"Yakin Berarti Memercayai Apa Yang Tidak Kita Lihat; Dan Imbalan Atas Keyakinan Ini Adalah Melihat Apa Yang Kita Yakini." – Saint Augustine

Pertanyaan ?

Bagaimana menghadapi bos yang cuek? Terkadang si bos hanya kerap memberikan tugas kepada karyawannya tanpa turun tangan untuk memperhatikan perkembangan dari pekerjaan tersebut. Jika pada akhir hasil dari pekerjaan tersebut, si bos tak merasa puas, ia hanya bisa marah-marah dan menganggap karyawan tersebut tidak becus pada kerjaannya. Irfina/Cosmopolitan

Djajendra Menjawab!

Pastilah sangat sulit untuk menghadapi bos yang cuek dan yang kurang empati terhadap pekerjaan karyawan. Perlu diingat bahwa salah satu prinsip kepemimpinan terpenting adalah menjaga kebersamaan, saling membantu, usaha bersama, bekerja dalam kelompok, saling memberikan informasi, dan saling berkomunikasi secara terbuka dalam hal pekerjaan. Jika perilaku bos cuek, suka marah-marah, selalu tidak puas, dan menganggap karyawan selalu salah, maka si bos ini sesungguhnya belum siap menjadi bos. Untuk itu, bos harus melakukan perbaikan dengan cara meningkatkan kualitas kepemimpinannnya di tempat kerja.

Beberapa tip dan panduan menuju karier ideal. Yang harus menjadi landasan bagi seseorang untuk mendapatkan karier yang tepat bagi dirinya.

1.Fokus dan menyukai pekerjaan yang dimiliki.

2.Bekerja secara konsisten tanpa terpengaruh suasana hati, lingkungan kerja, dan kondisi apa pun.

3.Menjadi pribadi yang bertindak untuk menyelesaikan pekerjaan secara baik.

4.Bertekad untuk mencapai karier tertinggi melalui cara kerja yang profesional.

5.Mau mendengarkan arahan atasan dan bersedia membina hubungan baik kepada rekan kerja, atasan, dan customer.

Catatan: tanya-jawab ini dibuat untuk kepentingan Majalah Cosmopolitan

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com