"Negara-Negara Seperti Amerika Dan Eropa Sedang Haus Uang Cash, Haus Uang Tunai. Jadi, Jangan Sampai Duit Yang Akan Digunakan Untuk Buy Back Saham-Saham Itu, Malah Dijadikan Kesempatan Oleh Para Spekulan Yang Sedang Haus Uang Tunai Untuk Mendapatkan Fresh Money Yang Lebih Besar Dari Lantai Bursa."-Djajendra


Pemerintah bingung, investor jantungan, spekulator mencari sensasi, dan para pelaku bursa sedang menanti hari esok yang lebih baik.
Minggu-minggu ini adalah hari-hari penuh berita heboh dari lantai bursa. Bayangkan rasa takut begitu telah menguasai otoritas bursa, dan sikap percaya diripun lenyap dalam hitungan detik.
Tetap tenang positive thinking dan jangan panik, itulah yang harus dilakukan oleh semua pihak yang ada dilantai bursa.
Jika kebijakan buy back dilakukan oleh para emiten, maka tertawalah para spekulan yang mampu membuat sensasi dan kepanikan yang luar biasa di lantai bursa. Sebab, disatu sisi buy back untuk sementara mampu menahan laju penurunan indeks saham, tetapi disatu sisi lainnya akan memberikan peluang buat para spekulan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
Menurut pikiran saya kebijakan buy back pada saat ini haruslah sangat berhati-hati dan perlu dipelajari secara mendalam. Sebab, negara-negara seperti Amerika dan Eropa sedang haus uang cash, haus uang tunai. Jadi, jangan sampai duit yang akan digunakan untuk buy back saham-saham itu, malah dijadikan kesempatan oleh para spekulan yang sedang haus uang tunai untuk mendapatkan fresh money yang lebih besar dari lantai bursa.
Menurut hemat saya biarkan saja bursa efek berjalan sesuai mekanisme pasar yang ada. Sebab, sejatinya bursa saham dan pasar uang itu tidak lebih dari sebuah permainan judi, yang diakui oleh semua pihak sebagai investasi.
Belum tentu kebijakan buy back pada saat ini adalah efektif, untuk memberi keuntungan buat perusahaan Anda. Ingat, dunia lagi haus uang tunai, jadi dipasar-pasar yang berisiko tinggi, pastilah akan di jual saham-sahamnya, dengan harga berapa pun. Sebab, investor mempunyai kesempatan untuk membeli asset dan bisnis dengan harga yang sangat murah di negara-negara yang lebih solid dan kuat fundamental sosial ekonominya, yang saat ini sedang terkena krisis ekonomi. Jadi, sabarlah, lebih jernih, dan jangan panik. Sebab, ketidaksabaran Anda dan kepanikan Anda adalah ruang buat para spekulan untuk mengambil lebih banyak dari Anda.
Bagi Anda yang kecewa terhadap sikap otoritas bursa yang menutup bursa untuk menghindari kejatuhan yang lebih dalam, haruslah bersikap sabar, tenang, dan positive thinking.
Saat ini pasti pemerintah dan otoritas bursa tidak suka dikritik, terutama jika itu ditujukan pada semua kebijakan yang sedang dilakuan dengan kerja keras, pagi, siang, dan malam. Tetapi sebagai rakyat yang mencintai negrinya tidaklah salah kalau kita memberikan opini untuk mendukung agar krisis bursa efek tidak menyebar menjadi krisis ekonomi yang lebih dalam. Mencemooh sebuah kebijakan buy back mungkin terasa seperti tidak mendukung kebijakan pemerintah, tapi sesungguhnya para pencemooh hanya mengingatkan bahaya yang lebih besar buat ekonomi rakyat secara keseluruhan. Sebab, para pencemooh itu cinta pada bangsa dan negrinya. Jadi, tetaplah tenang, positive thinking, dan jangan panik.