuk melatih dan mengembangkan intuisi Anda, maka Anda sebenarnya telah bergerak ke arah yang lebih tinggi, sebab dengan intuisi yang teroptimalkan dalam hidup Anda, Anda pasti mampu melakukan hal-hal hebat buat sukses Anda.&lt;br&gt;
Intuisi itu sama seperti masa otot tubuh, bila tidak dilatih dengan konsisten, maka masa otot tubuh akan menyusut, dan demikian juga dengan intuisi, yang bila tidak dilatih dan dikembangkan secara konsisten, maka kemampuan intuisi tersebut akan berkurang, dan lama kelamaan akan lenyap dari potensi diri.&lt;br&gt;
Cara melatih intuisi adalah dengan memerhatikan berbagai firasat dan perasaan hati, lalu mempercayai semua perasaan dan firasat tersebut sebagai sebuah pertanda dari Tuhan.&lt;br&gt;
Melatih intuisi sama dengan mempertajam daya batin bawah sadar, di mana hal-hal yang tak terpikir oleh batin sadar, dapat terlihat oleh kekuatan daya batin bawah sadar melalui firasat dan perasaan yang kuat.&lt;br&gt;
Anda harus percaya dan yakin bahwa intuisi itu bukanlah sesuatu hal yang aneh dan tidak pantas, tapi intuisi itu tidak lebih dari sebuah kekuatan batin yang perlu dilatih dan dikembangkan, untuk menjadi kekuatan yang wajar dalam perjalanan hidup Anda.&lt;br&gt;
Kebanyakan orang selalu menyembunyikan dan mengabaikan semua potensi intuisinya, ataupun malu dan takut untuk mengekspresikan intuisinya pada kehidupan nyata. Hal ini pada dasarnya akan merugikan potensi sukses yang ada pada mereka. Sebab, intuisi tidak lain dari energi positif yang bila tidak dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal akan menjadi sia-sia. Intuisi merupakan sebuah kekuatan dari daya batin bawah sadar Anda, yang bila Anda manfaatkan secara optimal, ia mampu mengatasi semua potensi gagal Anda, tapi apabila Anda ragu dan malu melatih intuisi Anda, maka Anda tidak akan pernah memiliki kekuatan intuisi dalam hidup Anda. Hidup ini sebuah pilihan dan pilihan Anda itulah milik Anda.&lt;br&gt;
Untuk memahami persoalan intuisi lebih mendalam silakan baca buku karya Ric Giardina yang berjudul"The Bona Fide Integrity".&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training silakan hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
	&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/26/latih-intuisi-anda-7250062/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-25:/2009/10/25/silabus-pelatihan-kepemimpinan-dan-motivasi-the-best-habits-of-excellent-leaders-7243454/</id><title>Silabus  Pelatihan Kepemimpinan Dan Motivasi  - "The Best Habits Of Excellent Leaders"</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/25/silabus-pelatihan-kepemimpinan-dan-motivasi-the-best-habits-of-excellent-leaders-7243454/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-25T22:58:33+01:00</published><updated>2009-10-25T22:58:33+01:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Bangunlah Orang Dengan Dorongan. Berikanlah Pujian Pada Orang Lain Dengan Pengakuan. Berikanlah Pengakuan Pada Orang Lain Melalui Ucapan Terima Kasih." – John C Maxwell, Mentoring 101&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Program Satu Hari (8 Jam/4 Sesi)&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Judul: The Best Habits Of Excellent Leaders  -  Memimpin Diri Sendiri Untuk Menghasilkan Kualitas Dan Pelayanan Kerja  Terbaik Di Internal Perusahaan.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Deskripsi Training The Best Habits Of Excellent Leaders&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Sudah sangat lazim bila orang-orang yang bekerja di perusahaan akan saling berkompetisi; akan saling bermain politik kantor untuk menyingkirkan lawan-lawannya; akan saling membentuk kelompok kekuatan masing-masing untuk berkuasa di perusahaan. Persoalannya, apakah semua perilaku kuno itu masih penting? Zaman telah berubah menuju kepada mengoptimalisasikan kualitas diri, tapi sayangnya masih banyak pegawai perusahaan yang masih berpikir dan bekerja dengan cara-cara kuno.&lt;br&gt;
Sebuah perusahaan di masa kini harus dijadikan sebagai organisasi berkinerja optimal dengan cara mengoptimalkan semua potensi dan bakat dari&lt;br&gt;
para pegawainya. Perusahaan tidak saja harus fokus untuk membangun bisnisnya menjadi cemerlang, tetapi juga harus fokus untuk membangun komunitas yang lebih berkinerja, lebih damai, lebih sejahtera, lebih&lt;br&gt;
bahagia, lebih sehat, dan lebih berkualitas.&lt;br&gt;
Ada tiga kekuatan terpenting yang harus digarap perusahaan dengan cara-cara terbaik, yaitu kekuatan pegawai, kekuatan customer, dan kekuatan&lt;br&gt;
shareholder. Tanpa tiga kekuatan ini perusahaan akan selalu berada di batas krisis dan secara bertahap akan mengalami kemunduran.&lt;br&gt;
Perusahaan harus membangun visi yang jelas dan misi yang menguntungkan para stakeholder. Khususnya untuk kebahagiaan dan kenyamanan customer, pegawai, dan shareholder.&lt;br&gt;
Salah satu cara menuju perusahaan yang sehat dan berkinerja tinggi adalah mengembangkan para pegawai supaya dapat memimpin diri sendiri tanpa berkonflik dengan pegawai lain, dan tanpa gila pada jabatan. Artinya, perusahaan harus mengembangkan mind set dari setiap pegawainya untuk menjadi pemimpin dalam setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada mereka, tanpa harus memikirkan untuk merampas pekerjaan kolega&lt;br&gt;
mereka. Jadi, mind set untuk bekerja dengan cara-cara profesional dan kemampuan untuk memimpin pekerjaan tanpa diembel-embelin oleh sebuah jabatan. Pegawai-pegawai yang mampu mengoptimalkan keterampilan diri&lt;br&gt;
mereka dengan semua potensi dirinya akan menjadi benih sukses buat kinerja perusahaan yang lebih tinggi.&lt;br&gt;
Kesehatan perusahaan sangat tergantung kepada kesehatan mental dari para pegawainya. Jika para pegawai selalu berpikir positif, selalu bekerja dengan emosi baik, selalu bertindak dengan cara-cara profesional, maka perusahaan pasti akan berada pada tingkat kesehatan yang prima.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Konsep Dasar&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Secara garis besar, pelatihan" The Best Habits Of Excellent Leaders" - Memimpin Diri Sendiri Untuk Menghasilkan Kualitas Dan Pelayanan Kerja Terbaik Di Internal Perusahaan. Berangkat dari sebuah konsep dasar untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan motivasi para peserta. Selanjutnya, konsep dasar ini akan terfokus kepada pengembangan mind set peserta untuk mampu menjaga dan merawat jiwa, raga, dan pikiran mereka, agar mereka menjadi pribadi-pribadi yang efektif, unggul, dan berkinerja optimal di pekerjaan mereka.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Tujuan Pelatihan.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Tujuan utama pelatihan ini adalah memberikan pencerahan dan motivasi kepada peserta, untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan mereka terhadap&lt;br&gt;
diri sendiri dan terhadap semua aspek kerja mereka di perusahaan.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Manfaat Pelatihan.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;1.Peserta akan mendapatkan pencerahan untuk membangkitkan potensi terbaik dari dalam diri.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;2.Peserta akan mendapatkan pencerahan untuk mengembangkan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual buat menciptakan tempat kerja yang efektif, harmonis, dan yang membahagiakan semua pihak.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;3.Peserta akan mendapatkan pencerahan untuk menjadi pemimpin yang efektif di semua aspek, fungsi, dan peran kerja.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;4.Peserta akan mendapatkan tips dan trik untuk menuju hidup yang diperkaya dengan nilai-nilai positif.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;5.Peserta dapat mendiskusikan semua persoalan dan tantangan kerja, untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi dari pembicara&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Metode Pelatihan.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Presentasi Langsung, Tanya Jawab, Pencerahan, Brainstorming, Role Play. Studi Kasus, Diskusi,Games, Ice Breaker, dll.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Materi Pembahasan.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Pk.09.00-10.30 Wib. Sesi 1: Bekerja Cerdas Dan Hidup Bahagia&lt;br&gt;
Dalam sesi pertama ini peserta akan belajar cara meraih sukses dengan etos kerja terbaik, menjadi pribadi yang efektif dan bahagia, dengan bekerja dan menjalani kehidupan kantor pada level yang ideal.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Pk.10.30 - 10.40 Wib. Break&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Pk. 10.40 - 12.10 Wib. Sesi 2: Self Leadership - Memimpin Diri Sendiri Untuk Menghasilkan Kualitas Kerja Terbaik.&lt;br&gt;
Dalam sesi kedua ini peserta akan belajar cara untuk memimpin diri sendiri. Khususnya, untuk memimpin semua fungsi dan peran dirinya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada perusahaan.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Pk.12.10 - 13.10 Wib. Lunch Break&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Pk.13.10 - 14.30 Wib. Sesi 3: Motivasi - Untuk Meraih Sukses, Anda Harus Jadi Yang Terbaik!&lt;br&gt;
Dalam sesi ketiga ini peserta akan belajar cara untuk menjadi pribadi terbaik yang berkualitas tinggi. Di mana, peserta akan dimotivasi untuk mau mengenali semua kekuatan dari potensi dirinya. Lalu, melatih semua kekuatan tersebut untuk direalisasikan dalam wujud prestasi dan kinerja yang hebat.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Pk.14.30 - 14.40 Wib. Break&lt;br&gt;
Pk. 14.40 - 16.10 Wib.  Sesi 4: ESQ - Emosional Spiritual Quotient&lt;br&gt;
Dalam sesi keempat ini peserta akan belajar cara memanfaatkan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual untuk membangun hubungan kerja yang&lt;br&gt;
harmonis dengan setiap orang di kantor.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Profile Pembicara/Trainer &lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Djajendra Adalah Praktisi, Penulis, Dan Pembicara Di Bidang Manajemen Korporasi.  Tahun 1992 Sambil Bekerja Di Rabobank Indonesia, Djajendra Memulai Kariernya Sebagai Coach Yang Mengajar Di Berbagai Perusahaan Di&lt;br&gt;
Indonesia, Malaysia, Dan Singapore, Termasuk Sebagai Dosen Di STIE Perbanas -Jakarta.  Sudah Banyak Audience Yang Pernah Mengikuti Pelatihan Djajendra.  Dalam Setiap Sesi Pelatihan, Djajendra Selalu Fokus Untuk Memberikan  Inspirasi, Motivasi, Wisdom, Success Secrets, Dan Pengetahuan.&lt;br&gt;
Gaya Penyampaian Presentasi Djajendra Bersikap Profesional, Ramah, Perhatian, Dinamis, Energik, Terbuka, Hangat, Realistis, Menyenangkan,&lt;br&gt;
Berempati Tinggi, Bersahabat, Dan Membesarkan Hati Audience.&lt;br&gt;
Standar Penyampaian Materi Presentasi Terfokus Kepada Nilai-Nilai Yang Terbuka Terhadap Ide-Ide Baru Yang Positif Dan Bermanfaat Buat Sukses Organisasi Dan Audience.&lt;br&gt;
Seluruh Konsep Pelatihan Djajendra Terfokus Kepada Upaya Memotivasi Dan Membangun Mind Set Positif Dari Audience, Agar Audience Dapat Terinspirasi&lt;br&gt;
Untuk Meningkatkan Kualitas Berpikir Dan Bertindak Yang Lebih Efektif, Positif, Dan Cemerlang Di Tempat Kerja.&lt;br&gt;
Karier Kerja Djajendra  Adalah  Sebagai Direktur Operasional Dan Marketing Bank Putra Multikarsa, Direktur Loka Adipura Exchange, Auditor Rabobank&lt;br&gt;
Indonesia, Assisten Manajer Bank Internasional Indonesia, Auditor Di Kantor Akuntan Publik Sudjendro, Sebagai Direktur Dan Komisaris Di Beberapa Perusahaan Lainnya. Pendidikan S1 Bidang Ekonomi Akuntansi Di&lt;br&gt;
Universitas Trisakti, Program MBA In Banking Di Nitro Institute Of Banking &amp; Finance. CEO Advanced Executive Program Di Kellogg School Of Management Northwestern University, Amerika Serikat. Dan, Mengikuti Advance Banking Program Dari Barkeley University Di Hongkong.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/25/silabus-pelatihan-kepemimpinan-dan-motivasi-the-best-habits-of-excellent-leaders-7243454/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-25:/2009/10/25/anda-tidak-bisa-menghalangi-orang-untuk-meraih-sukses-7238828/</id><title>Anda Tidak Bisa Menghalangi Orang Untuk Meraih Sukses</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/25/anda-tidak-bisa-menghalangi-orang-untuk-meraih-sukses-7238828/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-25T09:23:01+01:00</published><updated>2009-10-25T09:23:01+01:00</updated><content type="html">	&lt;p&gt;"Dengan Apa Yang Kita Terima, Keberadaan Kita Hanya Sementara, Namun Kita Hidup Selamanya Melalui Apa Yang Kita Berikan." – Douglas M. Lawson&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;"Anda Tidak Bisa Menghalangi Orang Yang Berkomitmen Untuk Meraih Kesuksesan. Letakkanlah Balok-Balok Untuk Menghalangi Jalannya, Dan Ia Akan Menggunakannya Sebagai Batu Loncatan Dan Memanjatnya Untuk Meraih Sesuatu Yang Besar. Ambillah Uangnya Dan Ia Akan Membuat Kemiskinannya Mendesak Dirinya Agar Makin Maju. Orang Yang Sukses Memiliki Program, Ia Memastikan Kegiatannya Dan Tekun Mengerjakannya, Ia Membuat  Rencana Dan Mengerjakannya, Ia Berjalan Lurus Ke Arah Tujuannya. Ia Tidak Tergoyahkan Setiap Kali Kesulitan Menghalanginya. Jika Ia Ditolak, Ia Malah Mengubahnya Menjadi Sebuah Prestasi." – Joe Griffith, Pembicara Motivasional&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;"Ketika Orang Dibuat Merasa Aman, Penting, Dan Dihargai, Mereka Tidak Lagi Merasa Perlu Merendahkan Orang Lain Agar Terlihat Lebih Baik." – Virginia Arcastle&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;"Sukses Itu Ada Di Dalam Diri Setiap Orang, Hanya Saja Ada Yang Mampu Memahaminya Dan Mengoptimalkannya, Dan Ada Juga Yang Bingung Dalam Keluh-Kesah Mereka." - Djajendra&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;"Mudah Untuk Mengenali Para Pemimpin Besar Dan Berbakat Ketika Mereka Terkenal, Namun Bagaimana Halnya Ketika Mereka Belum Memperoleh Nama?" – John C Maxwell, Mentoring 101&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;"Ketika Bertambah Tua, Saya Memberikan Lebih Sedikit Perhatian Pada Apa Yang Orang Katakan. Saya Hanya Memperhatikan Apa Yang Mereka Lakukan." – Andrew Carnegie&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;"Saya Selalu Percaya Bahwa Seseorang Yang Mau Berjuang Bersama Misi Hidupnya, Dan Mau Bersabar Bersama Harapan Dan Impiannya, Pasti Akan Sampai Ke Puncak Sukses Tertinggi Kehidupannya." - Djajendra&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;"Masa Depan Ada Di Tangan Orang – Orang Yang Melakukan Pekerjaannya." – Dr. George W. Crane&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;"Alasan Mengapa Sangat Banyak Orang Hidupnya Biasa-Biasa Saja Adalah Karena Ketika Peluang Itu Mengetuk, Mereka Ada Di Halaman Belakang, Menanti Keberuntungan Mereka Datang."- Walter P. Chrysler&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;"Jangan Pernah Bekerja Sambil Meremehkan Kemampuan Diri Sendiri, Tapi Bekerjalah Sambil Mengembangkan Kualitas Diri Dan Kualitas Dari Orang-Orang Yang Ada Disekitar."-Djajendra &lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/25/anda-tidak-bisa-menghalangi-orang-untuk-meraih-sukses-7238828/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-25:/2009/10/25/jangan-mengejar-sukses-melalui-kebiasaan-buruk-7237988/</id><title>Jangan Mengejar Sukses Melalui Kebiasaan Buruk</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/25/jangan-mengejar-sukses-melalui-kebiasaan-buruk-7237988/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-25T01:34:35+02:00</published><updated>2009-10-25T01:34:35+02:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Ketika Kita Mengejar Sukses Dengan Perasaan Syukur Dan Terima Kasih, Kita Akan Dilindungi Oleh Kekuatan Baik Untuk Mendapatkan Kebahagiaan Sejati." – Djajendra&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Kita semua pasti menginginkan sukses di semua bidang yang kita tekuni, tetapi sukses sejati hanya akan dihasilkan ketika pikiran, emosi, dan tindakan berada di jalan yang berintegritas tinggi dan jujur. Persoalannya, untuk terus berada di jalan yang benar dan jujur tidaklah mudah. Mungkin saja kita menginginkan setiap hal berjalan secara benar dan jujur, tapi mungkin saja lingkungan disekeliling kita tidak menghendaki kita menjadi benar dan jujur. Dan, hal ini merupakan tantangan dan sekaligus dilema yang harus diatasi secara bijaksana.&lt;br&gt;
Saat kita tidak peduli terhadap prinsip-prinsip hidup yang berlandaskan kejujuran, keadilan, beretika, bermoral, dan berkebaikan, maka biasanya kita akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sukses. Saat kita menghalalkan segala cara untuk meraih sukses, saat itu juga energi negatif akan menguasai diri kita. Pikiran bawah sadar secara otomatis akan merekam semua sikap, perilaku, dan niat negatif di dalam data base nya. Akibatnya, semua kesuksesan yang kita miliki akan menjebak kita di dalam penderitaan batin yang berkepanjangan. Perasaan takut rugi, perasaan takut kehilangan harta benda, perasaan gengsi, perasaan – perasaan negatif lainnya akan menjadi sahabat yang mengiringi perjalanan sukses kita. Artinya, secara materi dan penampilan kita di masyarakat terlihat luar biasa hebat, tapi secara internal batin dan pikiran, kita akan selalu berada di dalam penderitaan.&lt;br&gt;
Kita tidak bisa membohongi diri kita, sebab di dalam diri kita ada sebuah kekuatan yang sangat jujur dan selalu mencatat apa adanya. Kekuatan itu disebut pikiran bawah sadar, otak besar atau otak kanan.&lt;br&gt;
Saat ini banyak sekali para ahli sedang mencoba membuka misteri otak kanan, tapi menurut saya misteri otak kanan tetaplah akan menjadi misteri yang sejatinya merupakan rahasia Tuhan, dan memperlihatkan kebesaran Tuhan.&lt;br&gt;
Saat kita mengejar sukses melalui kebiasaan buruk yang tanpa etika, maka sesungguhnya kita sedang menggiring diri kita ke dalam penderitaan. Ingat, diri kita tidak pernah bisa dibohongi, sebab ada otak kanan yang selalu menjadi tempat terjujur di dalam diri siapa pun.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/25/jangan-mengejar-sukses-melalui-kebiasaan-buruk-7237988/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-23:/2009/10/23/rekan-kerja-anda-ingin-merasa-dihargai-7232574/</id><title>Rekan Kerja Anda Ingin Merasa Dihargai</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/23/rekan-kerja-anda-ingin-merasa-dihargai-7232574/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-23T23:31:33+02:00</published><updated>2009-10-23T23:31:33+02:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Bantulah Selalu Orang Lain Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Mereka Sendiri. Kembangkanlah Keahlian Anda Dalam Membuat Orang Lain Merasa Penting. Sangat Jarang Ada Pujian Yang Lebih Bisa Anda Berikan Pada Seseorang Daripada Membantunya Untuk Menjadi Berguna Dan Untuk Menemukan Kepuasan Karena Ia Berguna." – Donald Laird.&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Salah satu penyebab terjadinya konflik di pekerjaan adalah kurangnya perasaan saling menghargai. Perasaan untuk saling menghargai ini sangat penting dan sangat menentukan kinerja dan keberhasilan perusahaan dalam mencapai target tertinggi. Jika perusahaan bersama-sama pimpinan dan karyawannya tidak mampu mengendalikan diri untuk saling menghargai dalam sebuah keharmonisan hubungan kerja yang baik, maka dapat dipastikan semua hubungan kerja di manajemen perusahaan akan terganggu dan akan tidak berjalan seperti seharusnya.&lt;br&gt;
Setiap fungsi, peran, dan perilaku kerja wajib di atur dalam sebuah panduan etika bisnis perusahaan. Dan, etika bisnis perusahaan ini seharusnya menjadi alat yang melindungi setiap pimpinan dan karyawan perusahaan secara baik. Bila masing-masing orang saling melanggar etika kerja dan etika bisnis perusahaan, maka secara otomatis semua hal baik pun akan hilang dan akan tergantikan oleh hal-hal yang tidak baik. Oleh karena itu, setiap pimpinan dan setiap karyawan harus bekerja dengan kesadaran tertinggi untuk selalu patuh menjalankan standard operating procedure(SOP) perusahaan, etika bisnis perusahaan, code of conduct perusahaan, dan semua aturan, sistem, kebijakan, dan peraturan perusahaan secara profesional dan bijaksana.&lt;br&gt;
Hubungan kerja yang saling menghargai hanya dapat terwujud saat perusahaan, pimpinan, dan para pegawainya menjadi satu energi positif untuk menjalankan etika kerja dan etika bisnis perusahaan secara sempurna.&lt;br&gt;
Sikap dan perilaku untuk saling menghargai harus dimulai dari tekad perusahaan untuk menjalankan prinsip-prinsip kerja yang berlandaskan kepada integritas, kinerja, dan membebaskan perusahaan dari konflik kepentingan siapa pun. Artinya, perusahaan benar-benar dijalankan dengan sistem, prosedur, aturan, kebijakan, peraturan, dan energi yang terfokus kepada nilai-nilai yang saling menghargai dan yang saling melengkapi.&lt;br&gt;
Rekan kerja Anda ingin merasa dihargai dan demikian juga dengan diri Anda pasti ingin dihargai. Oleh karena itu, pastikan Anda mampu menjadi pribadi yang berpikir, bertindak, bersikap, dan berperilaku dengan mengedepankan nilai-nilai moral dan nilai-nilai kehidupan yang baik dan positif.  Hanya melalui nilai-nilai kebaikan yang positif, Anda dan rekan kerja Anda bisa saling menyatu untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/23/rekan-kerja-anda-ingin-merasa-dihargai-7232574/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-22:/2009/10/23/good-corporate-governance-perlu-di-motivasi-ke-mind-set-karyawan-7226193/</id><title>Good Corporate Governance Perlu Di Motivasi Ke Mind Set Karyawan</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/23/good-corporate-governance-perlu-di-motivasi-ke-mind-set-karyawan-7226193/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-23T00:25:15+02:00</published><updated>2009-10-23T00:25:15+02:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Sebelum Menganugerahi Anda Dengan Kesuksesan Besar, Kesempatan Biasanya Menguji Keteguhan Hati Anda Melalui Kesulitan." – Napoleon Hill&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Ketika tulisan ini di buat saya sedang berada di kota Jambi. Saya sedang melakukan sebuah perjalanan mengelilingi pulau Sumatra bersama tim good corporate governance dari sebuah perusahaan besar, yang memiliki banyak cabang di pulau Sumatra. Saya diajak tim good corporate governance tersebut untuk memberikan motivasi kepada para pegawai mereka, motivasi untuk menjalankan good corporate governance dan etika bisnis perusahaan secara baik.&lt;br&gt;
Pelatihan yang saya lakukan bersama tim GCG ini sifatnya kolaborasi, kami semua menjadi satu tim yang saling melengkapi. Konsep pelatihan kolaborasi memang masih sangat jarang dipraktikan di Indonesia, tapi saya sangat kagum dengan kekompakkan dan kemenyatuan tim GCG bersama diri saya di dalam perjalanan yang sangat membahagiakan hati ini. Tidak ada rasa lelah, tidak ada keluh-kesah, tidak ada wajah tanpa senyum. Setiap orang mampu memainkan peran dan fungsi masing-masing dengan luar biasa hebat. Saya benar-benar menemukan kekuatan energi positif yang luar biasa dari tim GCG tersebut.&lt;br&gt;
Sudah tidak zamannya lagi pelatihan pegawai bersifat satu arah, semua pelatihan pegawai harus bersifat multi arah. Artinya, setiap individu wajib secara proaktif berpartisipasi untuk mengutarakan pendapat dan ide mereka buat kemajuan perusahaan dan kemajuan diri mereka sendiri.&lt;br&gt;
Diperlukan pencerahan untuk menerangi batin dan pikiran para pegawai, sebab di dalam kegelapan batin dan pikiran para pegawai tidak akan mampu melihat apa pun. Mereka hanya mampu mendengar suara tanpa mampu melihat, dan bila suara yang mereka dengar itu suara negatif, maka mereka akan menjadi pribadi negatif, walaupun di batin dan pikiran mereka ada benih-benih untuk berpikir dan bertindak positif. Diperlukan pencerahan secara berkelanjutan untuk membuat para pegawai benar-benar memahami prinsip-prinsip positif dibalik praktik good corporate governance. Diperlukan kalimat-kalimat positif yang menegaskan nilai-nilai kebaikan yang ada di dalam good corporate governance. Diperlukan pribadi-pribadi yang berpikiran luas dan dewasa untuk menyampaikan kalimat-kalimat baik tentang good corporate governance dan etika bisnis. Dan, saya sangat beruntung dapat ditemani oleh sebuah tim GCG yang luar biasa cerdas, dewasa, dan menguasai semua seluk beluk permasalahan secara bijaksana.&lt;br&gt;
Pelatihan yang baik tidak hanya tergantung kepada sang pelatih atau pembicara, tapi sangat tergantung kepada pengetahuan, pengalaman, kedewasaan, dan kebesaran hati dari para pribadi yang bertanggung jawab kepada pelatihan tersebut.&lt;br&gt;
Di sepanjang perjalanan saya bersama tim GCG ini, saya menemukan pribadi-pribadi dewasa yang bijaksana dan sangat berpengalaman di bidang pekerjaan mereka, sehingga aura dan intuisi mereka lebih berbicara daripada kata-kata yang terucap.&lt;br&gt;
Perjalanan saya bersama tim GCG ini masih tersisa satu minggu lagi, perjalanan bahagia yang sulit terlupakan. Saya menulis tulisan ini dari lobi Abadi Hotel &amp; Convention Center, kota Jambi, di jalan Jend Gatot Subroto No.92-98.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/23/good-corporate-governance-perlu-di-motivasi-ke-mind-set-karyawan-7226193/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-22:/2009/10/22/etika-bisnis-menyelamatkan-para-karyawan-dan-pimpinan-dari-perangkap-masalah-7220720/</id><title>Etika Bisnis Menyelamatkan Para Karyawan Dan Pimpinan Dari Perangkap Masalah</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/22/etika-bisnis-menyelamatkan-para-karyawan-dan-pimpinan-dari-perangkap-masalah-7220720/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-22T07:32:35+02:00</published><updated>2009-10-22T07:32:35+02:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Hitung Hari Yang Hilang Di Mana Matahari Yang Tenggelam Mendapati Anda Tanpa Perbuatan Baik." – Napoleon Hill&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Aktifitas bisnis dilaksanakan dan ditujukan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan manusia, dan  agar aktifitas bisnis mampu berjalan secara baik diperlukan etika bisnis. Di mana, etika bisnis mampu memagari perilaku pekerjaan sehari-hari di kantor untuk membuat para pemimpin dan karyawan agar tidak terperangkap dalam masalah.&lt;br&gt;
Bila etika bisnis mampu dijalankan secara tegas dan konsisten, maka nilai-nilai yang ada di dalam etika bisnis tersebut dapat menciptakan sebuah aktifitas bisnis yang sehat dan berkualitas tinggi. Sebuah praktik bisnis yang bebas dari konspirasi buruk, yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, sehingga mampu mengoptimalkan shareholders value perusahaan.&lt;br&gt;
Secara prinsip etika bisnis itu mengatur agar para pemimpin dan karyawan di perusahaan tidak menjadi korban dari kegiatan bisnis tersebut. Oleh karena itu, pemahaman etika bisnis harus diikuti dengan kekuatan sifat baik yang didukung oleh nilai-nilai moral kehidupan yang tinggi.&lt;br&gt;
Etika bisnis wajib diimplementasikan secara baik oleh setiap orang di perusahaan, agar mampu memainkan peran dan fungsi manajemennya secara profesional, tanpa keluar dari aturan main yang ada di perusahaan, serta mampu memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik secara bijaksana.&lt;br&gt;
Etika bisnis itu seperti cahaya yang menerangi semua fungsi dan peran kerja karyawan dan pimpinan. Semakin terang pikiran si karyawan dan pimpinan untuk memahami dan mematuhi etika bisnis, akan semakin tinggi kualitas integritas dan kinerja mereka.&lt;br&gt;
Bila para karyawan dan pimpinan mampu mematuhi etika bisnis secara sempurna, maka secara otomatis mereka akan menjadi energi positif perusahaan;  mereka akan menjadi pribadi yang membangun kebaikan di organisasi; mereka akan menjadi pribadi istimewa yang berpotensi meraih sukses tertinggi; mereka akan menjadi pribadi yang dicari-cari oleh perusahaan lain untuk direkrut.&lt;br&gt;
Etika bisnis tidak sekedar aturan yang mengikat para karyawan dan pimpinan di perusahaan, tapi etika bisnis menjadi sebuah energi yang mampu menciptakan nilai tambah buat organisasi.&lt;br&gt;
Etika bisnis adalah perilaku moral dan sikap baik yang menjadi inti dari kekuatan sebuah manajemen,  dan inti dari sebuah kekuatan bisnis.  &lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/22/etika-bisnis-menyelamatkan-para-karyawan-dan-pimpinan-dari-perangkap-masalah-7220720/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-18:/2009/10/18/tegaskan-kalimat-kalimat-baik-ke-dalam-diri-anda-7197003/</id><title>Tegaskan Kalimat – Kalimat Baik Ke Dalam Diri Anda</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/18/tegaskan-kalimat-kalimat-baik-ke-dalam-diri-anda-7197003/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-18T22:34:00+02:00</published><updated>2009-10-18T22:34:00+02:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Suara Hati Terbaik Pasti Menjadikan Anda Sebagai Pribadi Terhormat, Suara Hati Terburuk Pasti Menjadikan Anda Sebagai Pribadi Tanpa Kehormatan." - Djajendra&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Menjadi pribadi yang berpikir positif tidaklah mudah, Anda harus terlebih dulu berlatih ekstra keras untuk mengusir kalimat-kalimat negatif yang mencoba mengganggu ketenteraman hidup Anda.&lt;br&gt;
Selalu saja akan ada  orang-orang berpikiran negatif yang mencoba mempengaruhi niat Anda untuk menjadi pribadi positif. Lantas apakah Anda harus menyerah ditangan orang-orang berpikiran negatif, atau apakah Anda akan berjuang terus untuk menjadi pribadi positif, walaupun saat Anda dikelilingi oleh lingkungan yang berpikiran negatif. Semua keputusan ada di tangan Anda dan hanya Anda yang boleh memutuskannya.&lt;br&gt;
Saat pikiran positif dan pikiran negatif bercampur baur dan mengganggu sistem keyakinan diri Anda, maka Anda membutuhkan terang dan kejernihan pikiran, untuk  memperkuat  sistem keyakinan Anda menjadi lebih tegas tanpa dalam keraguan.&lt;br&gt;
Miliki kekuatan untuk mendengar suara-suara kebaikan, dan miliki kekuatan untuk mengusir suara-suara negatif dari setiap sel diri Anda.  Suara positif mewakili sifat terang yang cendrung menjadikan Anda sebagai pribadi yang baik dengan kehormatan diri yang tinggi, sedangkan suara negatif mewakili sifat kegelapan yang cendrung membuat diri Anda tidak mampu melihat segala hal secara baik. Jadi, biarkan hanya suara-suara kebaikan yang masuk ke dalam pikiran dan emosi Anda, jangan pernah membiarkan  suara-suara negatif untuk mampir ke dalam batin, pikiran, dan emosi Anda.&lt;br&gt;
Suara hati yang baik akan mengajarkan hal-hal terbaik buat hidup Anda. Suara hati yang buruk hanya akan menghasilkan hal-hal terburuk di dalam kehidupan Anda. Hidup Anda adalah pilihan Anda. Jika Anda menginginkan menjadi pribadi baik dengan penuh kehormatan diri, maka Anda harus berjuang keras untuk melakukan pengendalian diri secara total, Anda harus rajin memperkuat  batin, pikiran, dan emosi Anda dengan kalimat-kalimat baik yang menegaskan kebaikan, kejujuran, kebenaran, kehormatan, dan  keberanian diri Anda untuk berkata tidak pada semua suara hati yang buruk.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/18/tegaskan-kalimat-kalimat-baik-ke-dalam-diri-anda-7197003/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-17:/2009/10/18/mencontoh-cara-presiden-merekrut-menteri-7190734/</id><title>Mencontoh Cara Presiden Merekrut Menteri</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/18/mencontoh-cara-presiden-merekrut-menteri-7190734/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-18T00:14:08+02:00</published><updated>2009-10-18T00:16:29+02:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Sikap Mental Anda Adalah Kunci Yang Paling Bisa Diandalkan Bagi Kepribadian Anda." – Napoleon Hill&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, mulai melakukan wawancara terhadap para calon menteri selama dua hari ini. Setelah diwawancara, sekitar 34 kandidat itu akan &lt;u&gt;langsung menandatangani dua macam kontrak yaitu pakta integritas dan kontrak kinerja&lt;/u&gt;. – KOMPAS.com, 17 October 2009.&lt;br&gt;
Kontrak integritas dan kontrak kinerja  adalah dua hal yang sangat penting dalam rekrutmen. Integritas adalah mutu, kualitas, kompetensi, kejujuran, kemampuan berdedikasi, loyalitas, dan kemampuan untuk bekerja dengan prinsip-prinsip good governance. Sedangkan kinerja adalah kemampuan untuk menjadi lebih produktif dan kecerdasan untuk menghasilkan nilai tambah kehidupan yang lebih besar.&lt;br&gt;
Perusahaan-perusahaan mungkin perlu mencontoh cara presiden merekrut menteri. Cara presiden ini terlihat sangat efisien, efektif, dan langsung tepat sasaran. Tidak berbelit-belit, tapi langsung fokus kepada inti persoalan. Jelas sekali, inti persoalan kita di dalam pembangunan  adalah integritas dan kinerja.  Tanpa integritas dan kinerja tidak akan ada hasil yang maksimal. Hanya melalui kekuatan integritas seseorang bisa menghasilkan kinerja dan nilai tambah kehidupan yang maksimal.&lt;br&gt;
Kita semua harus jujur bahwa ada dua hal yang selalu mengganggu dunia bisnis, yaitu integritas dari para stakeholder yang membuat kinerja bisnis menjadi tidak konsisten.  Integritas dari para stakeholder untuk bisa menjalankan prinsip-prinsip good corporate governance dengan baik. Sebab, prinsip-prinsip good corporate governance dapat menjadi langkah awal yang menentukan keberhasilan sebuah bisnis yang berkualitas tinggi. Dan bila sebuah bisnis mampu dioperasionalkan dengan kualitas tinggi, maka kinerja bisnis tersebut juga akan secara otomatis meningkat tajam.&lt;br&gt;
Pandangan atau mind set dari setiap karyawan  di perusahaan harus diarahkan untuk membangun integritas dan kinerja yang maksimal. Bila integritas dan kinerja maksimal dapat diwujudkan secara baik, maka para karyawan secara otomatis akan menjadi pribadi-pribadi yang tangguh yang tak tergoncangkan oleh situasi dan kondisi apa pun.&lt;br&gt;
Perusahaan yang baik pastinya didukung oleh para pimpinan dan para karyawan yang berintegritas tinggi, sehingga setiap kalimat  baik  yang diucapkan dari mulut mampu direalisasikan sesuai ucapan tersebut. Artinya, setiap rencana dapat dijalankan sesuai rencana dan dapat menghasilkan kinerja yang sesuai rencana.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/18/mencontoh-cara-presiden-merekrut-menteri-7190734/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-17:/2009/10/17/kemampuan-bersosialisasi-yang-mempengaruhi-kesuksesan-7187850/</id><title>Kemampuan Bersosialisasi Yang Mempengaruhi Kesuksesan</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/17/kemampuan-bersosialisasi-yang-mempengaruhi-kesuksesan-7187850/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-17T14:40:53+02:00</published><updated>2009-10-17T14:40:53+02:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Tidak Ada Gunanya Melihat Orang Lain Melalui Sikap Mental Yang Berkabut." – Napoleon Hill&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Pertanyaan: Seberapa besar kemampuan bersosialisasi mempengaruhi tingkat kesuksesan  seseorang di dalam satu perusahaan?&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Djajendra Menjawab&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Semakin sering Anda memperlihatkan sikap baik pada setiap hubungan Anda di kantor, semakin Anda dipercaya dan disayangi oleh pimpinan dan rekan kerja Anda. Tetapi hal yang paling penting adalah  bahwa Kemampuan bersosialisasi yang baik di kantor haruslah mengedepankan etika kerja dan etika bisnis yang ada di internal perusahaan. Walaupun Anda cerdas dan fleksible dalam pergaulan sehari-hari dilingkungan kantor, tapi bila Anda melampaui batas-batas pekerjaan dan tanggung jawab Anda, maka Anda berpotensi melanggar etika bisnis perusahaan, dan hal ini dapat menghilangkan peluang Anda untuk berkompetisi mencapai karir kerja yang lebih baik. Kemampuan bersosialisasi itu penting, tapi kemampuan bersosialisasi belum tentu mempengaruhi tingkat kesuksesan seseorang di dalam satu perusahaan. &lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Catatan: Tanya-jawab ini dibuat untuk majalah Cosmopolitan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/17/kemampuan-bersosialisasi-yang-mempengaruhi-kesuksesan-7187850/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-17:/2009/10/17/cara-membuat-cv-terlihat-menarik-7187826/</id><title>Cara Membuat CV Terlihat Menarik</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/17/cara-membuat-cv-terlihat-menarik-7187826/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-17T14:37:13+02:00</published><updated>2009-10-17T14:37:13+02:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Jika Tidak Tahu Mengapa Anda Gagal, Anda Tidak Lebih Bijaksana Dibanding Saat Memulai." – Napoleon Hill&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Pertanyaan: Hal-hal apa saja yang penting diperhatikan saat membuat CV agar  Terlihat  menarik?&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Djajendra Menjawab &lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Perlihatkan rasa percaya diri dan integritas untuk berkinerja maksimal melalui informasi – informasi yang benar di CV. Dan jangan lupa untuk melampirkan foto Anda yang memperlihatkan energy dan aura positif.  Pastikan Anda mencantumkan data diri Anda yang memperlihatkan mutu, kompetensi, dan kualitas diri Anda untuk pekerjaan yang Anda lamar.  CV Anda harus berorientasi untuk menjual semua potensi dan pengalaman yang Anda miliki. Oleh karena itu, Anda harus pintar dalam menyajikan  data diri, pendidikan, pengalaman kerja, kesehatan, hobi, dan hal-hal khusus lainnya dalam bahasa yang bercerita tentang komitmen dan tekad Anda.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Catatan: Tanya-jawab ini dibuat untuk Majalah Cosmopolitan&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/17/cara-membuat-cv-terlihat-menarik-7187826/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-16:/2009/10/16/pribadi-yang-bertanggung-jawab-dalam-pekerjaan-7184673/</id><title>Pribadi Yang Bertanggung Jawab Dalam Pekerjaan</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/16/pribadi-yang-bertanggung-jawab-dalam-pekerjaan-7184673/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-16T23:26:03+02:00</published><updated>2009-10-16T23:26:03+02:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Tanpa Tanggung Jawab Terhadap Pekerjaan, Kita Hanya Mempersiapkan Diri Untuk Gagal." - Djajendra&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Apakah Anda seorang pribadi yang merasa bertanggung jawab penuh atas pekerjaan Anda? Bila Anda bingung dan ragu untuk menjawab pertanyaan di atas, maka sebaiknya Anda mulai melakukan interospeksi diri buat mengoptimalkan sikap dan perilaku tanggung jawab Anda kepada pekerjaan Anda.&lt;br&gt;
Tanpa tanggung jawab Anda akan sulit mencapai puncak keberhasilan tertinggi. Tanpa tanggung jawab Anda hanya sibuk mengurusi aksi dan reaksi pekerjaan Anda. Tanpa tanggung jawab Anda tidak akan memiliki antusias, motivasi, dan keberanian untuk menjadi lebih baik. Tanpa tanggung jawab Anda tidak akan dipercaya oleh orang lain.&lt;br&gt;
Setiap pekerjaan membutuhkan tanggung jawab, membutuhkan perhatian dan kepedulian. Anda yang mampu memiliki tanggung jawab dan kepedulian total terhadap pekerjaan Anda, pasti akan menjadi pribadi yang berdedikasi secara total terhadap pekerjaan Anda.&lt;br&gt;
Dalam sebuah acara pelatihan di sebuah perusahaan gas, di daerah Belilas, Riau. Seorang peserta bertanya tentang arti tanggung jawab. Sebuah pertanyaan yang cerdas. Apalagi sangat jarang orang-orang mau bertanya tentang tanggung jawab, kalau bisa orang-orang selalu berupaya untuk mengaburkan makna tanggung jawab. Tetapi, pertanyaan di Belilas ini membuat saya tersenyum, ternyata masih ada orang-orang yang ingin memperkuat integritas dirinya buat mempertanggungjawabkan semua tugas dan pekerjaannya di kantor.&lt;br&gt;
Tanggung jawab berarti memikul semua kewajiban dan beban pekerjaan sesuai dengan batas-batas yang ada di job diskripsi. Setiap karyawan wajib bekerja sesuai tanggung jawab, dan tidak melewati batas-batas tanggung jawab yang ada. Sebab, bila karyawan bekerja melampaui tanggung jawabnya, maka si karyawan tersebut pasti akan melanggar internal control dan etika bisnis perusahaan. Jadi, setiap karyawan harus patuh dan bekerja sesuai dengan apa yang diberikan oleh perusahaan, sebatas tugas dan tanggung jawab yang diperbolehkan oleh perusahaan.&lt;br&gt;
Perusahaan harus benar-benar melakukan evaluasi dan pengkajian kembali terhadap setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada karyawan. Sebab, sering sekali perubahan menjadikan sebuah job diskripsi menjadi tidak efektif. Oleh karena itu, pemberian kepercayaan pada individu-individu karyawan di dalam organisasi perusahaan haruslah dirancang agar para individu tersebut mampu bertanggung jawab dalam pekerjaan sesuai harapan perusahaan.&lt;br&gt;
Semakin besar tanggung jawab yang diberikan perusahaan kepada seorang individu karyawan, maka semakin besar si karyawan harus membangun integritas dirinya dan sekaligus memiliki loyalitas dan keberanian untuk menerima tanggung jawab dari perusahaan.&lt;br&gt;
Tanggung jawab bukanlah sekedar kata-kata yang memperkuat jati diri, tapi tanggung jawab adalah komitmen dan kewajiban untuk melaksanakan semua pekerjaan melalui kompetensi diri yang hebat.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/16/pribadi-yang-bertanggung-jawab-dalam-pekerjaan-7184673/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-16:/2009/10/16/terjebak-dalam-ruang-kerja-7180940/</id><title>Terjebak Dalam Ruang Kerja</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/16/terjebak-dalam-ruang-kerja-7180940/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-16T13:08:10+02:00</published><updated>2009-10-18T01:20:07+02:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Segala Sesuatu Memberikan Hasil Terbaik Bagi Orang Yang Sebaik Mungkin Memanfaatkan Keadaan." – John Wooden&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Sering sekali para eksekutif terjebak di dalam ruang kerja, yang tidak memberi kesempatan dan waktu buat mereka untuk bersantai bersama keluarga. Dan hal ini terus berlangsung hingga menjadi kultur kerja yang membuat para eksekutif tersebut menjadi sulit untuk meninggalkan urusan kantor di kantor. Di era kerja yang penuh dengan kompetisi ketat ini, waktu menjadi sangat mahal dan sangat berharga, sehingga para eksekutif  harus pintar-pintar mengelola waktu kerja mereka, agar mereka tetap memiliki waktu untuk sejenak bersantai bersama keluarga.&lt;br&gt;
Saya sering mendapatkan beban kerja eksekutif yang melebihi jam kerja mereka, sehingga mau tidak mau mereka harus lembur untuk menyelesaikan kelebihan beban kerja tersebut dengan tambahan waktu. Hal ini berakibat pada hilangnya waktu untuk bersama-sama dengan keluarga mereka.&lt;br&gt;
Memang benar sudah ada time management yang bisa mengatasi berbagai persoalan waktu dan beban kerja, tapi ternyata time management sulit membudaya dalam perilaku kerja yang beban kerjanya tidak terukur secara proporsional. Pada umumnya para eksekutif yang saya pelajari ini memiliki sikap kerja yang mendominasi secara total dari semua aspek kehidupan mereka. Jadi, mereka benar-benar gila kerja dan tidak peduli pada urusan keluarga, yang berakibat hilangnya titik keseimbangan hidup mereka dalam perangkap beban kerja yang berlebihan dan mereka menikmatinya.&lt;br&gt;
Lantas apakah salah bila seseorang sulit meninggalkan urusan kantor di kantor? Atau apakah salah bila seseorang mencampuradukan waktu untuk urusan kantor dengan waktu untuk urusan rumah? Jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan itu bisa sangat beragam dan sangat tergantung kepada seberapa nyaman dan bahagia mereka dengan sikap mereka itu. Apabila mereka dan keluarga mereka menikmati semua itu secara wajar, maka tidak ada persoalan apa-apa dengan mencampuradukkan waktu kantor dengan waktu rumah, tapi hal ini jelas berdampak negatif pada sikap kerja yang profesional. Sebab, profesionalisme mengharuskan seseorang untuk mampu memisahkan urusan kantor dan urusan rumah secara tegas dan jelas. Jadi, ketika seseorang membawa urusan kantor sampai ke rumah, maka sesungguhnya ia telah membohongi dirinya sendiri sebagai profesional sejati.&lt;br&gt;
Ketika Anda sulit meninggalkan urusan kantor di kantor, maka sesungguhnya Anda telah gagal menjadi seorang eksekutif yang profesional. Oleh sebab itu, diperlukan upaya serius yang tekun dan penuh disiplin untuk mengajari diri sendiri, agar menjadi lebih patuh pada semua praktik-praktik kerja yang sehat dan baik. Melalui praktik-praktik kerja yang sehat dan baik, Anda akan mendapatkan nilai-nilai kehidupan kerja yang lebih terbuka, lebih adil, lebih jujur, dan lebih bertanggungjawab dalam integritas kerja yang utuh dan profesional.&lt;br&gt;
Mungkin di hari ini Anda bisa sangat menikmati perilaku kerja yang super sibuk, yang membuat Anda tidak mampu membedakan antara waktu kantor dan waktu rumah, tapi perilaku Anda ini akan sangat merugikan potensi Anda untuk jangka panjang, dan Anda akan terperangkap pada rutinitas kerja yang memperbudak Anda. Untuk tujuan menyelamatkan potensi hebat Anda buat masa depan yang lebih cemerlang, Anda harus mau melatih diri secara cerdik agar tidak sulit meninggalkan urusan kantor di kantor, dan Anda mampu memanfaatkan waktu luang  untuk bersama keluarga Anda, sambil mengasah potensi hebat Anda buat masa depan  yang lebih cemerlang.&lt;br&gt;
Ketika Anda sulit meninggalkan urusan kantor di kantor, maka Anda harus bangkit dan berupaya untuk bisa keluar dari perangkap kerja. Bila Anda sulit keluar dari perangkap beban kerja yang berlebihan, Anda hanya sedang menunggu saat yang tepat untuk diserang dan dikuasai oleh stress, insomnia, depresi, ketegangan otot, dan perasaan yang tidak stabil. Di mana, semua itu merupakan penyakit dari hilangnya titik keseimbangan hidup.&lt;br&gt;
Setiap orang memiliki hak mutlak untuk bersikap seperti yang diinginkannya dalam sebuah pekerjaan, tapi saya menyarankan agar Anda bersikap lebih cerdik sebelum waktu penyesalan tiba.&lt;br&gt;
Apabila Anda terlanjur masuk perangkap rutinitas kerja dengan beban berlebihan, saatnya Anda melakukan perbaikan secara bertahap, Anda tidak mungkin keluar dari perangkap beban kerja berlebihan itu dengan sekaligus, tapi  butuh selangkah demi selangkah untuk melakukan konsolidasi diri seperti yang seharusnya. Oleh sebab itu, saya sarankan Anda sebaiknya memiliki praktik-praktik kerja yang efesien, efektif, produktif, yang Anda yakini mampu mengeluarkan Anda dari perangkap beban kerja berlebihan itu. Pastikan bahwa Anda menguasai tehnik-tehnik kerja yang lebih efektif dan efisien untuk digunakan dalam menyelesaikan semua beban kerja berlebihan tersebut. Latilah diri Anda dengan tehnik-tehnik kerja yang lebih efektif dan efisien itu dan biasakan, lalu jadikan semua itu sebagai etos kerja Anda. Evaluasi semua aktivitas Anda itu secara regular per minggu, per bulan, per tiga bulan, per enam bulan, dan seterusnya, hingga Anda benar-benar terbebas dari perangkap beban kerja berlebihan dan rutinitas kerja yang memperbudak Anda. Hal terpenting adalah secara bertahap Anda mampu meninggalkan urusan kantor di kantor, dan Anda mampu membagi waktu hidup Anda untuk urusan kantor dan untuk urusan rumah secara sehat dan baik. Semua itu akan menghasilkan titik keseimbangan hidup Anda dalam wujud daya tahan mental, emosi, fisik, spiritual, yang lebih unggul dan cemerlang.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training silakan hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/16/terjebak-dalam-ruang-kerja-7180940/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:djajendra.blog.co.uk,2009-10-12:/2009/10/13/memodel-integeritas-modeling-integrity-7157154/</id><title>Memodel Integritas (Modeling Integrity)</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/13/memodel-integeritas-modeling-integrity-7157154/"/><author><name>djajendra</name></author><published>2009-10-13T00:06:19+02:00</published><updated>2009-10-13T00:26:47+02:00</updated><content type="html">	&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Nilailah Integritas Karyawan Melalui Ukuran-Ukuran Yang Jelas Dan Terukur. Jangan Pernah Memiliki Inisiatif Liar Di Luar Ukuran-Ukuran Yang Disepakati Manajemen Puncak." – Djajendra&lt;br&gt;
&lt;/strong&gt;
&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
	&lt;p&gt;Di dalam sebuah acara pelatihan untuk sebuah perusahaan migas di hotel Abadi Suite, kota Jambi. Seorang peserta bertanya tentang cara mengukur integritas. Dan, memang betul bahwa mengukur integeritas selalu bersifat suka-suka si penilai. Dari pengalaman saya, memang tidak ada sebuah ukuran yang seragam dan pasti dalam menentukan integritas seseorang terhadap perusahaan dan pekerjaan.&lt;br&gt;
Jadi, saya suka dengan pertanyaan si peserta itu. Pertanyaan yang sederhana tapi memiliki dampak yang sangat besar di dalam pengelolaan kualitas dan mutu sumber daya manusia. Oleh karena itu, menurut saya pertanyaan si peserta itu sangat bagus dan sangat cerdas. Memang betul bahwa integritas tidak boleh dinilai secara asal-asalan atau suka-suka. Integritas adalah identitas kepribadian seseorang. Integritas adalah kualitas, mutu, kompetensi, kemampuan, kehormatan diri, kejujuran, dan kepatuhan seorang pribadi terhadap tugas dan tanggung jawabnya.  Artinya, persoalan integritas tidaklah boleh dinilai secara sembarangan atau secara asal-asalan. Lantas bagaimana cara sebuah perusahaan menghitung atau menilai integritas para pegawainya? Pertama, perusahaan harus terlebih dahulu membuat definisi integritas yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Setelah definisi integritas tersebut  disepakati melalui keputusan manajemen level tertinggi, maka selanjutnya menentukan hal-hal yang menjadi ukuran di dalam penentuan integritas karyawan. Semua hal-hal yang bersifat kualitatif harus diberi bobot agar bisa dijadikan kuantitatif. Sebab, selama hal-hal tersebut masih di dalam ukuran kualitatif, maka akan sangat sulit untuk melakukan penghitungan yang bersifat jujur dan adil.  Oleh karena itu, setiap bobot yang diberikan kepada setiap kalimat yang mendukung penilaian integritas tersebut haruslah disetujui dan disepakati secara bersama oleh setiap kekuatan diperusahaan. Dan selanjutnya, hasil yang disepakati tersebut wajib dilaksanakan dengan komitmen yang tinggi di dalam konsistensi yang sempurna.&lt;br&gt;
Para manajer di perusahaan wajib melakukan penilaian integritas karyawan melalui ukuran-ukuran yang jelas, ukuran-ukuran yang telah disepakati secara bersama di level manajemen puncak. Tidak boleh ada manajer yang memperlihatkan sikap pribadi di dalam penilaian integritas karyawan. Para manajer  juga wajib memperlihatkan integritas diri masing-masing secara lebih sempurna di dalam melakukan penilaian integritas si karyawan.&lt;br&gt;
Agar para karyawan memiliki integritas yang tinggi terhadap perusahaan, pekerjaan, dan tanggung jawabnya, maka para manajer wajib secara proaktif menginspirasi, memotivasi, dan mendorong energi sukses para karyawan dengan visi dan strategi kerja yang jelas. Para manajer juga harus mampu berpikir berorientasi jangka pendek dan jangka panjang, melalui pengorganisasian, mengalokasikan, pengendalian, dan pemantauan sumber daya secara efektif dan efisien. Termasuk menjadi teladan yang memberi contoh tentang integritas terbaik kepada para karyawan. &lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Untuk seminar/training hubungi &lt;a href="http://www.ninecorporatetrainer.com"&gt;www.ninecorporatetrainer.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://djajendra.blog.co.uk/2009/10/13/memodel-integeritas-modeling-integrity-7157154/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry></feed>
