Search blog.co.uk

  • Pemimpin Semakin Akan Diawasi Dan Dievaluasi

    "Pemimpin Yang Baik Harus Memiliki Niat Dan Upaya Untuk Membuat Orang Lain Menjadi Lebih Bahagia, Lebih Sejahtera, Lebih Sehat, Dan Lebih Berguna. Artinya, Pemimpin Harus Bekerja Untuk Membuat Orang Lain Menjadi Lebih Hebat." - Djajendra

    Percaya atau tidak di masa depan para pemimpin akan semakin ketat diawasi dan dievaluasi oleh masyarakat yang merasa peduli pada kualitas dan kenyamanan hidup. Manusia sedang memasuki tahap kehidupan yang lebih tinggi dengan target terciptanya kemanusiaan yang lebih adil dan lebih beradab. Semua ini disebabkan oleh kuatnya arus informasi yang tercipta setiap detik untuk memberikan pengetahuan dan wawasan hidup kepada manusia di mana pun mereka berada. Pemimpin sudah bukan lagi sebagai sang pengendali yang bisa memanipulasi data untuk membohongi masyarakat, tetapi pemimpin justru akan dikendalikan oleh masyarakat dalam hal apa pun. Tak terkecuali para konsumen yang akan menilai kualitas kepemimpinan dari seorang eksekutif perusahaan berdasarkan nilai - nilai kejujuran yang dijual kepada konsumen. Sudah waktunya buat para pemimpin untuk mulai mendidik dan melatih diri sendiri, agar mampu menjawab tantangan masa depan yang semakin menuntut sisi kemanusiaan yang lebih dari sebelumnya. Hal ini disebabkan keberanian masyarakat semakin hari semakin tinggi untuk memantau, melihat, dan menilai tentang integritas dan kredibilitas dari para pemimpin dalam melayani masyarakat di berbagai aspek kehidupan.
    Diperlukan kesadaran total dari diri pemimpin untuk mau membangun kualitas mental yang andal dalam upaya menciptakan persepsi positif tentang jati diri sebuah kepemimpinan berasas positif. Persepsi positif tentang jati diri bukanlah dengan cara - cara lama yang terkesan lebih pada penampilan luar diri, tapi saat ini diperlukan integritas diri yang andal dalam membangun keunggulan kepemimpinan dari sisi internal diri seorang pemimpin.
    Pemimpin hari ini tidak hanya cukup menguasai berbagai tehnik kepemimpinan untuk menjawab semua tantangan yang menunggu di hari esok, dengan cara memoles gaya dan penampilan fisik secara sempurna. Sebab, hari esok telah menjadi lebih cerdas untuk menuntut para pemimpin dalam memberikan totalitas kepemimpinannya secara adil dan jujur dalam sebuah integritas yang dikendalikan oleh sikap dan sifat positif untuk lebih memperhatikan masyarakat dengan tulus dan ikhlas.
    Untuk menjawab tantangan hari esok, pemimpin sudah harus menata dan memahami tentang diri sendiri di hari ini. Khususnya, melalui dua belas kualitas kepemimpinan positif yang wajib dimiliki oleh para pemimpin untuk bisa menjadikan dirinya sebagai seorang pemimpin positif.
    Kualitas pertama adalah kepemimpinan yang tidak berprasangka buruk terhadap siapa pun, apalagi terhadap para stafnya. Di sini, pemimpin harus menunjukkan sikap tidak berpihak dan selalu merangkul semua orang secara bijak, dan mampu menjadi penengah yang bijaksana dalam menyelesaikan semua potensi konflik secara cepat dan tepat. Sikap tidak berprasangka buruk haruslah dijadikan sebagai kekuatan mental positif dari seorang pemimpin dalam membangun dan melayani semua aspek kepemimpinannya.
    Kualitas kedua adalah kepemimpinan yang mampu menjadi sumber kekuatan batin buat memanajemani tugas dan tanggung jawab dari para staf. Sikap yang penuh empati, serta membantu staf secara jernih dan tepat sasaran akan menciptakan kualitas kepemimpinan positif yang mampu mengatasi keyakinan dan kepercayaan diri dari para staf secara baik.
    Kualitas ketiga adalah kepemimpinan sebagai sumber kebijaksanaan dalam semua aspek kehidupan organisasi. Dalam hal ini, pemimpin harus benar - benar terlibat dalam semua proses kerja dengan tidak mengabaikan prinsip kerja yang konsisten, serta tidak ragu terhadap semua kemungkinan yang masuk akal. Pemimpin yang mau secara bijaksanaan bersikap terhadap semua aspek kepemimpinan akan menjadi kunci keberhasilan.
    Kualitas keempat adalah kepemimpinan sebagai pembersih pikiran negatif. Pikiran negatif tidak memiliki kebaikan apa pun, untuk itu pemimpin harus mampu menata pikiran semua staf secara bijak agar bisa berkontribusi secara optimal buat organisasi.
    Kualitas kelima adalah kepemimpinan sebagai energi vital organisasi. Di sini pemimpin harus bisa melepaskan semua sikap dan perilaku penghambat sukses, dan menjadi pusat energi sukses buat organisasi.
    Kualitas keenam adalah kepemimpinan sebagai kesadaran spiritual. Pemimpin harus melibatkan kesadaran spiritual dalam upaya mengatasi rasa cemas dan rasa takut dalam menghadapi tantangan hari esok. Pemimpin harus mampu membangun nilai - nilai spiritual yang menjaga dan merawat etos kerja dalam sebuah keharmonisan bersama.
    Kualitas ketujuh adalah kepemimpinan tanpa serakah. Pemimpin tidak akan dihormati dan dicintai bila ia masih merampas hak orang lain dalam bentuk dan wujud apa pun. Pemimpin hari ini haruslah mempersiapkan hari esok untuk kesejahteraan dan kebahagiaan semua orang.
    Kualitas kedelapan adalah kepemimpinan yang hidup sederhana. Pemimpin yang mampu mempraktikkan kehidupan sederhana, sesungguhnya telah memiliki kekuatan untuk tidak diombang - ambing oleh kesenangan dan sensasi sesaat, ia juga telah memiliki prinsip memimpin yang bebas dari segala beban, konflik, dan kekacauan.
    Kualitas kesembilan adalah kepemimpinan yang terbuka terhadap semua situasi dan kondisi organisasi. Sikap keterbukaan akan memberikan kekuatan buat pemimpin untuk melaksanakan kepemimpinan yang tidak mencari - cari alasan untuk memojokkan seseorang oleh sebuah situasi buruk, tapi pemimpin akan bertindak secara jujur, adil, bijaksana, dan penuh rasa tanggung jawab dalam menyelesaikan semua situasi buruk dengan solusi jitu.
    Kualitas kesepuluh adalah kepemimpinan sebagai guru kebajikan. Di sini pemimpin haruslah menjadi seorang guru yang baik dan bijaksana dalam menyikapi semua persoalan yang ada. Sebagai seorang guru yang baik, ia harus memberi contoh keteladanan dalam bersikap terhadap semua stafnya dalam keadaan apa pun. Ketenangan dan kewibawaan harus bisa terpancar secara sempurna.
    Kualitas kesebelas adalah kepemimpinan sebagai penyempurna kultur. Kultur yang usang haruslah disingkirkan, dan segera disempurnakan dengan kultur yang sesuai dengan tuntutan zaman. Pemimpin harus bersikap fleksible dalam menjalankan perannya sebagai seorang penyempurna kultur yang andal dan efektif.
    Kualitas keduabelas adalah kepemimpinan sebagai pusat sukses. Masa depan merupakan sebuah harapan buat semua orang, dan pemimpin harus bisa menjalankan peran dan fungsinya secara bijaksana untuk menjadi pusat sukses buat organisasi dan staf.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Bekerja Untuk Kuantitas Dan Kualitas Kerja Terbaik

    "Jalan Untuk Menjadi Pribadi Sukses Selalu Ada Bagi Anda Yang Menginginkannya. Salah Satu Jalan Terbaik Menuju Kesuksesan Yang Saya Temukan Ada Pada Mind Set Untuk Bekerja Buat Kuantitas Dan Kualitas Kerja Terbaik." - Djajendra

    Produktifitas adalah hal yang sangat penting dalam menunjukkan kinerja yang baik. Oleh karena itu, Anda yang cerdas tidak akan pernah mengabaikan dua hal terpenting di dalam hidup, yaitu bekerja untuk kuantitas yang maksimal dan kualitas yang prima.
    Perilaku kerja yang mampu mendorong produktifitas adalah perilaku kerja yang suka berkolaborasi, berkomunikasi, bersinergi, berkoordinasi, dan fokus pada prestasi. Berkolaborasi artinya selalu siap bekerja sama dengan siapa pun tanpa memiliki perasaan suka atau tidak suka terhadap pihak-pihak terkait. Berkomunikasi artinya mampu mencair bersama irama kerja sama yang saling memahami dalam satu bahasa persepsi. Bersinergi artinya selalu siap melakukan kegiatan bersama atau kerja gabungan untuk mencapai sasaran dan target. Berkoordinasi artinya selalu menyatukan persepsi terhadap setiap aturan, peraturan, kebijakan, agar setiap tindakan dapat berjalan sempurna dan tidak saling bertentangan atau simpang siur.
    Perilaku kerja di atas tersebut haruslah menjadi karakter kerja yang membatin di dalam diri. Sebab, tanpa kerja sama yang baik, tanpa saling pengertian, dan tanpa saling membantu, maka setiap upaya untuk menghasilkan kuantitas dan kualitas kerja terbaik akan mengalami kegagalan.
    Kuantitas kerja berarti Anda harus berupaya dengan sekuat tenaga untuk mencapai hasil kerja yang sesuai dengan target yang diberikan kepada Anda. Artinya, Anda harus selalu menyiapkan kondisi tubuh yang kuat dan sehat; kondisi perasaan dan emosi yang penuh semangat; kondisi pikiran yang jernih, tenang, dan kreatif.
    Kualitas kerja berarti Anda harus memiliki mind set, keterampilan, pengetahuan, dan niat baik untuk bekerja dengan berkualitas, rapi, bersih, teliti, dan indah.
    Keberhasilan mengoptimalkan kualitas kerja dan kuantitas kerja sangat tergantung kepada niat dan kemauan Anda untuk berprestasi. Bila Anda memiliki motivasi yang kuat untuk menjadikan diri Anda sebagai pribadi yang produktif, maka Anda pasti memfokuskan diri Anda untuk kuantitas dan kualitas kerja yang prima.
    Setiap orang dilahirkan untuk mencapai apa yang diinginkan. Setiap orang diberi kesempatan oleh kehidupan untuk mencapai semua harapan dan keinginan. Setiap orang memiliki hak untuk menjadi sukses dan menghasilkan keberhasilan di dalam hidupnya. Setiap orang hanya bisa sukses bila dia bekerja untuk kuantitas dan kualitas terbaik. Jadi, sekaranglah waktunya buat Anda untuk mulai bekerja secara cerdas buat kuantitas dan kualitas terbaik.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Hidup Dalam Rumah Etika

    "Etika Itu Seperti Cahaya Yang Menerangi Setiap Jiwa, Setiap Pikiran, Setiap Emosi, Dan Setiap Perasaan Untuk Menjalani Kehidupan Yang Adil Dan Beradab." - Djajendra

    Di saat selesai acara pelatihan etika bisnis, photographer yang bertugas dalam acara training tersebut menghampiri saya dan mengucapkan terima kasih. Dia merasa mendapatkan pengetahuan yang begitu penting untuk menjadikan pekerjaannya berkualitas.
    Si photographer tersebut bukanlah peserta, tapi sambil menjalankan tugasnya dia juga menyimak semua materi pembahasan etika bisnis tersebut. Dia adalah pribadi luar biasa.
    Adalah sebuah realitas bahwa siapapun pasti tak ingin disebut sebagai pribadi tanpa etika. Sebab, sesungguhnya setiap manusia memiliki kekuatan hati nurani yang mampu memahami apa yang baik dan apa yang buruk. Persoalannya, dalam kehidupan sehari-hari banyak orang suka lupa untuk menjalani kehidupan bersama kekuatan moral, etika dan sikap baik. Padahal hidup bersama kekuatan moral, etika, dan sikap baik pasti mendatangkan kebahagiaan dan kedamaian buat batin terdalam.
    Salah satu kunci sukses dalam meraih kehidupan bahagia adalah membiasakan diri untuk hidup dalam rumah etika. Rumah etika adalah raga diri. Raga diri yang terdiri dari kekuatan perasaan, pikiran, dan tindakan yang sesuai dengan kekuatan moral dan kekuatan yang bisa membedahkan mana baik dan mana yang tidak baik, mana pantas dan mana yang tidak pantas.
    Saat perasaan dan pikiran tumbuh berkembang dalam rumah etika, maka di saat itu permainan kehidupan tidak akan didasari oleh kekuatan ego dan nafsu, tapi akan didasari oleh sifat dan sikap baik dalam kekuatan moral dan akal sehat.
    Diri akan menjadi semakin damai dan bahagia bila mampu hidup berpondasikan etika yang kuat, santun, dan penuh prasangka baik.
    Bila Anda yang ingin hidup dalam kekuatan pondasi etika, Anda harus cerdas memperhitungkan semua tuntutan hak dan kewajiban moral, agar Anda mampu memberikan pelayanan kehidupan yang efektif dan berkualitas bersama kekuatan moral dan sikap baik Anda.
    Ingat! Anda yang beretika pasti akan menjadi simbol kebaikan dan kenyamanan buat semua orang, baik itu buat kawan maupun lawan.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Karyawan Adalah Harta Karun Perusahaan Yang Harus Dirawat

    "Karyawan Adalah Harta Karun Yang Harus Dirawat Dan Dikelola Secara Sistematik Dan Profesional. Perusahaan Tanpa Karyawan-Karyawan Yang Hebat Dan Andal, Pastilah Akan Mengalami Kesulitan Dalam Mencapai Kinerja Yang Diinginkan." - Djajendra

    Slide Kecerdasan Emosional

    Dalam sebuah penelitian kecil yang kami lakukan, kami menemukan bahwa hampir sebagai besar karyawan tidak memahami visi, misi, dan slogan perusahaannya, dan sepertinya para karyawan masa bodoh soal visi misi perusahaannya, yang mereka pikirkan hanya setiap bulan dapat bayaran yang utuh dari perusahaan. Dipertegas lagi oleh sikap para manajernya yang tidak terlalu peduli pada sikap dan pola pikir karyawannya, dan akhirnya perusahaan hanya berjalan sesuai mood dari para manajer dalam pola rutinitas kerja yang tidak konsisten.
    Kesadaran para manajer untuk mengeksplorasi bakat, potensi, dan gairah kerja dari para karyawan sama sekali tidak ditemuhkan. Semua ini disebabkan oleh lemahnya sikap kepemimpinan, yang mana para manajer masih dalam batas kemampuan maksimalnya sebagai seorang mandor, yang belum mampu menunjukkan kualitas kompetensinya sebagai seorang pemimpin.
    Secara formil semua kebijakan, prosedur, dan peraturan perusahaan menunjukkan kualitas yang sangat mengagumkan, tapi secara kultur semua kebijakan, prosedur, dan peraturan itu tidak dipedulikan, baik oleh para manajer maupun oleh para karyawan. Semua ini mengakibatkan kinerja perusahaan hanya tergantung pada faktor eksternal, yaitu bila sektor usaha tersebut sedang boming, maka kinerja akan naik pesat. Tetapi bila bisnis perusahaan sedang tidak boming, maka kinerja perusahaan turun pesat juga. Kesannya perusahaan seperti sedang menjalankan bisnis musiman, dan tidak ada upaya serius dari para manajer dan karyawan untuk memperkuat etos kerja di internal perusahaan, termasuk tidak ada upaya untuk menata sistem dan kultur perusahaannya dengan praktik-praktik perusahaan yang sehat dan baik, agar perusahaan bisa tumbuh secara sehat dan kuat.
    Sikap karyawan yang masa bodoh pada visi misi perusahaan adalah sebuah beban berat buat masa depan perusahaan. Akibatnya, perusahaan tidak mungkin bisa membangun sistem dan kultur kerja yang andal untuk bisa memacu kinerja maksimal perusahaan secara konsisten. Bila sikap masa bodoh manajer dan karyawan ini terus berlangsung dalam jangka panjang, maka perusahaan sangat berpotensi kehilangan kredibilitasnya di mata para stakeholders.
    Manajer dan karyawan seharusnyalah bersatupadu untuk membangun sebuah etos kerja yang penuh disiplin dan penuh perhatian pada makna yang diinginkan oleh visi dan misi perusahaannya, dan tidak bersikap masa bodoh sambil melalaikan visi dan misi yang seharusnya diperjuangkan dengan tekun dan serius dalam sebuah kolaborasi kerja yang harmonis.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Jangan Biarkan Daya Saing Perusahaan Merosot!

    "Saat Perusahaan Memperlihatkan Tanda-Tanda Penurunan Kinerja, Maka Saat Itu Wajib Mengumpulkan Semua Kekuatan Internal Dan Eksternal Perusahaan. Lalu, Memotivasi Semua Manusia Perusahaan Untuk Mengumpulkan Energi Sukses Dan Sekaligus Bekerja Buat Kinerja Terbaik." - Djajendra

    Ketika daya saing perusahaan merosot dalam kompetisi pasar yang ketat, ketika keseimbangan pertumbuhan bisnis turun akibat inflasi dan daya beli masyarakat yang rendah, ketika perusahaan sudah mulai oleng karena tidak punya sumber pendapatan tetap lagi untuk membayar semua biaya. Dan sekarang Perusahaan berada dalam titik krisis multidimensi, yang membuat perusahaan sudah sekarat dan hampir koma akibat penyakit krisis multidimensi yang menggerogoti semua bagian tubuh perusahaan. Lantas apa yang harus Anda lakukan? Sedangkan Anda memiliki kewajiban - kewajiban yang harus dibayar, seperti gaji, biaya operasional rutin, biaya bunga pinjaman, dan biaya - biaya tetap lainnya yang harus Anda keluarkan walaupun bisnis Anda sudah tidak bisa berjalan normal lagi akibat sakit krisis multidimensi yang sedang dideritanya.
    Bila perusahaan Anda sebuah raksasa besar mungkin akan ada banyak alternatif untuk mengobati sakit krisis multidimensi yang diderita perusahaan, sebab sebuah perusahaan raksasa pasti menarik perhatian para investor besar yang kaya raya, dan lagian perusahaan raksasa pasti masih sanggup membayar para konsultan terbaik untuk segera mengobati penyakit krisis multidimensi perusahaan dengan berbagai obat mujarab, dan melalui keterlibatan banyak orang super pintar akan segera menyelamatkan semua kesulitan perusahaan melalui perawatan intensif yang akan menyembuhkan penyakit krisis multidimensi tersebut secara sempurna. Tetapi apa ceritanya bila perusahaan Anda adalah menengah kebawah yang mungkin selama ini harus berjuang sendiri untuk survive dengan sistem manajemen yang ala kadarnya, sebab untuk mendapatkan orang - orang super hebat mungkin perusahaan Anda belum sanggup membayarnya. Dan artikel ini saya buat untuk bahan referensi perusahaan kecil dan menengah dalam mengobati perusahaannya yang lagi sakit keras.
    Perusahaan suka oleng oleh sebab pengelolaan yang tidak tepat pada saat - saat krusial. Untuk menjaga agar perusahaan tidak oleng, maka Anda harus mampu menjaga efektifitas, efisiensi, produktivitas, dan profit perusahaan Anda dalam keseimbangan yang tepat untuk memastikan agar perusahaan Anda tidak oleng oleh berbagai penyakit perusahaan yang mematikan.
    Berbagai penyakit perusahaan yang timbul akibat lemahnya daya saing, cash flow yang sulit, sumber daya manusia yang tidak efektif, manajemen risiko yang lemah, produk dan jasa yang ketinggalan zaman, tidak mampu berekspansi, sistem pengendalian yang tidak terukur, sistem keuangan yang tidak konsisten, para customer yang sudah bosan, dan ada banyak lagi penyebab - penyebab untuk membawa perusahaan Anda masuk kedalam ruang ICU.
    Apabila perusahaan Anda sudah terlanjur masuk ICU (intensif care unit)oleh penyakit yang sangat parah, lantas apa reaksi Anda? Apakah Anda menyerah dan membubarkan perusahaan?, atau mungkin Anda mencari investor baru, atau mungkin Anda tetap berjuang keras untuk mengobati setiap penyakit perusahaan Anda dengan kesabaran tinggi. Apa pun dapat Anda lakukan agar perusahaan Anda menjadi sembuh dan kuat lagi untuk mampu bersaing di dalam pasar yang penuh dengan kompetisi tinggi tersebut.
    Kunci mengobati penyakit parah perusahaan Anda adalah kepemimpinan yang kuat dan memiliki daya tahan untuk bekerja dalam organisasi perusahaan yang serba kurang. Kepemimpinan yang sanggup memotivasi dan meyakinkan setiap sumber daya manusia perusahaan untuk tetap bersemangat tinggi dalam kerja sama mengobati semua penyakit berbahaya tersebut dengan kesabaran tinggi dan kerja keras tanpa henti. Kepemimpinan yang memberi contoh - contoh positif dalam proses penyembuhan perusahaan dari penyakit kronis. Kepemimpinan yang sepenuh hati mengabdikan dirinya untuk keselamatan dan penyembuhan penyakit perusahaan secara total.
    Customer adalah salah satu obat paling mujarab untuk mengatasi semua penyakit perusahaan Anda. Ingat bahwa tanpa customer bisnis itu tidak ada, dengan memberikan perhatian yang besar kepada kebutuhan para customer Anda, maka perusahaan masih bisa bernafas untuk tetap sadar dari komanya. Bisnis memerlukan kepercayaan dari para customernya, dan ketika Anda memfokuskan untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada semua customer Anda, berarti Anda telah mulai mengobati penyakit ganas perusahaan Anda secara tepat.
    Mental pisikologis para stakeholder perusahaan; seperti bank, karyawan, pemilik saham, pemasok, customer, kantor pajak, dan yang lain - lainnya harus diyakinkan dengan sepenuh hati dan kejujuran tinggi untuk mau membantu mengerti usaha perusahaan ke arah penyembuhan total melalui dukungan langsung dan tidak langsung dari para stakeholdernya.
    Sejenak saya ingin mengajak Anda untuk mengingat sebuah buku bagus karya Michael Teng yang berjudul "Corporate Turn Around, Nursing A sick Company Back to Health". Dalam buku tersebut Michael Teng memberikan informasi berdasarkan pengalaman nyata dia menyelamatkan perusahaan - perusahaan dari kebangkrutan. Dia membangun persepsi bahwa perusahaan mirip seperti tubuh manusia. Dan oleh karena itu, penyakit perusahaan harus disembuhkan seperti cara - cara penyembuhan yang lazim digunakan dalam medis kedokteran penyembuhan penyakit manusia. Cara Michael Teng dengan persepsinya tersebut menurut akal sehat dapat kita terima sebagai sebuah referensi penting dalam upaya penyembuhan penyakit perusahaan yang sudah kronis.
    Selama perusahaan dalam proses pengobatan, janganlah sekali - kali berpikir tentang hal - hal negatif, seperti kebangkrutan, ketidakmampuan, ketidakyakinan, atau mencoba menyerah untuk terus dengan sabar mengobati dan mengendalikan gerak langkah perusahaan ke arah sehat.
    Sebelum Anda dan sumber daya manusia Anda berpikir cara - cara tehnis penyembuhan penyakit kronis perusahaan Anda, Anda bersama setiap sumber daya manusia perusahaan Anda harus membangun kepercayaan diri, motivasi untuk mampu menyembuhkan penyakit perusahaan, semangat yang tidak luntur oleh badai apapun, keyakinan seratus persen bahwa perusahaan akan terselamatkan, dan semua pikiran dan tindakan positif yang efektif dalam mengobati penyakit perusahaan secara optimal.
    Kita semua sepakat bahwa cash flow adalah detak jantung perusahaan yang mengalirkan darah kesemua bagian tubuh organisasi dan sendi kehidupan perusahaan. Tanpa cash flow yang positif, dipastikan penyakit akan semakin kronis dan hal ini tidak akan membantu penyembuhan perusahaan Anda.
    Ada banyak cara untuk tetap menjaga cash flow berada dalam kondisi cash in (masuk)lebih besar dari cash out (keluar), antara lain melalui meningkatkan penjualan, mengendalikan pengeluaran dengan perilaku efisiensi total, atau mendapatkan pinjaman berbiaya rendah. Tetapi secara mental juga harus dibangun persepsi bahwa Anda bersama semua sumber daya manusia Anda selalu memiliki keyakinan dan kerja keras yang mampu menjaga cash flow yang sehat di perusahaan Anda. Cash flow positif adalah sebuah kunci penting yang tidak boleh sekalipun diabaikan dalam proses penyembuhan penyakit perusahaan Anda, termasuk pada saat perusahaan berada dalam tingkat kesehatan yang prima.
    Pada akhirnya kita semua harus sadar bahwa dunia bisnis memiliki kompleksitas yang sangat tinggi, dan setiap perusahaan yang terlanjur sudah sakit parah harus mau belajar dan melatih dirinya secara konsisten untuk mengobati setiap penyakitnya dengan kesadaran tertinggi, ketulusan hati tertinggi, keikhlasan tertinggi dari setiap sumber daya manusianya untuk mau bersatu dalam persepsi yang sama dalam upaya terkonsentrasi dengan prioritas utama menyembuhkan penyakit kronis perusahaan tersebut.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Bangkitkan Getaran Hati Untuk Meraih Kebahagiaan Sejati

    "Setiap Orang Menginginkan Kebahagian Hidup Dan Selalu Mencarinya Di Luar Diri, Padahal Kebahagian Abadi Tidak Berasal Dari Luar Diri, Melainkan Ada Di Dalam Pikiran Dan Emosi Diri. Bila Anda Mau Menerima Diri Anda Apa Adanya, Bila Anda Mau Memahami Realitas Kehidupan Anda Dengan Emosi Yang Cerdas Dan Pikiran Yang Jernih, Maka Sang Bahagia Akan Menjadi Penghuni Setia Di Jiwa Terdalam Anda." - Djajendra

    sukses
    Setiap pribadi yang mau berjuang keras untuk masa depan yang lebih baik pasti akan meraih sukses yang diinginkan. Yang perlu dipahami bahwa sukses itu tidak berarti sekedar di ukur dari nilai uang, jabatan, pangkat, dan tampak luar. Tetapi, sukses itu merupakan sebuah keadaan jiwa, raga, pikiran dalam keseimbangan yang membahagiakan diri. Untuk meraih sukses sesuai harapan dan impian Anda, Anda harus mau melakukan perubahan terhadap perilaku dan pola pikir Anda. Di mana, perilaku dan pola pikir Anda itu harus memiliki tekad yang kuat untuk meraih Sukses yang Anda inginkan. Ingat! Setiap orang tidak sama, setiap orang punya mimpi yang berbeda, jadi Anda tidak perlu mencontoh perilaku dan pola pikir orang lain, tapi jadilah diri sendiri yang hebat dan unik.
    Miliki mimpi dan cita-cita yang hebat, lalu buatlah rencana yang detil dan konkret, kemudian rubahlah semua rencana detil dan konkret itu menjadi tindakan untuk memperoleh sukses seperti yang Anda inginkan.
    Salah satu rahasia menjadi pribadi sukses, yaitu memiliki motivasi dan tekad yang kuat. Motivasi dan tekad yang kuat harus diiringi dengan semangat juang sebagai pemacu daya dorong dan daya tahan diri terhadap berbagai tantangan. Jadi, miliki keyakinan diri yang kuat untuk mendukung kisah sukses Anda dalam mencapai semua impian dan harapan, sesuai target yang Anda tetapkan melalui kalkulasi yang benar, serta menghindari spekulasi yang berbahaya.
    Anda harus selalu siaga satu terhadap berbagai potensi negatif diri Anda. Anda juga harus selalu belajar dan berlatih untuk menemukan dan mengoptimalkan semua potensi diri Anda yang hebat. Jangan pernah lalai untuk mengelola semua emosi positif Anda dengan tepat sasaran, termasuk menyingkirkan setiap emosi negatif perusak dari dalam diri Anda.
    Anda dilahirkan untuk menjadi pemenang di dalam hidup Anda. Hidup Anda itu milik Anda yang abadi. Jadi, bangunlah jiwa Anda dengan kepercayaan diri yang tinggi, bangunlah raga Anda dengan tingkat kesehatan yang optimal, dan bangunlah pikiran Anda dengan mental pemenang. Belajar dan berlatilah selalu untuk mengaktifkan semua kekuatan potensi terdalam diri Anda, agar Anda mampu memiliki daya tahan diri yang kuat dan kokoh dalam perjuangan panjang untuk meraih sukses.
    Kembangkan diri Anda terus-menerus tanpa pernah menyerah oleh situasi dan kondisi apa pun. Temukan ide-ide baru yang cemerlang melalui kekuatan pikiran positif Anda. Ingat! Anda diciptakan Tuhan untuk menjadi pemenang dalam hidup Anda. Dan, sekarang tugas Anda-lah untuk berjuang keras, berjuang cerdas, berjuang penuh taktik dan strategi yang kreatif agar Anda mampu mewujudkan setiap mimpi dan harapan Anda menjadi kenyataan.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Anda Adalah Apa Yang Anda Pikirkan

    "Siapa Yang Ingin Membaca Masa Depan, Harus Membalik Halamannya Di Masa Lalu.” – Andre Malraux

    Pertanyaan

    Pak, saya seorang pengagguran berumur 27 tahun dan belum pernah kerja. Semua teman dan saudara saya kerja karena nepotisme. Kedua orang tua saya sudah meninggal. Kakak - kakak saya sudah ninggalin saya karena mereka ngaggap cari kerja mudah sekali karena mereka nepotisme. Tabungan saya tinggal 5 juta itu untuk seumur hidup. Sebenarnya saya takut mati kelaparan. Bapak ada ide ngak supaya saya bisa bertahan hidup? Mungkin bapak punya pengalaman berharga. From: Dido

    DJAJENDRA MENJAWAB!

    Dido! Anda dilahirkan untuk menjadi orang sukses, untuk menjadi orang seperti yang ada dalam impian dan harapan Anda. Tetapi, kalau saya baca surat Anda di atas. Saya sangat sedih, karena mental Anda sangat miskin, mind set Anda sangat sempit, akal Anda sangat dangkal. Anda benar-benar telah terperangkap di dalam sikap pesimistis Anda. Uang lima juta Anda itu adalah uang besar yang bisa Anda lipatgandakan menjadi 5 trilyun, jadi cobalah berdoa dan minta petunjuk sama Tuhan.
    Ide saya agar Dido dapat bertahan hidup adalah mulai mencari kerja, walaupun harus dengan cara nepotisme. Ingat Dido, lebih baik nepotisme daripada membiarkan diri Dido menjadi tidak berharga. Jadi, mulailah dengan sikap percaya diri dan jangan berpikiran negatif kepada semua hal yang memungkinkan Dido mendapatkan pekerjaan.
    Pengalaman berharga saya sangat banyak, tapi saya selalu hidup dalam sikap optimisme dan kerja keras. Sejak kecil saya telah dididik oleh kedua orang tua saya untuk selalu berjuang bangkit dan melihat cahaya sukses dalam situasi apa pun. Dan, saya selalu percaya bahwa Tuhan mencintai saya dan memberikan segala kemudahan hidup buat saya. Hidup ini hanya sekali, jadi jangan sia-siakan kehidupan Anda dengan sikap dan perilaku yang pesimistis. Bangkitlah dan tunjukan kepada kehidupan ini bahwa Dido adalah pribadi terbaik yang pernah dimiliki bumi ini. Hidupkan cahaya sukses di batin terdalam Dido, lalu ciptakan visi yang terang dan jelas, ciptakan misi yang sederhana dan gampang untuk dicapai, rancanglah strategi yang tepat sasaran, miliki motivasi yang kuat untuk mewujudkan hal yang terlihat di visi Anda.
    Ingat Dido! Hanya Dido seorang yang mampu membuat diri Dido menjadi berharga dan cemerlang. Oleh karena itu, Dido harus mempercayai bahwa segala permintaan Dido kepada Tuhan, dan segala kerja keras Dido yang tanpa henti pasti akan menghasilkan hal-hal terbaik buat hidup Dido. Mulailah bergerak, jangan diam duduk dalam sikap apatis dan pesimistis, berpikirlah bahwa di luar sana ada jutaan peluang tersedia buat Dido untuk meraih kehidupan seperti yang Dido inginkan.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Belajar Dari Kritik

    "Kritik – Kritik Tajam Itu Seperti Guru Yang Sedang Mengajari Diri Kita Untuk Memperkuat Kemampuan Diri Sendiri Dalam Perjalanan Menuju Puncak Sukses Tertinggi." - Djajendra

    Saat seseorang merasa tidak nyaman pada sebuah kondisi, maka dia pasti akan mengkritik orang atau lingkungan yang membuat dirinya tidak nyaman. Saat diri merasa sangat mencintai atau menyayangi seseorang, tapi saling tidak paham, maka kritik akan menjadi solusi dalam upaya menyamakan kemauan.
    Prilaku mengkritik adalah sesuatu hal yang sangat wajar. Kritik bisa muncul dari sikap cinta dan sikap benci. Kritik adalah guru terbaik yang mengajarkan diri untuk selalu memperkuat dan memperbaiki kualitas diri agar menjadi lebih cemerlang. Menerima kritikan dari orang lain berarti diri harus siap dengan tulus untuk bercermin pada cermin integritas jiwa.
    Saat berada dibawah tekanan kritik sebaiknya tenangkan diri dan coba lakukan introspeksi untuk menjawab semua kritikan tersebut dengan jiwa besar. Saat performa diri dalam kondisi yang labil, maka kritikan biasanya akan dipahami secara negatif, dan secara otomatis akan mengakibatkan diri merasa tertekan. Jadi, pastikan Anda menjadikan setiap kritikan sebagai pengetahuan berharga dalam upaya memperkuat kualitas diri Anda. Jadikan setiap suara kritikan sebagai energi positif yang membangkitkan benih-benih motivasi diri untuk menjadi lebih baik. Jangan pernah membiarkan diri Anda tertekan oleh suara kritik dari sumber manapun, tapi berpikirlah positif dan jadikan setiap kritikan seperti lagu-lagu indah yang memotivasi perasaan dan pikiran Anda untuk bangkit dan bekerja lebih cerdas lagi.
    Jangan pernah biarkan sikap pesimistis orang lain terhadap kemampuan diri Anda merusak semua potensi hebat yang ada di dalam diri Anda. Anda harus menjadi pribadi tegar yang tak tergoncangkan oleh badai kritik, lalu menjawab semua keraguan orang lain terhadap diri Anda dengan prestasi dan cara kerja yang hebat. Jangan biarkan diri Anda menjadi bulan-bulanan kritik dari siapa pun, jangan biarkan diri Anda menjadi keranjang sampah kritikan orang lain. Tetapi, bangkitlah dan tunjukkan kepada setiap orang bahwa Anda adalah pribadi terbaik dengan prestasi yang luar biasa hebat.
    Setiap suara kritikan tidak boleh membuat Anda menyerah. Setiap kali dihujam kritik tidak boleh membuat Anda berkecil hati dan ketakutan. Setiap kali diri Anda diteror oleh suara-suara kritikan, Anda tidak boleh lari dan bersembunyi dikolong kehidupan. Ingat, tekanan adalah hal yang wajar di dalam kehidupan, tekanan bila dipahami secara positif, maka tekanan itu akan menjadi energi yang membuat diri lebih banyak belajar tentang hal-hal yang lebih baik dari kehidupan.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Pelayanan Prima Dari Petugas Taksi

    "Pelayanan Dari Hati Terjujur Akan Memancarkan Energi Baik. Walaupun Saya Berdiri Dari Suatu Jarak Yang Tidak Sangat Dekat, Tapi Saya Bisa Menangkap Semangat, Aura Baik, Energi Baik, Dan Sikap Tulus Dari Petugas Taksi Tersebut."- Djajendra

    Hari jumat sore sekitar jam 5 an, tanggal 13 November 2009, Jakarta diguyur hujan yang cukup lebat. Hujan yang lebat ini membuat saya harus bertahan di lobi bawah plasa semanggi untuk menunggu panggilan mobil. Selagi saya menunggu, perhatian saya tertuju kepada dua orang petugas lapangan dari sebuah perusahaan taksi ternama di Jakarta. Di tengah hujan yang mengguyur dengan cukup deras, kedua petugas taksi itu bekerja keras membantu penumpang yang antri untuk mendapatkan taksi.
    Hujan yang cukup deras membuat banyak sopir taksi dari perusahaan tersebut enggan masuk ke areal plasa semanggi, kedua petugas taksi tersebut berupaya turun ke jalan dan mengajak para sopir taksi agar mau naik ke areal pol taksi tersebut di plasa semanggi. Walaupun terlihat kedua petugas itu sudah cukup berteriak-teriak memanggil para sopir taksi untuk mengisi pol mereka di plasa semanggi, tapi sopir yang patuh kelihatannya tidak terlalu banyak. Mungkin karena hujan yang cukup lebat dan dimana-mana mulai banjir, para sopir taksi enggan mengambil penumpang.
    Antrian calon penumpang semakin panjang, dan hebatnya sebagian besar penumpang sangat tertib dalam antrian. Terlihat ada beberapa kali, ada penumpang yang mencoba minta di dahulukan kepada kedua petugas taksi tersebut, tapi dengan senyum dan sikap disiplin kedua petugas tersebut meminta penumpang itu untuk mengikuti antrian yang ada. Saya melihat sebuah pemandangan yang sangat jarang di Jakarta, lalu kedua petugas itu membuat saya teringat tentang kedisiplinan saat menunggu taksi di Singapore. Mungkin buat kebanyakan orang apa yang dilakukan kedua petugas itu hal biasa, tapi buat saya itu merupakan hal luar biasa, hal yang tanpa sengaja saya belajar tentang pelayanan prima dari kedua petugas taksi yang luar biasa itu.
    Kedua petugas taksi itu mengajarkan disiplin, tata karma, dan etika pelayanan prima yang luar biasa hebat. Sungguh saya sangat kagum dan sangat memuji kehebatan dari kedua petugas tersebut. Sangat spontan dan tidak dibuat-buat. Senyum dan gerak-gerik mereka terlihat sangat tulus dan sangat menikmati pekerjaan mereka. Kedua petugas lapangan dari perusahaan taksi berwarna biru tersebut adalah pribadi unggul yang pasti suatu hari mampu mencapai karier yang cukup tinggi.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

  • Rawatlah Perasaan Dan Pikiran Sukses

    "Jika Kita Melakukan Semua Yang Sanggup Kita Lakukan, Maka Kita Akan Sangat Takjub." – Thomas A. Edison

    Apa itu sukses? Bagaimana cara mendapatkan sukses? Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk meraih sukses? Bagaimana cara menjaga sukses? Pertanyaan-pertanyaan seperti di atas itu selalu menjadi hal yang dipertanyakan oleh banyak orang.
    Untuk mengetahui apa itu sukses, saya mencoba berbicara dengan beberapa orang yang saya kenal dengan latar belakang yang berbeda. Pertama saya temui seorang pebisnis yang cukup sukses. “pak, apa yang membuat hidup Anda senang, penuh syukur, dan merasa sukses.” Tanya saya pada beliau.
    Dengan bangga beliau menceritakan berbagai pengalaman masa lalunya yang penuh penderitaan, lalu beliau merasa mampu menaklukkan semua rintangan tersebut, dan sekarang menjadi kaya raya. “saya akan merasa sukses bila kekayaan saya sudah mencapai sekitar 200 juta dolar.” Jawab si pebisnis dengan penuh semangat.
    Setelah dari si pebisnis, beberapa hari kemudian saya bertemu dengan seorang karyawan di sebuah perusahaan yang cukup terkenal. “ibu, apa yang membuat hidup Anda senang, penuh syukur, dan merasa sukses.” Tanya saya pada beliau.
    Dengan penuh semangat si ibu bercerita bahwa dia telah merintis karir dari level paling bawah, dan sekarang posisi dia adalah vice president. “sebagai seorang professional, saya akan merasa sukses bila mampu mencapai puncak karir tertinggi.” Kata si ibu dengan penuh semangat.
    Setelah dari si ibu, beberapa hari kemudian saya keluar makan malam di Benhil - Sudirman, depan rumah sakit Mintohardjo. Di situ kalau malam hari banyak restoran kaki lima yang berjejer. Sambil makan, saya ngobrol dengan si pemilik restoran kaki lima tersebut. “pak, apa yang membuat hidup Anda senang, penuh syukur, dan merasa sukses.” Tanya saya pada beliau.
    Dengan senyum malu-malu, si pemilik restoran kaki lima berkata,” asal bisa makan dan biaya sekolah anak tercukupi saya merasa sukses, bersyukur, dan berterima kasih.” Jawab si pemilik restoran kaki lima.
    Beberapa hari setelah dari restoran kaki lima, saya mengunjungi seorang guru spiritual yang saya tahu orangnya bijaksana dan tercerahkan. “pak, apa yang membuat hidup Anda senang, penuh syukur, dan merasa sukses.” Tanya saya pada beliau.
    Dengan senyum beliau menjawab,”saya disayangi Tuhan. Tuhan memberikan segala kemudahan dan banyak kebaikan kepadaku. Saya disayangi anak-anakku, keluargaku, dan setiap orang yang saya temui. Saya mencintai hidup dan dunia adalah surga terindah.”
    Mendengar ucapan dan pendapat dari orang-orang yang saya temui, saya menjadi semakin percaya bahwa sukses itu sangat tergantung pada perasaan dan pikiran, yang berasal dari kemampuan mengoptimalkan potensi pekerjaan yang ditekuni dengan penuh dedikasi.
    Ukuran sukses tidak sesempit sebatas materi dan benda-benda mewah, tapi lebih kepada ukuran perasaan dan pikiran yang mampu mewujudkan kebutuhan dan harapan. Artinya, saat perasaan dan pikiran merasa berkecukupan dan berkelimpahan dalam perasaan syukur, maka sukses itu telah dimiliki.

    Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Email subscription

You can receive the posts of this blog by email.

RSS Feed
RSS 1.0
Posts
Comments
RSS 2.0
Posts
Comments
Atom
Posts
Comments
Translate page
Archives
Visitors counter
Page views total:
224803
Page views today:
550
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda! Apabila Perusahaan Anda Akan Melakukan Training, Outing, Outbound, Gathering, Raker, Seminar - Silakan Hubungi Kami (021) 32849777 – 32168111 - 081399256111.Materi/Tema Yang Paling Diminati: Emotional Intelligence-Smart Emotions for Excellent Employee 8 Jam.Excellent Service Motivation 8 Jam.Motivasi Untuk Sukses – Nyalakan Api Motivasi Dalam Diri Anda 4 Jam. Etos Kerja 8 Jam.Customer Service Motivation 4 Jam.Leadership Motivation for Manager 8 Jam.Character Building 4 Jam. GCG - To Be A Good Corporate Citizen 8 Jam.The Highly Effective Supervisory Skill 8 Jam.The Power of Spiritual and Emotional Intelligence 8 Jam.SalesPeopleMindSet 8 Jam.Personal Development 8 Jam.Risk Management Motivation 8 Jam.Etika Bisnis 8 Jam.Good Corporate Governance Motivation 8 Jam.Djajendra is Motivational Speaker

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.