Search blog.co.uk

  • Bernafaslah Setiap Hari Untuk Hal-Hal Baik

    "Setiap Informasi, Pemberitahuan, Dan Berita Memiliki Pengaruh Terhadap DNA Kita, Dan Akan Membekas Pada Seluruh Struktur Sel-Sel Tubuh Kita." – Pierre Franckh, Law Of Resonance

    Setiap hari diri kita terkepung dengan berbagai berita negative. Pemberitaan di tv, koran, dan juga internet selalu lebih suka dan lebih banyak memberitakan hal-hal negative. Banyak berita yang disajikan adalah tentang hal-hal yang tidak kita inginkan. Artinya, kita semua hidup dilingkungan informasi negative, dilingkungan informasi yang sesungguhnya tidak kita butuhkan untuk mendapatkan kehidupan yang damai, nyaman, bahagia, dan sejahtera. Persoalannya, dalam dunia pemberitaan, berita-berita negative dianggap lebih komersial dibandingkan berita-berita positif.
    Sekarang ini kehidupan sedang mengalami perubahan. Semakin hari semakin banyak orang-orang muncul dengan kesadaran baru untuk menghindari dan menjauhkan diri dari semua sumber pemberitaan dan informasi negative. Langkah-langkah mereka memang sudah benar, tapi sifatnya menjadi begitu ekstrim. Ada beberapa orang yang saya kenal memperaktikkan gaya hidup yang anti tv, anti koran,dan cendrung menjauhkan dirinya dari semua sumber kehidupan yang menurut mereka adalah negative. Sepertinya mereka sangat terobsesi kepada konsep hukum ketertarikan (law of attraction). Memang betul apa yang dikatakan oleh hukum ketertarikan tersebut, tapi yang lebih betul lagi adalah bahwa manusia harus berjuang dan bekerja lebih keras untuk menaklukkan semua hal yang tidak ia inginkan. Artinya, kita harus berpandangan bahwa semua pemberitaan dan informasi negative tersebut adalah hal-hal yang tidak boleh ada di dalam kehidupan kita.
    Menurut pengalaman saya, hukum ketertarikan dapat kita jalankan melalui serangkaian latihan bersama pikiran sadar kita. Saya selalu lebih suka menjadikan pikiran sadar sebagai panglima kehidupan. Saya lebih suka menggunakan logika dan akal sehat dalam menentukan sebuah pilihan. Begitu kekuatan logika dan akal sehat menyatu bersama perasaan nikmat, maka kita pun dengan mudah mampu menghapus semua hal-hal yang tidak kita inginkan dari data base pikiran bawah sadar kita.
    Kualitas kehidupan kita sangat ditentukan oleh perasaan nikmat yang kita miliki di setiap kali kita bernafas. Oleh karena itu, bernafaslah setiap hari hanya untuk hal-hal baik. Hal-hal baik yang bisa memberikan rasa damai, rasa bahagia, rasa sehat, rasa nyaman, dan rasa sejahtera kepada diri Anda.
    Fokuskan diri kepada semua keinginan; kelola diri dengan nilai-nilai kehidupan yang diinginkan; taklukkan semua informasi dan pemberitaan negative melalui kekuatan pikiran sadar; dan setiap kali batin tergoncangkan oleh hal-hal negative, langsung gunakan kekuatan pikiran sadar untuk kembali kepada hal-hal yang mendamaikan perasaan.
    Bernafas adalah hal yang paling mendasar dalam kehidupan kita. Tariklah secara perlahan nafas Anda sedalam-dalamnya, dan lepaskan semua beban kehidupan negative Anda melalui pelepasan nafas yang sekencang-kencangnya. Jadikan latihan pernafasan sebagai alat yang membangkitkan getaran perasaan nikmat dalam kehidupan Anda.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Landasan Kuat Sebuah Dialog Adalah Emosi Dan Pikiran

    "Ucapan, Perasaan, Dan Pikiran Yang Buruk Akan Menjadi Semakin Buruk Saat Diri Tidak Mampu Menahan Dan Mengendalikan Diri Dari Kritikan Lawan Dialog." - Djajendra

    Apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda ucapkan, dan apa yang Anda rasakan akan menentukan kualitas sebuah dialog. Jika di dalam sebuah dialog masing – masing pihak berpikiran buruk terhadap lawan dialognya, maka hasil akhir dari dialog itu adalah kericuhan, saling mengkritik, dan saling menghujat. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu menghadiri dialog bersama energi damai, energi bahagia, energi tenang, energi sabar, energi kebenaran, energi kejujuran, dan energi logika positif. Lalu, yakinkan diri Anda bahwa Anda pasti mampu berdialog dengan kreatif, cerdas, tegas, lugas, santun, sederhana, dan jelas.
    Dialog yang baik seharusnya dimulai dengan visi, misi, dan strategi yang jelas, sehingga masing-masing pihak mempunyai dasar pijakan dialog yang jelas. Lalu, masing-masing pihak harus dapat saling menghargai perbedaan pendapat; memperlengkapi kekurangan masing-masing; dan menjadi energi positif yang fokus untuk menyelamatkan visi, misi, dan strategi melalui logika-logika positif yang cerdas.
    Emosi yang cerdas dan pikiran positif yang kuat akan mengisi karakter diri menjadi tangguh dan tak tergoncangkan oleh badai kritik. Dan, dialog akan menjadi semakin produktif kalau pemimpin dialog mampu menjadi pribadi yang berjiwa besar yang tak tergoncangkan oleh badai kritik lawan dialognya.
    Seorang pemimpin yang baik pasti akan tenang dan menjawab semua kritikan melalui kata-kata positif yang menyejukkan hati para lawannya. Dia tahu bahwa berbeda pandangan itu biasa, dan dia tahu bahwa dia harus lebih sabar walau setiap omongannya dipotong sebelum selesai.
    Pemimpin berkualitas tidak akan cengeng oleh teriakan dan kritikan lawan dialog, tapi dia akan berpikir bahwa inilah momentum yang tepat untuk memperlihatkan kualitas kepemimpinan dirinya yang hebat.
    Pemimpin hebat selalu memahami bahwa tidak selalu sebuah dialog harus diakhiri dengan kompromi. Tapi, sebuah dialog merupakan sarana untuk menampung pokok-pokok pikiran atau pun aspirasi orang lain dengan sebaik-baiknya.
    Seorang pemimpin sejati walaupun dirinya dikatakan bodoh, dia akan tenang dan sabar, lalu bersikap dan memperlihatkan kepada dunia bahwa sesungguhnya dia bukan orang bodoh, tapi pribadi cerdas yang beraura positif untuk menghargai setiap pendapat orang lain dengan jiwa besar.

    "Pemimpin Terbaik Adalah Dia Yang Mampu Tersenyum Tegar Dan Menerima Semua Kritikan Dengan Jiwa Besar." - Djajendra

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Pribadi Sukses Tidak Pernah Menyerah Dan Pribadi Yang Menyerah Tidak Pernah Sukses.

    "Sesungguhnya Tidak Ada Kegagalan Di Dalam Kehidupan, Yang Ada Hanya Ujian Untuk Menjadi Lebih Hebat Dan Lebih Baik. Artinya, Anda Harus Selalu Berjuang Dengan Tegar Dan Sabar Untuk Mewujudkan Semua Impian Dan Harapan Hidup Anda. Jangan Pernah Menyerah Ataupun Tergoncangkan Oleh Badai Perasaan Gagal, Sebab Anda Dilahirkan Untuk Sukses." – Djajendra

    Sukses itu menurut saya adalah hidup dengan perasaan kaya dan syukur, hidup yang tidak dikendalikan oleh kekuatan uang, tapi dikendalikan oleh kekuatan cinta. Kehadiran Anda dikehidupan ini adalah cerita sukses. Jadi, sukses itu dimulai dari keyakinan, perasaan, kepercayaan bahwa Anda dilahirkan untuk mendapatkan semua sukses Anda.
    Pribadi sukses itu lahir dari kepastian dirinya untuk memikirkan sukses, merasakan sukses, dan meyakini sukses melalui latihan - latihan visual yang penuh disiplin, dan benar-benar meyakini sukses itu ada untuk menjadikan dirinya sebagai pribadi sukses.
    Perasaan kurang yakin dan tidak percaya diri untuk mendapatkan kehidupan yang diinginkan adalah awal dari perjalanan kegagalan. Artinya, bila sejak awal seseorang ragu tentang kemampuan dirinya buat meraih sukses, maka ia sesungguhnya telah memutuskan dan mempersiapkan diri untuk menerima kegagalan.
    Mungkin saja Anda terus berjuang dan tidak berhenti berusaha untuk meraih kehidupan yang seperti Anda harapkan. Tetapi bila Anda masih melihat, merasakan, dan bergaul dengan segala kekurangan disekitar Anda, maka secara otomatis benih kegagalan akan menguasai semua kawasan pikiran dan perasaan Anda.
    Keberhasilan itu ada bukan hanya dari latihan, kerja keras, dan disiplin, tapi juga dari keyakinan dan kepercayaan diri untuk secara bersungguh-sungguh mewujudkan diri menjadi pribadi sukses.
    Bila mulai saat ini Anda mampu mempercayai kehebatan diri Anda dalam sikap rendah hati, maka semua keraguan Anda kepada kehebatan potensi sukses diri Anda akan terhapus. Jangan ragu untuk berlatih sukses melalui teknik visualisasi atau pun imajinasi, biasanya latihan melalui teknik visualisasi mampu menembus batas-batas logika, dan keterampilan sukses Anda bisa menjadi lebih unik. Jadi, sekarang ini bangkitlah dari ketidakpercayaan diri Anda, lalu berjuanglah untuk menjadikan diri Anda menjadi pribadi sukses. Jangan sekali-kali meremehkan latihan dan kerja keras Anda di dalam perjalanan Anda menuju sukses. Ingat, pemenang tidak pernah menyerah dan orang yang menyerah tidak pernah menang.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Kenapa Membiarkan Diri Dijebak?

    "Setiap Pergerakan Hebat Dan Berpengaruh Dalam Rangkaian Kejadian Di Dunia Ini Merupakan Kejayaan Dari Antusiasme. Tidak Ada Kehebatan Apa Pun Yang Dapat Dicapai Tanpanya." – Ralph Waldo Emerson

    Role play atau permainan peran adalah salah satu sesi penting di setiap pelatihan karyawan. Melalui role play suasana pelatihan menjadi penuh tawa dan kritis. Suasana ngantuk pun bisa berubah menjadi penuh gairah. Intinya, role play selalu mampu memberikan energi yang membuat para peserta tetap bersemangat bersama acara pelatihan. Jadi, Semakin sering para peserta tertawa kritis, maka semakin hidup dan bergairah acara pelatihan tersebut.
    Dalam sebuah acara pelatihan good corporate governance - etika bisnis, saya membuat sebuah role play dengan skenario yang sangat sederhana, tapi bisa mengundang lelucon, tawa, dan sikap kritis peserta. Bunyi skenarionya seperti berikut,"isteri Anda dicurigai telah menerima komisi dari mitra bisnis perusahaan Anda. Dan, Anda adalah orang yang ikut membuat keputusan terhadap tender perusahaan dengan mitra bisnis tersebut. Perusahaan memiliki bukti-bukti aliran dana dari mitra bisnis ke rekening isteri Anda. Sekarang Anda sedang diperiksa oleh tim GCG. Bagaimana cara Anda menjelaskan hal ini kepada atasan dan departemen GCG?"
    Untuk skripnya bersifat bebas, di mana para peserta harus secara spontan mengeluarkan kata-kata dialog atau pun monolog sesuai suara hati mereka. Intinya, skenario di atas hanyalah sebagai petunjuk dasar, dan semua permainan peran dilakukan secara bebas sesuai suara hati nurani para peserta.
    Biasanya setelah pertunjukkan drama "role play" selesai, pasti akan ada diskusi dan perdebatan. Dan, kebetulan di acara pelatihan ini ada seorang peserta yang begitu antusias dan sedikit ngotot. Si peserta berkata," kalau saya dijebak bagaimana, mungkin saya tidak tahu tentang aliran uang itu, dan mungkin isteri saya juga ikut menjebak saya." Sepertinya si peserta telah terhipnotis dengan drama "role play" tersebut, dan menjadi begitu perasa dan sensitif dengan setiap kata-kata yang diucapkan oleh para pelakon drama tersebut.
    Demikianlah ketika saya sedang menonton drama cecak versus buaya di TV, saya malah teringat drama "role play" di acara pelatihan GCG tersebut, suasananya hampir mirip, tapi di acara pelatihan GCG semuanya kami akhiri dengan suasana manis dan indah buat pengendalian diri yang lebih baik di masa depan.
    Hidup ini adalah belajar dari kesalahan dan kesombongan, ketika kita sadar dan tulus untuk memperbaiki kesalahan dan menghapus sikap sombong kita, maka kita pun akan tumbuh menjadi lebih bermanfaat buat kehidupan banyak orang.
    Di dalam setiap sesi role play, saya selalu ingin mengajarkan nilai-nilai moral, nilai-nilai moral yang mampu membedakan tentang benar dan salah, tentang baik dan buruk. Sebab, sekali kita menjadi pribadi yang tak mampu membedakan mana yang baik dan buruk, dan mana yang benar dan salah, maka kita akan berada dalam skenario kehidupan yang penuh dengan energi negatif, yang membuat diri kita terjebak bersama penderitaan batin untuk selama-lamanya.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Menjalani Karier Sesuai Impian Dan Harapan Bukanlah Perkara Sulit

    "Setiap Kali Menghadapi Kemunduran, Saya Memperbaiki Diri Dan Melanjutkan Hidup Karena Saya Percaya Pada Diri Saya Sendiri." – Sir Philip Green, Miliarder, Pengusaha Ritel

    "Sering Kali Seseorang Mencari Sesuatu, Tetapi Menemukan Yang Lain." – Neem Karoli Baba

    "Uang Bukanlah Tuhan Maupun Iblis Saya. Melainkan Sebentuk Energi Yang Cendrung Menegaskan Siapa Diri Kita, Apakah Seorang Tamak Atau Penyayang." - Dan Millman, Penulis

    Apakah Anda lebih suka memperjuangkan arah karier kerja Anda sesuai impian dan harapan Anda, atau Anda lebih suka mengalir seperti air dan membiarkan nasib yang menentukan karier kerja Anda?
    Apa pun pekerjaan yang sedang Anda lakoni saat ini, bila Anda mau bertanggung jawab, fokus, tekun, jujur, berkomitmen, ulet, dan selalu belajar mencintai pekerjaan tersebut, maka yakinlah bahwa Anda pasti akan mencapai tingkat kepuasan tertinggi dari karier kerja yang sedang Anda jalani tersebut.
    Apa pun pilihan Anda itu adalah hak Anda, tetapi sebaiknya jadikanlah diri Anda sebagai pusat kekuatan yang menentukan arah karier kerja Anda.
    Menjadikan diri sendiri sebagai pusat dari segala keinginan diri adalah hal terbaik, termasuk memiliki kesadaran total untuk berkarier dengan visi, komitmen, ketekunan, sikap jujur, dan tanggung jawab dalam mencapai semua impian dan harapan.
    Menjalani karier kerja sesuai impian dan harapan bukanlah perkara sulit. Anda yang memiliki inteligensi emosi baik, inteligensi intelektual, inteligensi logika, dan inteligensi terhadap semua bakat dan potensi diri Anda, pasti mampu mengatur diri Anda untuk berkarier sesuai impian dan harapan.
    Karier kerja yang hebat itu lahir dari sikap optimis diri sendiri untuk memperjuangkan pekerjaan yang sedang dilakoni secara total, tanpa pernah merasa lelah atau bosan. Jadi, jangan pernah Anda menempatkan keraguan apa pun atas setiap langkah Anda menuju perjuangan total dalam semangat mewujudkan karier kerja Anda yang hebat. Tetapi, pastikan Anda selalu bersemangat, bekerja cerdas, dan menjadi pemenang dalam setiap tekanan dan ketegangan yang mencoba membuat Anda ragu.
    Jadilah pribadi tangguh yang mampu menyingkirkan semua hambatan yang mencoba menghalangi laju karier kerja Anda, dan miliki mental pemenang untuk menaklukan semua penghambat karier kerja Anda. Percayalah, Anda pasti mampu memperkuat keunggulan semua bakat dan potensi diri Anda, melalui sikap sabar, pikiran jernih, dan mental pejuang.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Belilas Kota Minyak Dan Gas

    "Saya Belum Pernah Berada Dalam Situasi Ketika Memiliki Uang Membuat Keadaan Menjadi Lebih Buruk."-Clinton Jones, Pemain Football Amerika

    Setelah mendarat bersama garuda Indonesia di Bandar udara Sultan Syarif Kasim II, kota Pekanbaru, Riau. Saya bersama rombongan dari sebuah perusahaan gas melanjutkan perjalanan dengan mobil inova ke sebuah daerah bernama Belilas, yang berjarak sekitar lima sampai dengan enam jam dari kota Pekanbaru. Tujuan kami adalah ke lokasi perusahaan gas tersebut dan kami akan menginap di hotel Miki Mutiara, satu-satunya hotel di kota Belilas. Jalur perjalanan kami adalah lintas timur Sumatra.
    Pada tahun 1988 an, Belilas adalah sebuah daerah transmigran dan sekarang ini telah berkembang menjadi kota kecil yang ramai dan kaya. Kaya gas alam, kaya minyak bumi, kaya sawit, kaya karet, kaya kayu, dan kaya lain sebagainya.
    Memasuki kota Belilas terkesan sangat gersang, tanah kapur yang berwarna putih dengan suhu udara yang panas membuat semuanya terasa gersang. Tapi untungnya perkebunan sawit, karet, dan kayu kertas di kiri kanan jalan membuat kehijauan tetap terpelihara.
    Perjalanan menuju ke Belilas bisa melalui kota Jambi atau pun kota Pekanbaru, keduanya merupakan pilihan yang baik. Kalau melalui kota Jambi perjalanan harus melewati jalan yang bertikungan tajam, kalau melalui kota Pekanbaru perjalanan harus melewati jalan turun naik dengan sudut pandang yang sempit. Jadi, kami harus selalu berhati-hati, sebab ada begitu banyak truk-truk pengangkut kayu dan sawit yang menggunakan kedua jalur tersebut.
    Di sepanjang perjalanan saya melihat semua rumah tinggal, warung, toko, dan gedung perkantoran menggunakan atap berbahan seng. Saya bertanya dengan rekan-rekan setim dan jawabannya sangat beragam. Sesampai di hotel Miki Mutiara saya menemui sebuah gedung bertingkat dua yang ternyata juga atapnya berbahan seng.
    Listrik selalu padam. Saya heran, Belilas adalah daerah yang kaya minyak, gas, sawit, kayu, karet, dan kaya sdm nya. Tetapi kenapa listrik sering sekali padam. Semalaman di Belilas sudah beberapa kali listrik mati, kasihan laptop saya.
    Salah satu pengalaman unik saya berjalan-jalan ke Sumatra, khususnya ke daerah-daerah yang kaya minyak dan gas bumi adalah listrik sering sekali padam. Kenapa ya?
    Melihat listrik sering padam, beberapa orang dari rekan setim memutuskan untuk menginap di kantor mereka, walau disekeliling kantor mereka ada pipa gas, tapi mereka lebih merasa nyaman dengan kantornya yang sudah lengkap fasilitas berkualitas tinggi.
    Pagi yang cerah di tanah Belilas. Seperti biasa, setiap pagi saya pasti berolahraga ringan, dan ketika saya melakukan latihan pernapasan, tanah kapur belilas ikut naik bersama udara yang saya hirup. Jadi, terpaksa saya batalkan latihan pernapasan saya, dan hanya melakukan jalan-jalan di sekeliling taman hotel yang minim warna-warni tanaman.
    Sekitar jam 5 an sore kami telah selesai memberikan pelatihan. Seharusnya malam itu kami masih di Belilas, tapi mengingat sering-seringnya listrik padam, maka sekitar jam 6 an sore kami memutuskan untuk kembali ke kota Pekanbaru. Perjalanan malam hari yang harus lebih berhati-hati, sebab jalanan cukup senyap dan licin oleh hujan rintik-rintik.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Melihat Singapore Dari Balkon Hotel

    "Membangun Kecemerlangan Sebuah Kota Itu Butuh Integritas, Butuh Komitmen, Butuh Kerja Keras, Butuh Konsistensi, Butuh Semangat, Butuh Energi, Butuh Kecerdasan, Butuh Kekuatan Uang, Dan Butuh Kepercayaan Diri." - Djajendra

    Saat saya bilang kepada anak saya bahwa saya ada tugas menjadi pembicara di sebuah acara training di Batam, anak saya langsung menceritakan tentang murahnya harga-harga barang elektronik di Batam. Dan dia pun menitip sebuah hp BB lengkap dengan nomor tipe dan modelnya untuk saya belikan buat dia.
    Sore hari setelah menyantap Sop Ikan Batam yang terkenal itu, saya berjalan-jalan di pusat penjualan barang-barang elektronik di Batam. Saya mulai mencari barang pesanan anak saya dari satu toko hp ke toko hp berikutnya. Ternyata harga barangnya sama dengan harga Jakarta, malah kalau pintar nawar mungkin Jakarta menjadi jauh lebih murah. Setelah berkeliling pusat perbelanjaan tersebut harga BB yang dipesan anak saya itu berselisih 100 ribu rupiah dengan harga di Jakarta. Dan saya konfirmasi kembali kepada anak saya, lalu dia setuju untuk tidak dibeli.
    Dari waktu ke waktu pamor kota Batam sebagai tempat membeli barang-barang murah ternyata mulai pudar. Batam telah menjadi kota yang sama dengan kota-kota lain di pulau Sumatra. Sudah tidak ada hal yang istimewa. Mungkin buat turis Singapore Batam masih menjadi tempat berlibur kuliner yang murah. Mungkin loh!
    Batam masih berpotensi untuk menjadi kota pariwisata dan bisnis yang terkemuka di kawasan Sumatra, Riau. Tetapi, semua ini perlu kebijakan yang cerdas dan komitmen yang konsisten.
    Sudah sangat sering saya pergi ke Batam, seingat saya sejak tahun 1992 an saya sudah suka jalan-jalan ke kota Batam. Memang pada awalnya perkembangan kota Batam luar biasa ambisius, ada semangat yang luar biasa pada saat itu untuk menjadi kota penyaing Singapore, tapi semenjak tahun 2000 an ada perlambatan dan rasa tidak percaya masyarakat di Batam untuk menjadikan Batam sebagai kota tandingan Singapore.
    Pagi hari sebelum check out dari Hotel Planet Holiday untuk kembali ke Jakarta. Saya menyempatkan diri untuk melihat lingkungan sekitar hotel tersebut melalui balkon hotel. Pandangan pertama saya langsung tertuju pada pinggiran kota Singapore. Dari balkon kamar 620 hotel Planet Holiday tersebut terlihat laut yang memisahkan Singapore dan Batam, laut yang terisi oleh kapal-kapal raksasa pengangkut barang. Pinggiran Singapore dengan gedung-gedung pencakar langit yang begitu luar biasa modern. Sedang di sisi Batam tidak ada satu pun gedung pencakar langit, yang terlihat dari pandangan saya hanya sekitar empat gedung tinggi, yaitu Swiss Belhotel, Hotel Oasis, dan dua gedung lainnya yang namanya tidak terbaca oleh saya. Saya merenung sejenak memikirkan ambisi Batam tempo dulu untuk menjadi kota penanding Singapore, tapi sekarang ini dari balkon hotel, saya melihat Batam sangat lambat larinya dan Singapore begitu luar biasa energinya untuk membangun negerinya.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Menginternalisasi Etika Bisnis Ke Mind Set Karyawan Dan Pimpinan

    "Bila Saya Membandingkan Situasi Ketika Saya Masih Bekerja Di Tahun 1996 An, Di Mana Saat Itu Bisnis Dijalankan Seperti Sopir Bis Yang Ngebut Di Pinggir Jurang, Maka Di Hari Ini Saya Melihat Ada Aturan Dan Kesantunan Untuk Menjalankan Bisnis Secara Beretika."-Djajendra

    Saat ini para pemegang saham di perusahaan-perusahaan besar sangat mewajibkan manajemen untuk mensosialisasikan etika bisnis kepada setiap lapisan pimpinan dan karyawan. Setelah mengikuti program internalisasi etika bisnis, para karyawan dan pimpinan juga wajib menandatangani semacam pakta integritas untuk bekerja berdasarkan etika bisnis. Intinya, pihak pemegang saham sangat serius untuk membangun kualitas sumber daya manusia perusahaannya agar mampu berhubungan secara profesional dengan setiap stakeholders.
    Perkembangan saat ini menunjukkan bahwa etika bisnis sudah tidak sekedar teori dan wacana, tapi telah menjangkau kepada program internalisasi ke mind set karyawan dan pimpinan. Jelas, semua ini adalah program lanjutan dari implementasi prinsip-prinsip good corporate governance.
    Saya menyerap dari berbagai pembicaraan dan pelatihan good corporate governance yang saya berikan, pemegang saham bersama-sama manajemen perusahaan sangat menginginkan praktik-praktik bisnis yang bersih dan jujur. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan – perusahaan Indonesia sedang menuju kepada praktik-praktik bisnis yang sehat dan penuh tanggung jawab. Semua ini adalah titik terang untuk terciptanya sistem ekonomi Indonesia yang berkredibilitas tinggi. Saya selalu optimis dan percaya bahwa praktik-praktik bisnis di Indonesia akan menjadi contoh terbaik di dunia.
    Setiap langkah menginternalisasi etika bisnis kepada sumber daya manusia perusahaan menjadi semacam konfirmasi kuat bagi stakeholders, akan keseriusan perusahaan untuk berbisnis dengan cara-cara yang penuh etika dan tanggung jawab.
    Secara pasti niat implementasi good corporate governance di Indonesia ternyata berjalan sangat luar biasa. Bila saya membandingkan situasi ketika saya masih bekerja di tahun 1997 an, di mana saat itu bisnis dijalankan seperti sopir bis yang ngebut di pinggir jurang, maka di hari ini saya melihat ada aturan dan kesantunan untuk menjalankan bisnis secara beretika. Walaupun semua ini masih dalam proses menuju ke cara yang lebih baik. Artinya, semenjak good corporate governance di perkenalkan di Indonesia sekitar tahun 2000 an, hasilnya cukup baik dan good corporate governance saya anggap cukup sukses memberikan banyak hal positif buat dunia korporasi Indonesia.
    Sistem dan gagasan untuk menjalankan etika bisnis di perusahaan secara profesional akan menciptakan budaya korporasi yang mendukung keunggulan di dalam kompetisi global. Dan, semua ini akan menciptakan efisiensi dan efektifitas di semua aspek kerja perusahaan.
    Semangat pemegang saham untuk menginternalisasikan etika bisnis di semua kalangan pejabat dan pegawai dalam perusahaannya dan juga terhadap para stakeholdersnya akan menjadikan perusahaan semakin kuat, sehat, dan kompetitif. Di samping itu, setiap stakeholders juga harus saling mendukung untuk menjalankan etika bisnis secara profesional.
    Pelaksanaan etika bisnis secara total, hanya bisa dilakukan jika ada kesadaran dan kejujuran di antara setiap stakeholders untuk berkomitmen menjalankan praktik-praktik bisnis yang sehat, adil, bermoral dan jujur.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Karyawan Biasa Juga Bisa Kaya Raya

    "Perbedaan Antara Orang Kaya Dengan Orang Miskin Adalah Bahwa Orang Miskin Membelanjakan Uang Mereka Lalu Menyimpan Sisanya; Orang Kaya Menyimpan Uang Mereka Lalu Membelanjakan Sisanya." – Jim Rohn, Motivator

    Beberapa waktu yang lalu Radio HardRock Bali mewancarai saya untuk sebuah acara talk show. Tema yang dibahas adalah apakah mungkin karyawan biasa menjadi kaya? Sebuah tema pembahasan yang sangat cerdas dan kreatif.
    Sering sekali para pekerja atau karyawan level bawah merasa minder dan tidak percaya diri untuk menjadi kaya raya seperti orang kaya pada umumnya. Ada kesan bahwa kalau kita bekerja dengan jujur dengan menjunjung tinggi etika bisnis dan etika kerja, maka kita akan sulit menjadi kaya dan makmur. Sebuah kesan yang sangat salah.
    Di sepanjang hidup saya, saya paling suka mengamati kisah-kisah sukses dari orang-orang yang ada disekeliling saya. Dan, ada begitu banyak kisah-kisah pribadi luar biasa yang mampu meraih sukses dan keberhasilan melalui jalan yang jujur dan berintegritas tinggi. Termasuk, para karyawan level bawah dengan gaji sekitar lebih kurang dua jutaan, masih mampu menunjukkan kelasnya sebagai pribadi istimewa yang mencapai kemakmuran dan kekayaan. Apa rahasianya? Rahasianya adalah melakukan investasi. Rahasianya adalah membelanjakan uang seminimal mungkin dan menabung semaksimal mungkin. Rahasianya adalah memiliki mind set seorang investor dan selalu mencari peluang untuk mencari lahan investasi terbaik dengan risiko minimal.
    Saya tidak pernah menyarankan Anda untuk berinvestasi di saham, valas, reksadana, obligasi, dan barang-barang sejenisnya. Saya sarankan Anda untuk melakukan investasi di bidang bisnis, tanah, emas, dan sejenisnya. Saya juga menyarankan Anda semua untuk membaca dan menghayati buku The Beardstown Ladies’ guide to smart spending for big savings, dan juga buku I Can Make You Rich, karya Paul McKenna.
    Kehidupan selalu menjanjikan kemakmuran dan kekayaan buat pribadi-pribadi jujur, yang mau bekerja keras dan mau berjuang dengan mind set orang kaya untuk menjadi orang – orang kaya baru. Jadi, apa yang Anda pikirkan akan Anda hasilkan. Bila Anda selalu memikirkan cara, taktik, teknik, dan upaya untuk menjadi kaya raya melalui jalan yang jujur, maka Anda pasti akan menjadi kaya raya melalui jalan yang jujur dan benar. Tetapi, bila Anda selalu memikirkan cara, taktik, teknik, dan upaya untuk menjadi kaya raya melalui jalan-jalan gelap yang penuh kecurangan, maka Anda pun pasti akan menjadi kaya raya melalui jalan yang penuh dengan ketidakjujuran. Bedanya, kekayaan yang Anda dapatkan dijalan yang benar dan jujur akan memberikan Anda perasaan damai dan bahagia. Sedangkan kekayaan yang Anda dapatkan melalui jalan yang penuh kegelapan, kecurangan, dan ketidakjujuran hanya akan mengantar Anda pada penderitaan hidup.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Sudah Jujurkah Para Stakeholders Dalam Praktik Good Corporate Governance?

    "Ketika Orang Bijaksana Meragukan Kejujuran Lingkungannya Untuk Menciptakan Kebaikan, Maka Keyakinan Dan Kepercayaan Diri Telah Tergoncangkan Oleh Badai Keraguan." - Djajendra

    Kejujuran adalah sifat dan perilaku yang sangat mulia. Ketika kejujuran menjadi kesepakatan dalam setiap hubungan dengan para stakeholders, maka semangat good corporate governance di perusahaan pasti dapat diwujudkan secara baik. Persoalannya, sering sekali perusahaan sudah berjuang keras untuk menjalankan praktik-praktik bisnis yang sehat dan bersih, tapi kelakukan tidak sehat dan tidak bersih dari segelintir stakeholders membuat kerja keras perusahaan tersebut kandas di dalam ketidakjujuran.
    Di sela-sela makan siang pelatihan etika bisnis di Grand Jatra Hotel, Pekan Baru, Riau. Saya duduk satu meja dengan dirut dari perusahaan yang sedang saya training tersebut. Sambil mencicipi makan siang yang nikmat itu, si dirut curhat, si dirut merasa telah berjuang mati-matian untuk menjalankan etika bisnis dan prinsip-prinsip good corporate governance dengan sebersih-bersihnya, dan di internal perusahaan hal ini berhasil, tapi saat perusahaan berhubungan dengan para stakeholdersnya, perusahaan sangat sulit untuk mempertahankan nilai-nilai praktik bisnis yang bersih, jujur, dan penuh tanggung jawab.
    Sebagai trainer dan motivator, saya harus membesarkan hati si dirut, saya harus memperbesar semangatnya agar beliau tidak menyerah diperjalanan sucinya untuk membangun korporasi yang sehat dan kuat. Beliau adalah seorang dirut yang luar biasa jujur dan bersih, beliau telah banyak memberikan contoh-contoh keteladanan yang baik di internal perusahaannya, sehingga para karyawan tertular sikap jujur si dirut, dan pada umumnya standar kejujuran para karyawan di perusahaan ini sudah cukup tinggi. Artinya, integritas para karyawan sudah tidak perlu diragukan lagi, semuanya telah menjalankan tugas, tanggung jawab, fungsi, dan peran kerja mereka secara bijaksana. Semuanya telah menunjukkan kuantitas dan kualitas kerja yang luar biasa berbobot.
    Setelah saya mendengar curhat si dirut, saya katakan bahwa tantangan akan selalu datang untuk menggoyang setiap niat baik dan kerja keras, tapi pemimpin yang unggul tidak akan pernah tergoncangkan oleh sikap dan perilaku tidak jujur dari pihak luar perusahaan.
    Batas kekuasaan si dirut hanya sebatas perusahaan, begitu batasnya sudah di luar perusahaan, maka yang bertanggung jawab adalah seluruh masyarakat bersama-sama pemerintah. Jadi, kerja keras para pemimpin di internal perusahaan wajib didukung dengan kerja keras yang lebih jujur, lebih bersih, dan lebih penuh tanggung jawab dari setiap fungsi dan peran pemerintah dan masyarakat di dalam menciptakan lingkungan bisnis yang bersih, jujur, terbuka, adil, dan penuh tanggung jawab. Bila masyarakat dan pemerintah kompak untuk membersihkan dan membuat setiap fungsi pelayanan menjadi jujur, bersih, terbuka, dan penuh tanggung jawab, maka si dirut yang jujur ini pasti akan lebih bersemangat di dalam dedikasinya untuk membangun perekonomian bangsa yang kuat melalui bidang usahanya.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Email subscription

You can receive the posts of this blog by email.

RSS Feed
RSS 1.0
Posts
Comments
RSS 2.0
Posts
Comments
Atom
Posts
Comments
Translate page
Archives
Visitors counter
Page views total:
220150
Page views today:
204
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda! Apabila Perusahaan Anda Akan Melakukan Training, Outing, Outbound, Gathering, Raker, Seminar - Silakan Hubungi Kami (021) 32849777 – 32168111 - 081399256111.Materi/Tema Yang Paling Diminati: Emotional Intelligence-Smart Emotions for Excellent Employee 8 Jam.Excellent Service Motivation 8 Jam.Motivasi Untuk Sukses – Nyalakan Api Motivasi Dalam Diri Anda 4 Jam. Etos Kerja 8 Jam.Customer Service Motivation 4 Jam.Leadership Motivation for Manager 8 Jam.Character Building 4 Jam. GCG - To Be A Good Corporate Citizen 8 Jam.The Highly Effective Supervisory Skill 8 Jam.The Power of Spiritual and Emotional Intelligence 8 Jam.SalesPeopleMindSet 8 Jam.Personal Development 8 Jam.Risk Management Motivation 8 Jam.Etika Bisnis 8 Jam.Good Corporate Governance Motivation 8 Jam.Djajendra is Motivational Speaker

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.